31.1 C
Jakarta
Rabu, 25 Mei, 2022

Aset Kripto Kini Jadi Mata Pencaharian Masyarakat Indonesia, dan Bisa Juga untuk Beramal

Animo masyarakat terhadap investasi aset kripto semakin hari kian banyak terutama banyak digandrungi oleh kaum milenial. Hal ini ditunjukkan oleh semakin ramai dan meningkatnya transaksi di banyak crypto exchange terdaftar resmi di Indonesia, salah satunya di Indodax.

Hadirnya aset kripto di Indonesia, nyatanya bisa memberikan manfaat terhadap perekonomian orang orang yang terjun berinvestasi di kripto. Banyak orang yang merasa sangat terbantu dengan adanya transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia. Salah satunya adalah Fajar Kurniawan, seorang mantan sekuriti pusat perbelanjaan di Kota Yogyakarta.

“Saya mulai mengenal trading bitcoin itu sejak saya di PHK dari tempat kerja saya karena pandemi corona. Setelah itu saya baca-baca di internet dan menemukan salah satu website yang menjelaskan tentang investasi aset digital yaitu website Indodax. Setelah itu saya mulai tertarik dan langsung mempelajarinya. Sejak saat itu saya mulai terjun ke dunia trading,” katanya.

Lain kisah dari Nimas Ayu Tiyas mahasiswi kebidanan asal kota Pasuruan, Jawa Timur yang sukses memenuhi kebutuhan kuliah seperti membeli buku dan peralatan kuliah dari hasil trading atau investasi aset kripto. Hal senada juga dirasakan oleh Rifandi seorang driver ojek online dari Medan. Dia mengatakan bahwa trading aset kripto bisa menutupi kekurangan pendapatan yang dia alami karena pandemi.

“Alasan trading ingin merubah kehidupan jadi lebih baik aja gitu. Saya kan ojol. Ada tips dari customer yang ngasih seribu dua ribu saya kumpulin itu terus deposit. Ya lumayanlah tiap bulan nambah terus” ungkapnya.

Selain aset kripto yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, aset kripto juga bisa dimanfaatkan untuk berdonasi. Seperti di Inggris misalnya, pada tahun 2018 lalu Masjid yang berada di London, Inggris mengumumkan bahwa mereka menerima zakat dalam bentuk kripto. Keputusan ini menjadikannya sebagai masjid pertama yang menerima sumbangan dalam bentuk kripto. Tidak hanya di Inggris, penerimaan donasi dalam bentuk kripto juga dilakukan oleh salah satu platform crowdfunding asal Indonesia, Ayobantu.

Sebagai CEO Ayobantu, Agnes Yuliavitriani juga mengatakan bahwa Ayobantu sebagai startup penggalangan dana, menerima bitcoin sebagai bentuk donasi. Dengan hadir nya kripto, ini akan lebih mempermudah bagi masyarakat yang ingin berdonasi dan berbagi kebaikan. Pihak Ayobantu tinggal melakukan konversi dari aset kripto ke rupiah. Donasi dengan kripto ini akan memudahkan serta mempercepat transaksi serta dan adanya transparansi sesuai dengan karakteristik teknologi blockchain itu sendiri.

“Jumlah pengguna kripto di Indonesia relatif terus meningkat. Hingga per Juli 2021 lalu, Kemendag menyebutkan bahwa jumlah pelanggan kripto sudah mencapai 7,4 juta orang. Angka ini tumbuh dua kali lipat dalam setahun dengan nilai transaksi yang juga meningkat secara signifikan. Melihat hal tersebut, kami merasa bahwa masyarakat sudah melihat kripto sebagai aset yang potensial, dan dapat dimanfaatkan untuk membawa dampak yang lebih luas salah satunya dengan berbagi kebaikan melalui donasi”, ujar Agnes Yuliavitriani.

Saat ini di Indonesia sudah memiliki wadah tempat jual beli lebih dari 170 aset kripto yang resmi terdaftar dan sudah diatur legalitasnya oleh Kementerian terkait. Salah satu exchange popular di Indonesia adalah Indodax yang sudah berdiri selama tujuh tahun lamanya dan memiliki lebih dari 4.4 juta member. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tentang Apa Itu Pajak Tanah hingga Contoh Perhitungannya

JAKARTA, duniafintech.com – Secara umum, pajak tanah adalah pajak bumi dan bangunan (PBB) yang biaya yang dipungut atas tanah dan bangunan lantaran adanya keuntungan...

Simak Yuk! Berbagai Cara Cek Resi JNE untuk Lacak Paket

JAKARTA, duniafintech.com – Sebenarnya, cara cek resi JNE resmi bisa dilakukan dengan gampang, dengan berbagai langkah. Adapun pengguna dapat melakukannya melalui aplikasi yang ada...

Mengenal Apa Itu Zenius, Startup Teknologi Edukasi yang PHK 200 Karyawannya

JAKARTA, duniafintech.com – Sedang ramai diperbincangkan, apa itu Zenius? Pada dasarnya, Zenius adalah sebuah aplikasi belajar yang cukup populer di Indonesia. Namun, startup teknologi...

Zenius vs Ruangguru, Manakah yang Lebih Cocok Buat Bimbingan Belajar Online? 

JAKARTA, duniafintech.com - Dua startup bimbingan belajar online terbesar di Indonesia, Zenius dan Ruangguru hadir memberikan fasilitas belajar secara online bagi pelajar di tanah...

Pesaing Ruangguru, Zenius PHK 25 Persen Karyawannya, Total Lebih dari 200 Orang

JAKARTA, duniafintech.com - Perusahaan teknologi edukasi (EduTech) Zenius mengumumkan adanya pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap 25 persen karyawannya atau lebih dari 200 karyawan. Berdasarkan...
LANGUAGE