31.5 C
Jakarta
Selasa, 28 September, 2021

Mengapa Big Data Penting dan Apa Manfaat Pemrosesannya?

Big Data adalah salah satu ekosistem internet dan teknolgo yang sedang berkembang. Mengapa Big Data penting? Lalu, apa manfaat pemrosesan Big Data?

Pentingnya big data tidak berkisar pada seberapa banyak data perusahaan. Tetapi bagaimana perusahaan menggunakan data yang terkumpul. Setiap perusahaan menggunakan data dengan caranya sendiri. 

Semakin efisien perusahaan menggunakan datanya, semakin besar potensinya untuk berkembang. Perusahaan dapat mengambil data dari sumber mana pun dan menganalisisnya untuk menemukan jawaban yang memungkinkan:

1. Penghematan Biaya 

Beberapa alat Big Data seperti Hadoop dan Cloud-Based Analytics dapat memberikan keuntungan biaya bagi bisnis ketika sejumlah besar data akan disimpan dan alat ini juga membantu dalam mengidentifikasi cara yang lebih efisien dalam menjalankan bisnis.

Baca Juga : Nilai Outstanding Fintech Lending Meningkat Awal Tahun Ini

Baca Juga : Perbankan Terbuka : Solusi untuk Negara Berkembang Seperti Indonesia

2. Pengurangan Waktu 

Alat berkecepatan tinggi seperti Hadoop dan analitik dalam memori dapat dengan mudah mengidentifikasi sumber data baru yang membantu bisnis menganalisis data dengan segera dan membuat keputusan cepat berdasarkan pembelajaran.

3. Memahami kondisi pasar 

Dengan menganalisis data besar, Anda bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi pasar saat ini. Misalnya dengan menganalisis perilaku pembelian pelanggan, perusahaan dapat mengetahui produk yang paling banyak terjual dan menghasilkan produk sesuai tren tersebut. Dengan ini, ia bisa unggul dari para pesaingnya.

4. Kontrol reputasi online

Alat data besar dapat melakukan analisis sentimen. Oleh karena itu, Anda bisa mendapatkan umpan balik tentang siapa yang mengatakan apa tentang perusahaan mu. Jika kamu ingin memantau dan meningkatkan kehadiran online bisnis Anda, alat data besar dapat membantu dalam semua ini.

5. Menggunakan Big Data Analytics untuk Meningkatkan Akuisisi dan Retensi Pelanggan

Pelanggan adalah aset terpenting yang bergantung pada bisnis apa pun. Tidak ada satu bisnis pun yang dapat mengklaim kesuksesan tanpa harus terlebih dahulu membangun basis pelanggan yang solid. 

Namun, bahkan dengan basis pelanggan, bisnis tidak dapat mengabaikan persaingan tinggi yang dihadapinya. Jika suatu bisnis lambat mempelajari apa yang dicari pelanggan, maka sangat mudah untuk mulai menawarkan produk berkualitas buruk. Pada akhirnya, kehilangan pelanggan akan terjadi, dan ini menciptakan efek keseluruhan yang merugikan pada kesuksesan bisnis. 

Penggunaannya memungkinkan bisnis untuk mengamati berbagai pola dan tren terkait pelanggan. Mengamati perilaku pelanggan penting untuk memicu loyalitas.

6. Menggunakan Big Data Analytics untuk Memecahkan Masalah Pengiklan dan Menawarkan Wawasan Pemasaran

Analitik data besar dapat membantu mengubah semua operasi bisnis. Ini termasuk kemampuan untuk menyesuaikan harapan pelanggan, mengubah lini produk perusahaan dan tentu saja memastikan bahwa kampanye pemasaran yang kuat.

7. Big Data Analytics Sebagai Penggerak Inovasi dan Pengembangan Produk

Keuntungan besar lainnya adalah kemampuannya untuk membantu perusahaan berinovasi dan mengembangkan kembali produk mereka.

Kesimpulan : Manfaat Pemrosesannya

Kemampuan untuk memproses ‘Big Data’ membawa banyak manfaat, seperti-

1. Bisnis dapat memanfaatkan intelijen luar saat mengambil keputusan

2. Peningkatan layanan pelanggan

3. Identifikasi awal risiko terhadap produk / layanan, jika ada

4. Efisiensi operasional yang lebih baik

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Kucurkan Kredit Rp2,24 triliun, Modal Rakyat Berhasil Jaga NPL 0,03%

Platform digital berbasis pinjaman, Modal Rakyat, berhasil menjaga tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) di level yang sangat rendah yaitu sebesar 0,03%. CEO...

Trade Expo Indonesia : Mendag Target Transaksi Rp21,4 triliun 

Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 dengan tema ‘Reviving Global Trade'. Pameran ini digelar secara digital dan melibatkan aktor global. Menteri Perdagangan Muhammad...

Daftar Aplikasi Menambang Bitcoin di Android

Bitcoin saat ini semakin dikenal di tanah air. Adapun harganya yang melambung tinggi dengan cepat, diketahui telah menarik perhatian para investor untuk mulai terjun...

OJK dan Industri Jasa Keuangan Dukung Pengembangan UMKM

Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech, yaitu akan meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan...

Modal Rakyat Beri Pinjaman untuk Usaha dengan Bunga Kompetitif

Modal Rakyat merupakan layanan pinjaman uang berbasis digital yang menjadi wadah pertemuan antara peminjam, yaitu usaha kecil dan menengah (UKM) dan pendana, yaitu individu...
LANGUAGE