32.1 C
Jakarta
Selasa, 16 Agustus, 2022

Pinjaman Online Meresahkan? Simak Kisah Inspiratif Peminjam KoinWorks Ini

duniafintech.com – Isu miring soal ‘pinjol’ atau pinjaman online memang kerap mewarnai pemberitaan belakangan ini. Namun pada sesi kegiatan salah satu penyelenggara pinjaman online (P2P Lending), KoinWorks pada Senin (18/11) terdapat dua peminjam yang membagikan kisah suksesnya dalam mengembangkan bisnisnya.

Adalah Panji Aditya, penggagas kedai kopi bernama Suasana Kopi serta Linda Anggreaningsih selaku penggagas produk mode bernama Buttonscarves. Keduanya berhasil mengembangkan bisnisnya dengan mengajukan pinjaman ke KoinWorks.

Panji yang bercita-cita sebagai pemilik kedai kopi sejak SMA mengaku mendapatkan pinjaman secara mudah. Hal tersebut yang mendasari keinginannya untuk mengajukan pinjaman. Dengan pinjaman yang ia terima, kini, ia telah memiliki dua buah kedai kopi, yakni di Kemang dan Kuningan.

“Sebagai pelaku usaha, saya berkeinginan untuk terus mengembangkannya. Saya menilai pembiayaan KoinWorks telah membantu saya mewujudkannya,”

“Saat ini saya telah memiliki toko kedua yang berlokasi di Kuningan Jakarta Selatan,”

Baca juga:

Kisah Inspiratif Peminjam Layanan KoinWorks

Beralih ke Linda, berniat meningkatkan bisnisnya, ia pun memutuska untuk melakukan produksi secara mandiri. Ia mengunjungi situs KoinWorks dan mendapatkan dana pinjaman senilai Rp200 juta yang direncanakan untuk memproduksi sebanyak 400 hijab dalam sehari.

Menurut Linda, fintech lending memiliki syarat yang memudahkan pelaku UMKM. Salah satunya contoh situs produk usaha, memiliki produk pada situs jual beli online ternama serta performa rekening bank yang sehat.

Tidak berhenti di situ, setelah Linda menyelesaikan pinjamannya, ia kembali mengajukan pinjaman untuk membeli mesin. Tingkat produktivitas usahanya pun meningkat, jika sebelumnya hanya mampu memproduksi 400 hijab dalam sehari, kini ia mampu memproduksi hampir 3000 buah per harinya.

Saat ini, Linda telah melakukan ekspansi bisnisnya ke berbagai negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Singapura.

“Pembiayaan ini saya manfaatkan untuk membeli mesin print digital. Bahkan keinginan saya untuk mengembangkan bisnis ke Malaysia dan Singapura pun terwujud,”

-Fauzan-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Nasib Bursa Kripto Indonesia, Wamendag Beri Bocoran Kapan Dirilis 

JAKARTA, duniafintech.com - Bursa kripto Indonesia hingga kini belum juga dirilis. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga membeberkan perkembangan pembentukan bursa kripto di Indonesia.  Dia mengatakan...

Token Crypto Besutan Anang Hermansyah Tak Lolos Bappebti

JAKARTA, duniafintech.com - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyatakan token crypto ASIX besutan artis Anang Hermansyah tidak lolos dalam penilaian Kementerian Perdagangan. Plt Kepala...

Bukti Transfer BCA Asli & Palsu, Begini Cara Membedakannya

JAKARTA, duniafintech.com – Bukti transfer BCA tentu saja menjadi hal yang sangat penting buat kamu yang bertransaksi menggunakan layanan Bank BCA. Seperti diketahui, layanan transfer...

Hati-Hati !! Sebanyak 17 Replikasi Aplikasi Pinjol Merajalela!

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) siap bawa ke jalur hukum pihak yang diduga melakukan tindak replikasi aplikasi pinjaman online (pinjol)...

AFPI Duga Replikasi 17 Aplikasi Pinjol Untuk Cari Keuntungan

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menuntut pihak-pihak yang diduga melakukan tindak replikasi 17 penyelanggara (aplikasi) pinjaman online (pinjol) yang telah...
LANGUAGE