33.4 C
Jakarta
Kamis, 30 Juni, 2022

JAMKRINDO GANDENG PERUSAHAAN FINTECH “INVESTREE” UNTUK MENJAMIN PEMBIAYAAN PIUTANG PEER TO PEER LENDING

duniafintech.com – Seiring dengan kian berkembangnya dunia Financial Technology (Fintech) di Indonesia. Khususnya dalam layanan peer-to-peer lending atau layanan pinjam-meminjam.

Hal ini membuat para perusahaan yang bergerak pada bidang pemberi jaminan kredit bagi UMKM mau tidak mau harus mengandeng beberapa perusahaan berbasis fintech di Indonesia.

Contohnya saja, baru-baru ini Jamkrindo (Jaminan kredit Indonesia) yang dikabarkan sudah sepakat untuk menjalin kerja sama dengan mengandeng Investree (PT. Investree Radhika Jaya). Kerja antara kedua perusahaan tersebut bertujuan untuk menimalisir dampak yang ditimbulkan dari resiko gagal bayar.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Jamkrindo, Rusdonobanu, kerja sama ini sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap hadirnya teknologi keuangan yang diyakini akan memberikan manfaat bagi para peminjam (lender).

Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap perkembangan teknologi finansial, khususnya peer-to-peer lending di Indonesia. Kami menyadari bahwa teknologi finansial merupakan inovasi digital yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan sektor UMKM serta mampu memberikan dorongan finansial bagi masyarakat unbankable agar menjadi bankable di era serba modern ini,” katanya di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Ia juga menjelaskan bentuk kesepakatan kerja sama antara kedua belah pihak adalah penjaminan transaksi pembiayaan piutang atau invoice financing. Bentuk kerja sama sangat berguna untuk proyek pengadaan barang atau jasa di tanah air.

Untuk jumlah pinjaman maksimal yang bisa diberikan sebesar Rp 20 miliar dengan jangka waktu 12 bulan.

Adrian Gunadi, selaku CEO & CO-Founder, Inverstree dengan adanya kerja sama ini. Ia mengharapkan akan menumbuhkan rasa saling percaya dan tentu dapat meningkatkan loyalitas masyarakat terhadap layanan Fintech yang terus berkembang saat ini khususnya peer-to-peer lending.

Tidak cuma itu saja, Ia juga mengatakan dengan terjalinnya kerja sama ini, sebagai ajang pembuktian bahwa produk-produk teknologi finansial Investree (peer-to-peer lending) terus melakukan inovasi, agar kelak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pelayanan keuangan di Indonesia.

Dengan berkomitmen membangun kepercayaan publik, hal ini bertujuan untuk mengenal Investree ke masyarakat. Sehingga lebih banyak orang yang tahu dan ingin berinvestasi bersama Investree.

Kerja sama yang dilakukan ini bukan tanpa alasan, dikarenakan Investree sudah membuktikan bahwa rasio gagal bayar di platformnya berada di angka nol persen alias 100% berhasil bayar. Pencapaian ini tentu ingin terus dipertahankan oleh Investree agar dapat menekan resiko pengajuan kredit agar standar yang baik.

Kami pun berharap, jika komitmen tersebut terus terjaga akan semakin banyak semakin bantak masyarakat yang teredukasi tentang teknologi finansial dan peer-to-peer lending, kemudian berinvestasi secara aktif di platform kami supata individu dan UMKM yang terbantu semakin sejahtera,” pungkas Adrian Gunadi.

Source : Jamkrindo.co.id

Written by: Febrian Surya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Elon Musk Paksa WFO, Pegawai Tesla Gak Dapat Meja Kantor & WiFi

JAKARTA, duniafintech.com - Seruan keras Elon Musk untuk karyawan Tesla kembali ke kantor alias work from office (WFO) nyatanya tak mudah dijalankan. Ini karena...

Poin Penting Kelola Dana P2P Lending Syariah Untuk Beli Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Poin penting dalam kelola dana P2P lending syariah untuk membeli rumah akan dibahas di sini. Bentuk pengembangan nilai investasi P2P Lending...

Kabar Baik, Sri Mulyani Cairkan Gaji ke-13 Dengan Tunjangan Kinerja ASN Mulai 1 Juli

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akan mencairkan gaji ke-13 untuk para Aparatur Sipi Negara (ASN) dan pensiunan yang juga meliputi tambahan...

Berlaku 1 Juli, Beli Pertalite di 11 Daerah Ini Wajib Daftar MyPertamina 

JAKARTA, duniafintech.com - Mulai 1 Juli 2022, PT Pertamina (Persero) mewajibkan masyarakat yang membeli Pertalite dan solar subsidi di SPBU mendaftar terlebih dahulu di...

Parah Banget! Bandar Kripto Ini Tak Mampu Bayar Utang Senilai Rp 9,9 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Perusahaan pengelola dana (hedge fund) kripto terkemuka yakni Three Arrows Capital resmi dinyatakan gagal bayar pinjaman atau utang senilai lebih dari...
LANGUAGE