26.7 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Jangan Gagap Teknologi, Ikuti Langkah Cermat Ciptakan Bisnis Go Online

DuniaFintech.com – Pilihan ekosistem untuk menjual produk secara online sudah banyak di dunia maya. Hal ini mendorong masyarakat agar tidak gagap teknologi atau gaptek. Penjual bisa memilih untuk menggelar lapak di media sosial, marketplace atau lewat website sendiri. Ketiganya memiliki cara kelebihan dan kekurangannya. Apakah Anda sudah memakai ketiganya untuk meningkatkan omzet bisnis?

Sampai saat ini, Facebook memiliki 1,4 miliar pengguna aktif setiap hari. Itu adalah potensi jumlah orang yang dapat Anda jangkau dengan memiliki bisnis online. Dengan semakin banyak konsumen yang beralih ke website untuk berbelanja segala sesuatu mulai dari pakaian, buku, dan film hingga keperluan rumah tangga. Masuk akal bahwa begitu banyak pengusaha mencari cara untuk membawa bisnis offline mereka ke online.

Lalu bagaimana cara cepat agar seorang pebisnis tidak gagap teknologi dan bisa menciptakan bisnis go online. Simak beberapa langkah berikut ini.

Lakukan Riset Pasar

Lakukan riset pasar yaitu cari tau, pelajari dan analisa produk yang Anda jual di online seperti di marketplace, social media atau artikel di website/blog. Apakah penjualannya bagus, berapa harganya, bagaimana dengan produk dan perusahaan pesaing, apakah ada barang substitusi atau komplementernya dan lain sebagainya. Jika produk Anda belum ada dipasaran maka Anda harus melakukan riset untuk strategi branding yang efektif agar produk tersebut bisa sukses dijual secara online.

Baca Juga:

Membuat Website Pribadi

Langkah ini dijamin tidak akan membuat Anda gagap teknologi. Boomingnya marketplace membuat banyak pebisnis suka mengabaikan membuat website untuk bisnis atau produknya. Dengan mempunyai website sendiri kredibilitas bisnis atau produk Anda akan sangat tinggi. Cantumkan informasi, desain dan content yang menarik tentang bisnis atau produk Anda di website tersebut sehingga bisa menjadi branding yang baik sekaligus memberi nilai tambah dibandingkan pesaing Anda jika mereka tidak memiliki website sendiri.

Manfaatkan Media Sosial

Berdasarkan laporan terbaru dari We Are Social di tahun 2020 ada 160 juta pengguna media sosial di Indonesia, hal inilah yang menjadi alasan utama  media sosial merupakan tempat promosi yang efektif untuk bisnis online. Aplikasi seperti Instagram, Facebook dan Youtube merupakan yang sangat dominan digunakan dalam mempromosikan atau menjual suatu produk. Jadi, Anda juga wajib menggunakan media sosial untuk mempromosikan bisnis Anda dan sebaiknya gunakan juga promosi yang berbayar agar produk Anda bisa dilihat masyarakat luas dan hasil yang lebih efektif.

Menggunakan Platform Marketplace

Selain media sosial, platform marketplace juga sedang naik daun jadi buatlah toko di aplikasi marketplace yang sudah terkenal dan usernya banyak seperti Tokopedia, Buka Lapak, Shopee dan Lazada. Karena banyak orang yang mencari produk di aplikasi-aplikasi tersebut maka potensi produk Anda dilihat sangat tinggi.

Tampilkan foto produk Anda yang terbaik, isi deskripsi produk dengan jelas dan detail agar calon pelanggan bisa tertarik untuk membeli produk Anda. Sama halnya dengan media sosial, marketplace juga bisa menjadikan Anda memiliki basis pelanggan online yang potensial karena adanya fitur follower untuk setiap toko online di aplikasi marketplace tersebut. Promosi di marketplace saat ini juga menjadi trend untuk produk yang mau memiliki penjualan yang bagus di platform masing-masing marketplace tersebut.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE