30 C
Jakarta
Jumat, 5 Juni, 2020

Kadin Dorong Penggunaan Teknologi Blockchain di Sektor Industri

duniafintech.com – Perkembangan dan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi Blockchain tampaknya semakin menarik perhatian pemerintah Indonesia. Baru-baru ini, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) melakukan kerja sama dengan Blockchain Asia Forum untuk merilis Blockchain Center of Excellence and Education (BCEE). Langkah ini dilakukan guna mendukung percepatan adopsi teknologi Blockchain tanah air di berbagai sektor usaha.

Rico Rustombi selaku Wakil Ketua Umum Bidang Logistik Kadin menyebut bahwa Kadin bersama BCEE akan melaksanakan advokasi implementasi Blockhain dalam waktu dekat. Namun untuk saat ini diakuinya kita masih memerlukan banyak usaha untuk pengembangan.

Kadin bersama BCEE melakukan langkah edukasi sebagai salah satu usaha untuk mengajak berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga para pemangku kepentingan untuk lebih memahami teknologi Blockchain. Lewat edukasi ini diharapkan mereka dapat mengaplikasikan teknologi ini di bidang usahanya masing-masing. Saat ini, workshop masih digelar untuk sektor logistik dan maritim. Meski begitu tidak menutup kemungkinan sektor-sektor lain juga akan mendapatkan pendekatan serupa.

Baca juga: 

Blockchain adalah Teknologi Revolusioner

Menurut Rico, Blockchain merupakan teknologi yang membawa banyak manfaat dan perubahan. Selain itu, ada solusi yang bisa didapatkan oleh beragam sektor usaha untuk lebih berdaya saing di pasaran.

Salah satu bukti bahwa teknologi Blockchain mulai meluas penggunaannya bisa dilihat dari hasil riset dari Juniper Research yang menemukan ada 6 dari 10 perusahaan besar yang telah dan akan mempertimbangkan implementasi Blockchain untuk bisnis mereka. Hal ini menunjukkan bahwa Blockchain merupakan teknologi besar yang akan mengambil peran secara global.

Rico juga menambahkan bahwa saat ini banyak pelaku ekonomi global yang sedang getol ingin mengintegrasikan teknologi Blockchain ke dalam sistem perekonomian yang mereka jalankan. Tak terkecuali di Indonesia yang juga memiliki peningkatan dalam pemanfaatkan teknologi ini.

Dalam ekonomi global, Blockchain akan mengambil peran yang sangat penting. Hanya perusahaan-perusahaan yang mau berinovasi dan memaksimalkan potensinya yang akan berada di garis depan. Pilihan yang bisa diambil oleh pengusaha Indonesia adalah beradaptasi dan menerimanya, atau meninggalkan teknologi ini dan mati.

Selain edukasi untuk bidang logistik dan maritim, Kadin bersama BCEE juga telah melaksanakan workshop untuk para penggerak industri perbankan dan asuransi November ini.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Terdaftar di OJK, Inilah 3 Pinjaman Online dengan Layanan Langsung Cair

DuniaFintech.com - Saat ada situasi mendesak yang membutuhkan dana ekstra, sementara simpanan dana darurat tak memadai, pinjaman online dengan layanan langsung cair dapat menjadi...

Kedutaan Dukung Startup Fintech Inggris Investasi di Tanah Air

DuniaFintech.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London memberikan saran kepada startup fintech di Inggris untuk menanamkan permodalannya di Tanah Air. Hal...

DanaLaut

Tentang DanaLaut DanaLaut adalah platform yang mempertemukan Peminjam dengan Pendana secara langsung dan menjadi perantara yang mengurus akad...

Cashcepat

Tentang Cashcepat Cashcepat atau Cash Cepat adalah aplikasi peminjaman berbasis teknologi yang memudahkan konsumen umum di Indonesia yang...

Danabijak

Tentang Danabijak Danabijak adalah layanan pinjaman online tanpa agunan terkemuka yang menawarkan pinjaman mikro kepada masyarakat Indonesia, di...
LANGUAGE