30.4 C
Jakarta
Jumat, 27 Mei, 2022

Mata Uang Kripto di ‘Who Wants To Be A Millionare’ India

duniafintech.com – Ketika badan pengawas India terus bergulat dengan industri mata uang kripto yang baru lahir di negara itu, sebuah momen gembira bagi para penggemar kripto datang dari episode terbaru “Kaun Banega Crorepati (KBC),” versi India dari “Who Wants To Be A Millionare,” ketika seorang kontestan berusia 19 tahun ditanya, “Apa itu Libra, diusulkan oleh Facebook?” dengan lantang ia menjawab, “cryptocurrency.”

Baca juga: Qazwa Bawa Semangat #JadiManfaat Melalui Pembiayaan Syariah

Berita tentang penggemar KBC yang mengakui Libra dan mata uang kripto ini diungkap oleh akun WazirX’s @NischalShetty dalam kicauannya di media sosial.

“CRYPTO memiliki MOMEN TELEVISI pertamanya di India. Hal terbaik, peserta KBC muda tahu jawabannya! Setiap pemuda India terlibat dalam Crypto karena ini adalah masa depan keuangan & inovasi. @SrBachchan Terima kasih @narendramodi @nsitharaman #IndiaWantsCrypto ”

Perkembangan ini mengikuti laporan yang disampaikan oleh Komite Pengawas terkait fintech, yang dibentuk oleh Departemen Urusan Ekonomi (DEA) India. Komite ini dibentuk di bawah kepemimpinan Subhash Chandra Garg, Sekretaris DEA pada saat itu. Laporan itu juga memperluas penggunaan cryptocurrency.

Laporan tersebut telah menyatakan bahwa aset digital dapat menyelesaikan masalah berbagai mata uang, meningkatkan likuiditas dan biaya kepatuhan modal. Mata uang kripto juga membantu dalam pembayaran mikro yang efisien, selain mempercepat proses pembayaran. Dengan cara ini, masalah seputar risiko likuiditas juga dapat ditangani secara efektif.

Baca juga: ATM Kripto untuk Jual-Beli Bitcoin, Ethereum dan Monero Sudah Tersedia

Blockchain dan cryptocurrency tetap menjadi konsep yang asing bagi banyak orang di India. Namun, fakta bahwa acara televisi mainstream menyoroti perihal kripto adalah sebuah hal besar. Bisa jadi ini merupakan simbol pengakuan kripto yang mulai berkembang di benak masyarakat. Lebih jauh, fakta bahwa Facebook melalui Libra membawa mata uang kripto ke publik menjadi gagasan bahwa raksasa media sosial dengan basis penggunanya yang besar akan menjadi kunci untuk adopsi kripto di negara ini.

-Karin Hidayat-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pasar Kripto Tak Bergairah, Nilai Sumbangan Kripto Milik Ukraina Turun

JAKARTA, duniafintech.com - Menyusul invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, pemerintah Ukraina menggunakan media sosial untuk meminta sumbangan kripto atau cryptocurrency.  Belum lama...

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pengusaha Kelapa Sawit Merespon Begini

JAKARTA, duniafintech.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) angkat bicara terkait diberlakukannya kebijakan domestic market obligation (DMO) dan pencabutan subsidi minyak goreng curah...

Harga Kripto 27 Mei 2022 Masih Loyo, Bitcoin Cs Bertengger di Zona Merah

JAKARTA, duniafintech.com - Harga Kripto masih lesu. Bitcoin dan kripto jajaran teratas terpantau kembali mengalami pergerakan harga yang kompak pada Jumat (27/5/2022) pagi. Mayoritas...

Ganti Kulit! Kripto Terra LUNA Jenis Baru Meluncur Jumat Ini, Dipastikan Tanpa UST

JAKARTA, duniafintech.com - Proposal untuk meluncurkan blockchain baru kripto Terra LUNA Terra 2.0 tanpa stablecoin algoritmis telah lolos. 65,5 persen peserta memilih mendukung proposal...

Peringatan Keras dari Jokowi, APBN dan APBD Tak Boleh Beli Barang Impor! 

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mewanti-wanti kementerian/lembaga hingga kepala daerah tidak membelanjakan APBN sebesar Rp 2.714,2 triliun dan APBD sebesar Rp...
LANGUAGE