31.5 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Sebelum Kredit, Pahami Kelebihan dan Kekurangan Rumah Subsidi

Apakah kamu sudah tahu kelebihan dan kekurangan rumah subsidi? Saat ini, rumah menjadi salah satu kebutuhan primer bagi setiap orangnya. Apalagi untuk pasangan yang baru saja menikah. Mereka pasti ingin membeli rumah sendiri untuk bisa dihuni bersama keluarga. Namun, di era sekarang, suatu rumah mempunyai nilai yang cukup tinggi.

Hal ini karena harga properti selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Alhasil, terkadang membeli rumah secara tunai atau cash membutuhkan waktu yang cukup lama. Nah, salah satu solusinya adalah kredit kepemilikan rumah. Jadi, kamu bisa mempunyai rumah tanpa harus membayar cash, tapi hanya dengan DP dan cicilan saja.

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Subsidi

Rumah subsidi adalah salah satu program milik pemerintah. Tujuannya untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah dengan mudah tanpa harus cash saat itu juga. Pihak pemerintah biasanya akan membantu meringankan suku bunga atau DP saja. Sebelum membeli rumah subsidi, ada baiknya untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya.

1. Mempunyai Persyaratan yang Mudah

Salah satu keuntungan atau kelebihan yang bisa dirasakan saat membeli rumah subsidi adalah persyaratannya. Jenis rumah ini tergolong mempunyai persyaratan yang mudah dipenuhi oleh masyarakatnya. Biasanya, rumah subsidi bersifat eksklusif untuk masyarakat yang mempunyai penghasilan maksimum Rp 4.000.000 per bulan.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi adalah WNI, berdomisili di Indonesia, belum pernah mempunyai rumah, dan belum pernah menerima subsidi dari pemerintah. Selain itu, usianya minimal 21 tahun atau sudah menikah. Calon pembeli juga harus mempunyai NPWP dan bekerja atau mempunyai usaha minimal satu tahun. Pastikan juga gaji pokok tidak melebihi dari Rp 4.000.000, ya.

2. DP dan Cicilan Rumah yang Ringan

Kelebihan dan kekurangan rumah subsidi bisa dilihat dari DP dan cicilannya. Kebanyakan DP yang dibebankan kepada calon pembeli kisaran Rp 10.000.000an. Akan tetapi, ada juga pihak pengembang yang menawarkan yang muka sebesar 1%. 

Karena DPnya yang ringan, maka cicilannya pun ikut ringan. Rata-rata akan dikenakan kisaran Rp 1.000.000an untuk setiap bulannya. Selain itu, suku bunga yang ditetapkan untuk membayar adalah bunga tetap. Jadi, kamu tidak perlu khawatir akan mengalami kenaikan suku bunga. Masa tenornya pun maksimal 20 tahun.

3. Bahan Bangunan Berkualitas Standar

Salah satu pengalaman membeli rumah subsidi yang kerap kali ditemui adalah bahan bangunannya yang berkualitas standar. Ada pula rumah yang kualitas fisiknya dirasa kurang. Belum lagi ada beberapa masalah yang ditemukan terkait fasilitas dan keamanan dalam rumah. Hal inilah yang membuat beberapa kalangan lebih memilih mengambil rumah non subsidi dibandingkan rumah subsidi.

Hal ini karena harga rumah subsidi yang ditawarkan cukup murah. Alhasil, fasilitas dan kualitasnya pun mengikuti harga. Seperti kata pepatah, ada harga maka ada kualitas. Itulah penting untuk melakukan survei dan memastikan kualitas bangunan tergolong baik. Jadi, kamu tidak akan merasa rugi atau menyesal karena sudah memilih rumah subsidi.

4. Akses dan Lokasi yang Sulit Dijangkau

Salah satu kekurangan dari rumah subsidi adalah akses dan lokasi yang sulit dijangkau. Terkadang, untuk mencapai rumah subsidi membutuhkan kendaraan pribadi. Ditambah lagi beberapa perumahan dibuat di lahan yang tanahnya kurang bagus. Alhasil, jalan untuk menuju ke sana pun terbilang kurang bagus.

5. Luas Lahan Terbatas

Kelebihan dan kekurangan rumah subsidi terletak pada luas rumah yang terbatas. Secara umum, tipe rumah yang dibangun adalah tipe 22 dengan luas tanah sekitar 60m2. Ada juga yang tipe rumahnya 3/60 dan luasnya 90m2. Bagi kamu yang menyukai rumah kecil dan minimalis, maka cocok untuk membeli rumah subsidi. Namun, jika kamu suka rumah luas dan besar, rumah non subsidi bisa jadi pilihan.

Kesimpulan

Setelah melihat kelebihan dan kekurangannya di atas, sudahkah kamu menentukan ingin membelinya atau tidak? Tentunya rumah subsidi mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh rumah non subsidi.

Jadi, pastikan untuk memilihnya dengan benar dan tepat sebelum kamu memutuskan membeli rumah, ya. Selain itu, kelebihan dan kekurangan rumah subsidi bisa diatasi dengan melakukan survei untuk mendapat rumah subsidi terbaik.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...

Pajak Fintech Berikan Kontribusi Rp83,15 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan mencatat sektor keuangan digital atau financial technology (fintech) memberikan kontribusi (pajak) sebesar Rp83,15 miliar dari capaian bulan Juni 2022...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...

Menkeu Pusing Kuota Anggaran BBM Subsidi Makin Bengkak

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) mengkhawatirkan anggaran untuk subsidi energi akan membengkak lantaran harga BBM dan volume penggunaan BBM subsidi merangkak naik. Jika mengacu...
LANGUAGE