29.5 C
Jakarta
Minggu, 29 Mei, 2022

OVO PayLater Terus Kembangkan Fitur Cicilan

duniafintech.com – Empat bulan pasca launching fitur PayLater, salah satu fintech payment PT Visionet Internasional atau lebih dikenal dengan OVO terus mengembangkan fitur Paylater nya. Saat ini layanan OVO Paylater tersedia di 200 mitra mulai dari Hypermart, ACE Hardware hingga makanan seperti Hoka-Hoka Bento dan Bakmi GM. Selain itu, bulan lalu OVO merilis fitur cicilan pada aplikasi OVO Paylater.

Pada pers release nya Abraham Viktor selaku Head of Strategi and Innovation Lab OVO mengatakan untuk saat ini kami hanya menyediakan pembelian kebutuhan saja kemudian dibayar 30 hari kemudian tetapi layanan ini akan terus kami kembangkan menjadi fitur cicilan. Sistem dari fitur cicilan OVO Paylater akan dikenai bunga seperti kartu kredit.

Baca Juga : ATM Kripto untuk Jual-Beli Bitcoin, Ethereum dan Monero Sudah Tersedia

Abraham menambahkan layanan peminjaman online OVO Paylater diklaim memiliki waktu persetujuan pinjaman yang paling cepat di Indonesia. Hanya 14 detik saja para pengguna dapat melakukan transaksi ini, karena kecepatan ini menggunakan sistem algoritme yang disebut dengan algoritme kredit.

Pada awalnya, OVO Paylater diluncurkan Tokopedia pada awal 2019. Namun, layanan ini baru resmi dirilis di aplikasinya per Mei 2019. OVO telah digunakan untuk transaksi lebih dari enam juta pedagang Tokopedia. Dalam menjalankan produk ini OVO bekerja sama dengan fintech P2P Lending, Taralite.

Baca Juga : KiosTix Berbagi Pengalaman Cara Sukses Menjadi Entrepreneur Digital

Pada pertengahan maret lalu, OVO resmi mengakuisisi Taralite. Aksi korporasi ini lantas memperluas layanan keuangan OVO. Abraham menyampaikan, strategi ekosistem terbuka (open ecosystem) ini memungkinkan perusahaan untuk berkolaborasi dan bermitra dengan berbagai pihak. Selain itu, Melalui fitur baru ini, OVO memperluas akses kredit ke jutaan penduduk Indonesia guna mendukung tren pertumbuhan penjualan ritel di Indonesia. Selain itu, menurutnya layanan ini bisa meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

OVO Paylater sendiri memiliki limit pinjaman sebesar Rp 1 juta hingga Rp 10 juta. Menurut pihaknya, hal ini sudah sesuai dengan aturan Otoritas Jasa keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.

-Vidia Hapsari-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pembatalan Polis Asuransi Mobil: Prosedur dan Risikonya

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pembatalan polis asuransi mobil merupakan cara menyelesaikan polis asuransi mobil yang masih dalam masa pertanggungan. Dalam arti, belum satu...

Baik Online Maupun Offline, Begini Cara Bayar Mandiri Virtual Account

JAKARTA, duniafintech.com – Pengertian Mandiri virtual account adalah metode pembayaran dari Bank Mandiri untuk bertransaksi di e-commerce atau aplikasi belanja online dengan menggunakan nomor...

2.290 Calon Jemaah Haji Riau Siap Berangkat ke Tanah Suci Awal Juni 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Sebanyak 2.290 orang calon jemaah haji dari Provinsi Riau siap berangkat ke Tanah Suci. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau...

Investasi Bodong Minyak Goreng, Emak Asal Ponorogo ini Masuk Penjara 4 Tahun

JAKARTA, duniafintech.com - EV (30) warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, Ponorogo, diamankan Satreskrim Polres Ponorogo usai melakukan penipuan investasi bodong, dengan kedok jual minyak...

Indonesia Masuk Jebakan Utang dari China?, Ini Jawaban Luhut..

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait anggapan bahwa Indonesia telah terperangkap jebakan utang...
LANGUAGE