26.2 C
Jakarta
Jumat, 19 Agustus, 2022

Masih Ingat Kripto Shiba Inu yang Rame Karena Elon Musk? Harganya Naik 50% dalam Seminggu

JAKARTA — Setelah awal tahun yang sulit, Crupto  Shiba Inu adalah yang terdepan dalam pemulihan mata uang kripto. Pada bulan Januari, cryptos kehilangan $ 1 triliun dalam penilaian hanya dalam seminggu. Namun, kini pasar kembali meningkat. Salah satunya adalah Shiba Inu yang meningkat 12%.

Ini melampaui kenaikan mingguan sebesar 52%, melampaui Bitcoin dan Ethereum dengan peningkatan lebih dari 30%. Saat ini, masyarakat bisa membeli Shiba Inu di Indodax dengan konversi dollar lewat market Shib to USDT .

Kripto Shiba Inu adalah cryptocurrency paling berharga ke-13 di pasar. Nilainya mencapai $17,9 miliar. SHIB, sebagaimana para pedagang menyebutnya, diperdagangkan pada $0,00003277 per koin.

“Bitcoin dan Ethereum keduanya memantul dari posisi terendah sekali lagi memberi investor kepercayaan pada koin lain seperti Shiba Inu, yang juga bangkit dari tren turun selama berminggu-minggu,” Ishan Arora, mitra di hedge fund crypto Tykhe Block Ventures, mengatakan.

Pada tanggal 5 Februari, penyedia solusi blockchain berbasis Singaroper yang baru-baru ini bekerja dengan Amazon dan Google bernama Unification, mengumumkan hubungan kerja dengan komunitas Shiba Inu.

Unifikasi mengembangkan Shibarium, blockchain dua lapis yang dibangun di atas blockchain Ethereum. Namun, Shibarium akan secara eksklusif mendukung perdagangan dan banyak transaksi di ekosistem SHIBA.

Ini akan memungkinkan “transaksi cepat berbiaya rendah yang dioptimalkan untuk bermain game”, seperti yang dijelaskan oleh Unification.

Shiba Inu juga memulai kemitraan dengan restoran burger Welly. Shytoshi Kusama, influencer top koin, mengatakan Welly’s akan menjadi “satu-satunya restoran bertema SHIB yang didukung oleh komunitas.”

Kusama juga mengatakan bahwa Welly’s akan mengintegrasikan NFT dan blockchain Shiba Inu ke dalam bisnis mereka, membantu mereka dengan strategi bisnis mereka.

Pasar crypto mengoreksi pergerakannya selama beberapa minggu terakhir. Namun, kebijakan moneter yang lebih ketat diantisipasi oleh pemerintah federal.

Kritikus tidak yakin peningkatan SHIBA akan terus berlanjut. Mereka percaya itu adalah aset berisiko dengan nilai dasar.

Penulis : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Penarikan Uang di Indodax, Gampang Banget!

JAKARTA, duniafintech.com - Setelah meraih untung dalam trading kripto, cara penarikan uang di Indodax tentunya sangat penting untuk diketahui.  Ini tentunya akan bermanfaat untuk menarik...

Alasan Token ASIX tak Lolos Izin, Bappebti Beberkan Hal Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Token ASIX milik pesohor tanah air, Anang Hermansyah tak lolos izin dari Badan Pengawas Bursa Berjangka Komoditi (Bappebti). Hal ini lantas...

Bisa Dicoba! Inilah Pilihan Platform untuk Mining Ethereum

JAKARTA, duniafintech.com - Platform untuk mining Ethereum (ETH) penting diketahui, guna mendukung proses mining atau penambangan tersebut. Selain trading, cara mudah untuk mendapatkan kripto jenis...

Penambahan Modal BUMN, Erick: Jangan Dibilang Utang Lagi 

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan penjelasan gamblang mengenai rencana penambahan modal sejumlah BUMN  seperti PT Bank Tabungan...

Cara Top Up OVO lewat ATM Permata hingga Internet Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat ATM Permata dan beberapa metode lainnya berikut ini perlu disimak oleh pengguna layanan ini. Kalau kamu sering...
LANGUAGE