26.7 C
Jakarta
Minggu, 4 Desember, 2022

Ini Prediksi Jokowi Soal Tantangan Perekonomi di Negara APEC

JAKARTA, duniafintech.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tantangan perekonomian yang dihadapkan ada krisis pangan, energi dan lingkungan hingga ancaman resesi yang semakin besar.

Dalam pertemuan KTT APEC, Jokowi menjelaskan perekonomian global saat ini masih dibayangi oleh peningkatan risiko resesi di tahun depan seiring dengan penajaman konflik geopolitik, kenaikan inflasi global, serta krisis energi dan pangan yang masih berlangsung.

Lembaga-lembaga dunia termasuk IMF telah menurunkan perkiraan pertumbuhan, pada tahun 2023 ekonomi global diproyeksi akan mengalami perlambatan pertumbuhan menjadi 2,7 persen atau turun 0,2 persen dari proyeksi sebelumnya.

“Tantangan perekonomian ke depan yang dihadapkan pada krisis pangan, energi, dan lingkungan hingga ancaman resesi yang semakin besar,” kata Jokowi.

Baca jugaPencipta NFT Bored Ape Menjual Kavling di Jagad Virtual Senilai Rp 4,1 Triliun

Untuk itu, Jokowi mengajak para pemimpin ekonomi APEC untuk tetap optimis, dengan mengembalikan rasa saling percaya di kawasan, mempercepat agenda pembangunan berkelanjutan yang inklusif di APEC, serta mendorong kerja sama konkret di kawasan. Dia menyarankan melakukan pendekatan twin-tracks untuk menjawab tantangan tersebut.

Dalam jangka pendek, diperlukan kolaborasi untuk mengatasi inflasi dan memastikan ketahanan pangan. Untuk itu, dia mendorong diwujudkannya APEC Food Secuirty Roadmap towards 2030 untuk memastikan ketahanan pangan melalui inovasi teknologi dan digitalisasi guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi sistem pangan dalam kerangka kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca jugaBertambah Lagi, Inilah 383 Aset Kripto yang Terdaftar Bapebbti

Sedangkan dalam jangka panjang, perlu dilakukan penguatan kemitraan ekonomi digital dan ekonomi hijau. Ekonomi digital telah menjadi bagian dari kehidupan pasca pandemi serta telah memberikan manfaat besar bagi pemulihan ekonomi yang inklusif. Untuk itu, Presiden Joko Widodo mengajak para pemimpin APEC untuk berkolaborasi membangun ekosistem ekonomi digital yang ramah bagi UMKM dan start-up.

“Terutama melalui penguatan keterampilan dan literasi digital,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan dukungan terhadap The Bangkok Goals for the Bio-Circular-Green Economy (BCG). Ekonomi hijau merupakan jalan menuju pemulihan ekonomi berkelanjutan. Ekonomi APEC telah menggunakan lebih dari USD 90 miliar untuk berbagai proyek hijau di kawasan. Jokowi memandang nilai tersebut masih perlu ditingkatkan dan dimanfaatkan untuk tujuan bersama.

“Saya harapkan dukungan anggota APEC, serta sinergi yang efektif antara APEC dan ASEAN,” pungkas Presiden Joko Widodo.

Baca jugaMenko Airlangga Ajak Para Menteri APEC Dukung Transisi Hijau dan Transfer Teknologi

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...

Outstanding Shares, Apa Itu? Ini Pengertian hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Outstanding shares merupakan salah satu istilah dalam dunia investasi saham yang wajib dipahami oleh investor. Pada dasarnya, istilah ini merujuk pada sebuah...

Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kerugian ikut asuransi Prudential dan keuntungannya perlu diketahui oleh nasabah dari perusahaan asuransi ini. Seperti diketahui, salah satu pertimbangan saat akan membeli...

Cara Pindah Faskes BPJS Berikut Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pindah faskes BPJS Kesehatan berikut ini sangat penting diketahui oleh para peserta asuransi satu ini. Cara pindah faskes-nya pun sebetulnya sangat...

Kripto Masuk Pembahasan RUU P2SK, Ini Respon CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR yang...
LANGUAGE