32.9 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Kerjaholic, Aplikasi Pencari Pekerjaan Era Digital Kekinian

duniafintech.com – Era digital yang memberi dampak positif terhadap penyederhanaan sebuah proses tampaknya merambah hingga ranah pencarian kerja, salah satunya adalah Kerjaholic,  sebuah layanan digital berupa aplikasi portal penyedia lowongan kerja dan jasa layanan.

Baca juga : Dubai Rilis Konsorsium Blockchain Bisnis: Berfokus KYC 2020

Dalam platform pencarian kerja yang diluncurkan PT. Kerjaholic Inovasi Teknologi ini, user dibedakan menjadi dua pihak, pertama adalah pencari kerja (Pekerjaholic) dan kedua adalah penyedia lapangan kerja (Bosholic).

Bosholic adalah pengguna yang memasang lowongan kerja dan mencari pekerja, sedangkan pekerjaholic adalah pengguna yang membutuhkan pekerjaan dan menawarkan jasa layanan. Kedua pihak di atas memegang kendali dengan fiturnya masing-masing. Fitur unik dari aplikasi ini adalah “status online Instan Hire”.

Fitur Instan Hire ini memungkinkan para pencari kerja melihat semua daftar lowongan pekerjaan secara real time yang tersedia melalui aplikasi atau menggunakan fungsi filter time berdasarkan industri dan lokasi terdekat, baik paruh waktu maupun harian. Fitur ini bisa sangat berguna bagi mereka yang membutuhkan tenaga kerja di situasi-situasi mendesak.

Di sisi pekerja, user dapat mengaktifkan status Siap Kerja untuk dapat menerima tawaran pekerjaan secara langsung melalui Push Notification. Kerjaholic terus mengupayakan digitalisasi untuk meningkatkan efektifitas penggunanya di sektor bisnis. Kerjaholic senantiasa berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang mengesankan dengan portal yang tersedia.

Seluruh layanan digital yang disediakan oleh Kerjaholic merupakan solusi atas keresahan masyarakat yang menginginkan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam upaya mencari pekerjaan atau mencari pekerja, sehingga mereka dapat dengan mudah mengakses dan saling terhubung melalui smartphone kapan saja dan dimana saja.

Secara garis besar, Kerjaholic menyediakan aplikasi mobile dengan sistem matchmaking, yang menghubungkan pemilik bisnis yang butuh pekerja (terutama pekerja paruh waktu) dengan para pencari kerja. Di dalam aplikasi, perusahaan pencari pekerja dapat memasang lowongan pekerjaan, baik itu pekerjaan tetap maupun pekerjaan paruh waktu, secara cuma-cuma lewat fitur Bosholics. Adapun pelamar atau freelancer dapat memilah dan mengurutkan daftar lowongan pekerjaan tersebut sesuai keinginan lewat fitur Pekerjaholics.

Manajemen Kerjaholic tentu melakukan sejumlah cara promosi dan pemasaran. Di antaranya dengan menyediakan sistem point reward yang disertai undian berhadiah secara berkala. Model bisnis yang diterapkan platform ini adalah skema freemium. Jadi, semua fitur utama tidak akan dikenakan biaya, tetapi terdapat beberapa fitur tambahan yang mengharuskan pengguna membayar. Cara monetisasi lainnya yaitu menerima komisi dari setiap pengusaha pencari pekerja yang berhasil mendapatkan pekerja.

Konsep yang diambil Kerjaholic ini sebenarnya bukan hal baru. Beberapa startup sudah lebih dulu mengusung konsep yang dan memungkinkan adanya persaingan. Menyikapi hal ini, pihak Kerjaholic tetap optimis bisa terus berkembang dan diterima oleh masyarakat.

Baca juga : Forex Bank Dukascopy Rilis Program Hadiah untuk Pengguna Token Duk+

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...

Menkeu Pusing Kuota Anggaran BBM Subsidi Makin Bengkak

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) mengkhawatirkan anggaran untuk subsidi energi akan membengkak lantaran harga BBM dan volume penggunaan BBM subsidi merangkak naik. Jika mengacu...

Dukung UMKM, Fintech Gelontorkan Rp52,92 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Koperasi dan UKM terkait peluncuran program Solusi dan Konsultasi Pembiayaan...

Cara Bayar Lazada lewat Mandiri: ATM hingga Internet Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Lazada lewat Mandiri, mulai dari ATM hingga internet banking perlu diketahui sebagai pengguna layanan ini. Seperti diketahui juga, perkembangan platform...

Bappebti Tetapkan 383 Aset Kripto Dapat Diperdagangkan

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian  Perdagangan  melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus berinovasi mengikuti perkembangan  perdagangan pasar fisik aset kripto. Hal ini ditandai dengan...
LANGUAGE