26.7 C
Jakarta
Kamis, 7 Juli, 2022

Mengenal FTM Coin dan Cara Belinya di Aplikasi Indodax

JAKARTA – Fantom Coin atau FTM Coin semakin populer di kalangan para investor. FTM Coin pernah jadi aset kripto dengan performa menarik dengan kenaikan 116,5 persen selama tujuh hari terakhir dan 576 persen dalam satu bulan, pada tahun lalu. 

Fantom adalah platform smart contract berbasis directed acyclic graph (DAG) dengan kinerja yang tinggi, aman serta skalabilitas tinggi. FTM memiliki teknologi mengatasi keterbatasan platform blockchain generasi pertama seperti Bitcoin.

Selain itu, FTM juga didukung dengan konsesnsus yang sama dengan Lachesis, teknologi terkini di bidang Asynchronous Byzantine Fault Tolerance (aBFT). Sehingga diklaim lebih cepat dan murah dibanding blockchain dengan teknologi lama.

Untuk diketahui, tiap blockchain mengupayakan keseimbangan kecepatan, keamanan dan skalabilitas. Hal yang sama dilakukan Fantom atau FTM Coin dengan mengandalkan Lachesis yang memfasilitasi fungsi token serta aset digital pada kecepatan tinggi.

Sementara di bidang keamanan, Fantom mengandalkan protokol leaderless Proof of Stake untuk mengamankan jaringan sehingga tidak mengorbankan keamanan dan desentralisasi demi mencapai skalabilitas.

Desentralisasi dicapai oleh konsensus Lachesis aBFT yang mampu meningkatkan skalabilitas sehingga simpul Fantom terdistribusi di sekeliling dunia dalam lingkungan yang terbuka dan tidak perlu izin.

Token FTM memiliki suplai maksimal 3,2 milyar FTM serta suplai beredar 2,5 milyar. Dengan kapitalisasi pasar US$3,96 milyar, FTM menduduki peringkat 46 di situs CoinGecko berdasarkan kapitalisasi pasar.

Siapa Penemu FTM Coin? 

Fantom didirikan oleh Dr. Ahn Byung Ik, seorang ilmuwan komputer asal Korea Selatan (Korsel). Namun, saat ini Fantom dijalankan oleh CEO, Michael Kong. Selain itu, anggota tim lainnya terdiri dari spesialis di bidangnya, ilmuwan, peneliti, designer, dan pengusaha yang sangat berpengalaman dari seluruh dunia.

Baca jugaZulkifli Hasan Dilantik Jadi Mendag, Asosiasi Kripto Siap Berkolaborasi

Tujuan Fantom adalah untuk merancang platform smart contract yang mengutamakan skalabilitas, desentralisasi, dan keamanan dalam mengatasi keterbatasan platform blockchain di generasi sebelumnya..

Tim Fantom juga diklaim berasal dari berbagai latar belakang seperti insinyur, ilmuwan, periset, perancang serta pengusaha. Salah satunya adalah Andre Cronje, sosok karismatik yang membuat platform DeFi yearn.finance (YFI).

Sebagai proyek kripto yang aktif, Fantom juga menjalin kemitraan dengan beragam proyek kripto, termasuk Chainlink.

Baca juga: Menengok Perbandingan Luno vs Indodax, Mana yang Lebih Baik Buat Trading? 

Kemitraan ini demi membangun produk DeFi yang aman dengan skalabilitas tinggi, seperti stablecoin desentralistik, protokol peminjaman serta aset sintetik.

Sejak Fantom mengadakan Initial Coin Offering (ICO) pada 2018, banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya. Sehingga, pada akhir tahun 2018, Fantom berhasil meluncurkan Fantom OPERA sebagai platform utama.

FTM Coin Cocok Jadi Pilihan Investasi 

Pada 2021, Fantom Coin tercatat sebagai salah satu aset kripto dengan performa yang menakjubkan yang dimana mengalami kenaikan harga hingga 10.000%. 

Hal ini terjadi karena berfungsinya DeFi Fantom, CRV, dan YFI yang menambahkan Fantom dalam jaringan mereka. Dengan begitu, proses transaksi menjadi lebih mudah. Aplikasi DeFi Fantom pun memiliki potensi untuk mendapatkan bunga yang besar.

FTM Coin

Cara Membeli Aset Kripto FTM Coin di Indodax

Sejak 2021 lalu, FTM Coin telah aktif diperdagangkan di exchange jual beli aset kritpo terbesar di Indonesia, Indodax. 

Aset Kripto ini banyak digandrungi para investor untuk berinvestasi. Nah, berikut ini cara membeli FTM Coin di Indodax. 

Begini cara membelinya : 

  • Untuk kamu yang belum menjadi member, bisa klik link di sini. 
  • Setelah itu, lakukan deposit. Bagi kamu yang bingung cara deposit, bika klik link ini
  • Setelah deposit dan saldo mu masuk, kamu bisa kembali ke market.
  • Cari FTM. Lalu klik
  • Setelah masuk, kamu tinggal membeli dengan mengisi saldo dan di harga berapa kamu ingin membeli FTM. Atau kamu juga bisa membelinya secara instan atau langsung. 
  • Setelah itu, kamu perlu sabar menunggu harganya meningkat selama beberapa waktu.  
  • Setelah harganya meningkat, kamu bisa jual dengan harga yang lebih tinggi dengan metode instant. 
  • Jika kamu menjual dengan metode limit, kamu bisa melakukan order setelah membeli. Pastikan kamu memasukkan angka yang lebih tinggi saat menjual.

Nah, itulah pengertian Fantom Coin atau FTM Coin dan cara membelinya di platform perdagangan Kripto Indodax. Saat ini, aset Kripto tengah populer dan menjadi instrumen investasi yang banyak digandrungi para investor-investor dari seluruh penjuru dunia. 

Baca jugaPerusahaan Sawit yang Tak Dukung Pengendalian Harga Minyak Goreng Siap-siap Diaudit

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Mengaktifkan Flexi Cash Jenius, Ini Panduannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan Flexi Cash Jenius, sulit enggak ya? Tentu saja tidak sebab di sini kamu akan menemukan panduannya. Sebagai informasi, Flexi Cash...

Biaya Klaim Asuransi Mobil, Begini Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Adakalanya biaya klaim asuransi mobil akan membuat para pemilik asuransi terkejut saat mengetahui besarannya. Sejatinya, biaya ini ada di polis asuransi, tetapi...

Cara Main Crypto Dengan Mudah dan Aman, Pastinya Cuan

JAKARTA, duniafintech.com - Cara main crypto dapat dimulai dengan membuka rekening di Pedagang Komoditi Aset Kripto. Setelah akun dibuat, pelanggan dapat melakukan transaksi crypto...

Pinjaman Online Resmi OJK 2022, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Pinjaman Online resmi OJK 2022 tentunya lebih terjamin dan terpercaya. Izin dari otoritas jasa keuangan (OJK) sebagai lembaga yang menaunginya menjadi...

Biaya Kartu Kredit BCA di Semua Jenis Kartu

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya kartu Kartu Kredit BCA tentunya sangat penting untuk diketahui, utamanya oleh para pengguna kartu kredit BCA. Hal itu karena ada sejumlah...
LANGUAGE