26.2 C
Jakarta
Jumat, 19 Agustus, 2022

Jepang Kembangkan Jaringan Internasional Pembayaran Cryptocurrency

duniafintech.com – Kabar baik datang dari Jepang. Negara sakura tersebut dilaporkan akan mulai kembangkan jaringan internasional seperti SWIFT untuk pembayaran cryptocurrency.

Dukungan terkait hal tersebut juga datang dari Kementerian Keuangan dan Badan Layanan Keuangan, The Ministry of Finance and the Financial Services Agency, yang akan mengerahkan jaringan tersebut, salah satunya bertujuan untuk menangani kejahatan keuangan dan perang melawan pencucian uang.

Tidak dapat dimungkiri bahwa Jepang dipandang sebagai salah satu lingkungan yang paling ramah crypto di dunia, dan pemerintahnya tampaknya tertarik untuk mempertahankan posisi ini. Hal tersebut ditunjukkan oleh Pemerintah Jepang yang bermaksud menciptakan jaringan internasional untuk pembayaran cryptocurrency tersebut yang sebanding dengan jaringan SWIFT yang saat ini digunakan oleh bank.

Baca juga: Pembayaran Crypto Kini Masuk ke Terminal Penjualan Tradisional

Menurut laporan, jaringan internasional tersebut diusulkan oleh Kementerian Keuangan Jepang dan Badan Layanan Keuangan (Financial Services Agency), dan pengembangannya telah disetujui oleh Satuan Tugas Tindakan Keuangan (Financial Action Task Force)  antar pemerintah yang akan memiliki tim terkait untuk memantau pembuatan dan pembangunannya, dengan dukungan dari negara lain.

Sistem pembayaran tersebut diharapkan siap dan dapat digunakan beberapa tahun ke depan. Dalam prosesnya, kemungkinan juga penting untuk mempertimbangkan apakah akan ada penentangan terhadap jaringan dari cryptosphere yang sedang berkembang di negara ini. Dikarenakan dewasa ini akan ada fungsi pengawasan yang lebih besar di sektor ini, yang dalam beberapa hal, bertentangan dengan sifat dasar industri kripto – deregulasi.

Baca juga: Ratusan Produsen dan Pabrik Jepang Akan Adopsi Blockchain

Sebagai tanggapan terhadap risiko tak berujung dari kejahatan dunia maya di ranah crypto, Jepang terus mengembangkan cara untuk mencegah atau mengatasi kejahatan hacker atau setidaknya mengurangi risiko. Dimana ini menjadi salah satu alasan mengapa anggota parlemen Jepang telah mengesahkan undang-undang bahwa Bitcoin diakui sebagai alat pembayaran yang sah, pada tahun 2017.

Baca juga: Ilmuwan Komputer Amerika Nambang Bitcoin dengan Apollo Guidance

Image by Jason Goh from Pixabay

-Sintha Rosse-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Alasan Token ASIX tak Lolos Izin, Bappebti Beberkan Hal Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Token ASIX milik pesohor tanah air, Anang Hermansyah tak lolos izin dari Badan Pengawas Bursa Berjangka Komoditi (Bappebti). Hal ini lantas...

Bisa Dicoba! Inilah Pilihan Platform untuk Mining Ethereum

JAKARTA, duniafintech.com - Platform untuk mining Ethereum (ETH) penting diketahui, guna mendukung proses mining atau penambangan tersebut. Selain trading, cara mudah untuk mendapatkan kripto jenis...

Penambahan Modal BUMN, Erick: Jangan Dibilang Utang Lagi 

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan penjelasan gamblang mengenai rencana penambahan modal sejumlah BUMN  seperti PT Bank Tabungan...

Cara Top Up OVO lewat ATM Permata hingga Internet Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat ATM Permata dan beberapa metode lainnya berikut ini perlu disimak oleh pengguna layanan ini. Kalau kamu sering...

Cara Cek Tagihan Kartu Kredit BCA dengan 6 Metode Termudah

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cek tagihan kartu kredit BCA dengan beberapa metode termudah berikut ini tentunya penting untuk diketahui. Di samping kartu debit, Bank BCA...
LANGUAGE