25.7 C
Jakarta
Sabtu, 25 Juni, 2022

JP Morgan Tanggapi Teknologi Blockchain

duniafintech.com – JP Morgan CIO Lori Beer mengatakan pada konferensi pers di Buenos Aires bahwa blockchain akan “menggantikan teknologi yang ada” dalam beberapa tahun, yang kabarkan oleh situs Argentina Cripto247 23 Agustus.

Baca juga : SWIFT Uji Pembayaran Lintas Negara di Asia Pasifik

“Kami akan melihat penggunaan blockchain yang lebih besar dan lebih luas […] Dalam beberapa tahun, blockchain akan menggantikan teknologi yang ada, hari ini hanya ada bersama dengan yang ada saat ini,” kata Beer.

Beer menjelaskan kepada Cripto247 bahwa JP Morgan menggunakan teknologi blockchain untuk “menyederhanakan proses pembayaran dan menyimpan informasi pelanggan terkait dengan kebijakan KYC (Know Your Customer).” Dia menambahkan bahwa teknologi blockchain membantu mencegah pencucian uang. Beer lebih lanjut menjelaskan penggunaan teknologi blockchain oleh bank:

 “Kami saat ini mengikuti banyak jalan. Kami menciptakan blockchain dengan kode terbuka berdasarkan Ethereum. Teknologi blockchain yang sebenarnya belum menyelesaikan masalah dengan privasi dan skalabilitas yang kami butuhkan. Kami terhubung ke Hyperledger dan Enterprise Ethereum Alliance. Penerapan teknologi ini dalam bisnis lebih penting bagi kita daripada teknologi itu sendiri. Kami mencari tidak hanya untuk pengurangan biaya, tetapi juga peluang untuk mengembangkan produk baru.”

Beer juga telah ditanyakan terkait posisi JP Morgan dalam membeli cryptocurrency. Dia menjelaskan bahwa bank hanya mendukung apa yang diatur dan memiliki spesialis yang “mengevaluasi apa yang terjadi” dengan mata uang virtual. Ketika ditanya tentang posisi institusional terkait Initial Coin Offerings (ICOs), Beer lebih suka tidak menanggapi.

Baca juga : Investasi Pertanian Berkelanjutan Melalui PetaniPadi

Sebelumnya pada bulan Agustus,dilansir dari Cointelegraph, JP Morgan Chase’s CEO Jamie Dimon tampak  optimis terkait teknologi blockchain ini. Ia juga mengungkapkan bahwa JP Morgan sedang menguji blockchain dan akan menggunakannya untuk banyak hal.

Pada bulan Mei, JP Morgan Chase mengajukan paten untuk jaringan pembayaran peer-to-peer blockchain yang dapat digunakan untuk permukiman intra-dan antar-bank. Permohonan paten mengusulkan menggunakan buku besar didistribusikan untuk memproses pembayaran secara real-time, tanpa harus bergantung pada pihak ketiga yang dipercaya untuk memegang “golden copy” yang sebenarnya dari jejak audit.

Written by : Dinda Luvita
Picture : Pixabay.com

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Mobil Transmisi Manual: Harga & Keunggulannya

JAKARTA, duniafintech.com – Mobil transmisi manual sejatinya masih masih banyak diminati di tengah gempuran mobil transmisi matic saat ini. Alasannya adalah mobil transmisi jenis ini...

Tipe Mobil Avanza: Perbandingan & Harganya, Pilih yang Mana?

JAKARTA, duniafintech.com – Sebenarnya, ada banyak tipe mobil Avanza di pasaran alias bahwa semua mobil Toyota Avanza tidak sama. Di antara tipe itu adalah tipe...

Ulasan Lengkap Pengertian P2P Lending Syariah, Banyak Manfaat yang Bisa Didapat

JAKARTA, duniafintech.com - Pengertian P2P lending syariah wajib dipahami lebih dulu. Menghadirkan kemajuan terbaru, P2P lending kini tersedia P2P lending syariah dengan proses pinjamannya...

Berinvestasi Melalui P2P Lending Syariah, Aman dan Terpercaya

JAKARTA, duniafintech.com - Berinvestasi melalui P2P lending syariah bisa menjadi solusi keuangan dan menambah income. P2P lending dibentuk atas dasar permasalahan orang-orang yang sulit...

Ini 5 Akad P2P Lending Syariah yang Anti Riba

JAKARTA, duniafintech.com - Akad P2P lending syariah sejatinya menjadi pembeda dengan P2P lending konvensional. Sebab, Akad P2P lending syariah merupakan landasan sehingga membuat skema...
LANGUAGE