26.8 C
Jakarta
Sabtu, 2 Juli, 2022

DANA Gandeng JNE untuk Mudahkan Pembayaran Non Tunai di Sektor Logistik

duniafintech.com – Dompet digital DANA semakin menegaskan keandalan teknologinya sebagai infrastruktur transaksi digital bagi setiap pelaku kegiatan ekonomi di Indonesia. Kali ini Sinergi DANA gandeng JNE untuk mudahkan pembayaran non tunai di sektor logistik.  Sebagai dompet digital yang diandalkan penduduk Indonesia, DANA memperkaya portofolionya dengan menambahkan JNE Express sebagai salah satu mitra strategisnya.

Vincent Iswara selaku CEO dan salah satu founder DANA mengatakan “pembayaran dan logistik merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia, termasuk di industri perdagangan digital atau e-commerce. Bukan hanya dibutuhkan untuk mendukung proses bisnis skala besar, keduanya juga dibutuhkan oleh para pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). Sayangnya, baik pembayaran maupun logistik masih menjadi tantangan di industri e-commerce, mengingat luasnya geografis Indonesia.”

Kedua pihak sepakat memperluas layanan bagi pemakai jasa JNE dengan fitur pembayaran nontunai untuk memudahkan pengguna dalam bertransaksi. Dengan adanya DANA gandeng JNE untuk mudahkan pembayaran tagihan layanan logistik JNE dapat dilakukan konsumen melalui aplikasi DANA.  Kemitraan ini akan mendukung transaksi di layanan e-commerce yang mayoritas masih berbasis perbankan. Terlebih saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses ke layanan perbankan (unbankable).

Baca Juga :

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi mengatakan, “Kolaborasi JNE dengan DANA menghasilkan fasilitas pembayaran cashless bagi semua pelanggan setia JNE di seluruh nusantara. Manfaat dan kemudahan yang dihadirkan dengan sistem pembayaran ini, akan mempercepat proses transaksi dalam aktivitas pengiriman paket dan jual-beli online. Hal itu akan mendorong perkembangan e-commerce karena mendukung bisnis para pelaku usaha, terutama UKM.”

Survei DANA pada Mei-Juli 2019 di empat kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta, ditemukan mayoritas responden sudah menggunakan dompet digital. Dari survei tentang penggunaan dompet digital yang dilakukan terhadap 757 orang responden di keempat kota tersebut, jumlah pengguna dompet digital terbesar terdapat di Bandung (69,4%), diikuti Jakarta (65,9%), Yogyakarta (63,8%), dan Surabaya (37,5%). Sementara dari 1.046 orang responden, jumlah pengguna layanan e-commerce terbesar ada di Bandung (85,9%), diikuti Jakarta (82,8%), Yogyakarta (81,3%), dan Surabaya (76,9%).

Dengan DANA Gandeng JNE untuk Mudahkan Pembayaran, akan menjadi salah satu pembayaran digital yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan JNE atau pelanggan e-commerce maupun beragam marketplace. Bagi UMKM yang selama ini melakukan kegiatan pemasaran mandiri dan tidak tergabung dengan marketplace, dapat memanfaatkan sinergi DANA dan JNE untuk meningkatkan kualitas layanan dan kompetensinya.

-Vidia Hapsari-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi Indonesia Terdaftar BEI, Ini Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tentunya dapat menjadi pilihan untuk investasi. Di samping memiliki produknya, kamu pun...

Cara Bayar Kredivo Lewat Alfamart, Ini Panduan Mudahnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Kredivo lewat Alfamart sebenarnya sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Kredivo sendiri menjadi salah satu layanan kredit online...

Daftar Fintech Berizin OJK Jadi 102, Ini Rinciannya

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar fintech berizin kembali dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 22 April 2022 lalu. Dalam catatan OJK, total jumlah penyelenggara fintech...

Cara Investasi Emas untuk Pemula, Gampang Banget!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas untuk pemula, apakah susah? Tentu saja tidak. Bahkan, caranya gampang sekali. Seperti diketahui, emas memang bukan hanya populer sebagai...

Secara Analisis Teknikal, Penurunan Harga Bitcoin Saat Ini Masih Wajar

JAKARTA, duniafintech.com - Penurunan harga Bitcoin yang saat ini berada pada level sekitar Rp300 jutaan masih dalam batas wajar jika ditinjau dari analisis teknikal....
LANGUAGE