26.8 C
Jakarta
Selasa, 16 Agustus, 2022

Kondisi Politik Berperan bagi Asuransi? Simak untuk Para Pelaku Insurtech!

duniafintech.com – Pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju hari ini menjadi sorotan masyarakat. Para putra dan putri bangsa yang terpilih dalam pelantikan tersebut mengungkapkan berbagai strategi untuk Tanah Air ke depan, sektor ekonomi dan finansial pun banyak disinggung. Bila berbicara finansial, pasti tidak akan terlepas dari kata resiko. Seperti yang kita ketahui, asuransi merupakan salah satu instrumen finansial dalam meminimalisir resiko. Lalu, apa kaitannya politik yang sedang gembar-gembor di masyarakat tersebut dengan industri asuransi? Apakah kondisi politik berperan bagi asuransi?

Menjawab pertanyaan terkait “apakah kondisi politik berperan bagi asuransi”, PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) mengungkapkan  beberapa faktor yang akan mempengaruhi industri asuransi ini. Chief Executive Officer (CEO) Adira Insurance Julian Noor sekaligus Ketua Bidang SDM dan Literasi Asuransi Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mengatakan bahwa kondisi politik berperan bagi asuransi, di mana kondisi politik tersebut akan menentukan nasib industri asuransi umum pada 2020.

Baca juga :

Julian mengungkapkan bahwa kondisi politik berperan bagi asuransi dapat dilihat dari formasi menteri pemerintah terpilih. Tidak hanya menteri pemerintahan, Julian memprediksi bahwa pertumbuhan asuransi juga akan dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah presiden terpilih. Apakah kebijakan pemerintah presiden yang terpilih tersebut banyak kompromi atau tidak.

Kedua, kondisi politik berperan bagi asuransi dapat dilihat dari susunan kabinet. Bila susunan kabinet menjadi lebih profesional dan independen maka ekonomi bergerak cepat. Lebih lanjut, Julian mengungkap bahwa kondisi global tahun depan yang masih penuh ketidakpastian, juga akan berdampak. Namun Julian menilai faktor eksternal tidak akan terlalu banyak berpengaruh, lantaran fundamental Indonesia masih kuat.

Terakhir, Julian juga melihat faktor yang paling berpengaruh, terdapat pada faktor dalam negeri. Julian optimis pertumbuhan ekonomi di level 5% dapat tercapai. Bila terpenuhi, dirinya optimis premi asuransi umum tahun depan masih bisa di atas 10% yoy.

– Dinda Luvita –

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Makin Dilirik, Sandiaga Uno Ajak Jelajahi Keindahan Indonesia Lewat Metaverse

JAKARTA, duniafintech.com - Teknologi Metaverse kini semakin dilirik, Sandiaga Uno mengajak untuk menjelajahi keindahan Indonesia melalui Metaverse.  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf ini...

OneAset, Aplikasi Investasi One Stop Solution Favorit Masa Kini

JAKARTA, duniafintech.com - Saat ini investasi sudah mulai dikenal luas oleh masyarakat, salah satunya karena munculnya berbagai aplikasi yang mendukung, yakni OneAset adalah suatu...

Asuransi Kesehatan Syariah untuk Keluarga, Inilah Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kesehatan syariah untuk keluarga penting dimiliki sebagai upaya pertanggungan atas segala risiko yang akan terjadi. Tentu saja, setiap orang ingin memiliki...

10 Game NFT Terbaik, Seru dan Bisa Hasilkan Cuan Lho!

JAKARTA, duniafintech.com - Game NFT atau non-fungible token terbaik sepertinya penting untuk anda ketahui. Selain asyik dan seru, ternyata game non-fungible token terbaik juga...

Ada Sinyal dari Menteri ESDM, Harga Pertalite Bakal Naik?

JAKARTA, duniafintech.com - Harga BBM jenis pertalite diisukan bakal naik. Rencana kenaikan harga ini dilakukan di tengah keputusan Badan Anggaran (Banggar) DPR yang menolak...
LANGUAGE