27.7 C
Jakarta
Rabu, 18 Februari, 2026

Mengenal Funding Rate Crypto: Cara Kerja dan Dampaknya

Saat memulai investasi crypto terkadang investor baru masih bingung dengan istilah-istilah yang digunakan. Salah satunya adalah funding rate crypto sebagai salah satu strategi pendanaan dalam dunia aset crypto yang menarik banyak perhatian karena berpotensi memberikan keuntungan besar. 

Perkembangan aset crypto terus berlanjut dan semakin kompleks. Tidak hanya soal trading spot atau jual-beli koin yang sudah terkenal, kini muncul praktik pendanaan awal untuk proyek crypto yang masih tahap pengembangan.

Strategi ini dikenal sebagai funding rate crypto, yang pada dasarnya adalah proses mengumpulkan modal untuk proyek crypto baru melalui penjualan token awal sebelum diluncurkan ke pasar yang lebih luas.

Kripto Merana, Bitcoin Anjlok Drastis Sejak Awal Agustus 2024
Kripto Merana, Bitcoin Anjlok Drastis Sejak Awal Agustus 2024

Sebelum membahas lebih jauh soal mekanisme dan dampaknya, penting juga memahami bagaimana trader dapat mengakses berbagai strategi investasi lain seperti pembelian token lewat launchpad atau bahkan perdagangan kontrak derivatif. 

Misalnya, banyak trader modern di Indonesia kini menggunakan aplikasi trading future crypto Indonesia untuk memanfaatkan pergerakan harga baik naik maupun turun, sehingga fleksibilitas strategi semakin tinggi. 

Sekarang ini ada berbagai aplikasi crypto yang sudah terdaftar di Indonesia, dan salah satunya adalah Pintu. Aplikasi ini menawarkan fitur lengkap, biaya trading yang rendah, serta lebih dari 320 token, sehingga sangat sesuai bagi pemula maupun trader yang aktif dan profesional.

Di Indonesia, juga terdapat beberapa platform yang memungkinkan trading futures crypto. Platform tersebut menawarkan fitur leverage dan alat charting yang lengkap, ideal untuk trader berpengalaman, salah satunya adalah Pintu Futures, serta beberapa platform crypto lainnya. 

Pintu Futures merupakan fitur untuk trading derivatif pada aplikasi Pintu, yang memberikan pengguna kesempatan untuk berdagang kontrak berjangka aset crypto dengan leverage hingga 25x. Dengan antarmuka yang sederhana, dukungan leverage tinggi, stop order, limit order, dan biaya trading yang kompetitif, Pintu Futures sangat cocok untuk semua jenis trader, baik pemula maupun profesional. 

Tak hanya itu, Pintu dikenal sebagai platform all-in-one dengan berbagai fitur seperti spot trading, Pintu Pro, Pintu Futures, tokenisasi saham global, dan emas crypto.

Apa Itu Funding Rate Crypto dan Crowdfunding Crypto?

Istilah funding dalam konteks crypto merujuk pada cara proyek blockchain mengumpulkan modal atau dana untuk pengembangan. Pendanaan ini biasanya dilakukan dengan menjual token digital sebelum proyek tersebut sepenuhnya beroperasi di pasar umum. 

Model pendanaan seperti ini memiliki kesamaan dengan Initial Coin Offering (ICO) atau Initial Exchange Offering (IEO) yang banyak digunakan sejak boom crypto pada akhir 2010-an dan awal 2020-an.

Henley Crypto Index 2024: Kejutan dari Singapura

Prinsip dasar funding rate crypto adalah memberikan kesempatan kepada investor untuk membeli token proyek pada harga lebih murah sebelum listing di bursa. Token yang dibeli investor awal ini bisa memiliki utilitas tertentu dalam ekosistem proyek, seperti hak suara (governance), akses layanan, atau kepemilikan aset digital tertentu. 

Skema ini mirip dengan crowdfunding tradisional, tetapi dalam crypto, dana biasanya dikumpulkan dalam bentuk cryptocurrency seperti Bitcoin atau Ethereum dan ditukar dengan token proyek. Hal ini memberikan peluang investasi awal kepada peserta yang cermat, meskipun juga membawa risiko tinggi jika proyek tersebut gagal memenuhi ekspektasi.

Cara Kerja Funding Rate Crypto

Pendanaan proyek crypto jarang terdiri atas beberapa fase yang terstruktur dan memiliki mekanisme tersendiri. Meski setiap proyek bisa memiliki proses berbeda, secara umum mekanismenya mencakup beberapa tahap berikut:

  1. Perencanaan dan Whitepaper

Tim pengembang proyek menyiapkan dokumen whitepaper yang berisi visi, teknologi inti, roadmap, dan jumlah token yang akan dikeluarkan. Whitepaper ini menjadi dasar bagi investor untuk menilai kualitas dan kredibilitas proyek crypto.

  1. Penjualan Token Awal (Pre-Sale dan ICO/IEO)

Proyek kemudian membuka pre-sale atau early token sale, di mana sejumlah token ditawarkan kepada investor awal pada harga diskon dibandingkan ketika token tersebut nantinya diperdagangkan di bursa. Metode ini sering disebut Initial Coin Offering (ICO) atau melalui platform pihak ketiga seperti bursa dalam Initial Exchange Offering (IEO).

  1. Distribusi Token dan Listing

Setelah fase penjualan token selesai dan dana terkumpul, token mulai didistribusikan ke peserta yang berpartisipasi. Selanjutnya, token biasanya akan masuk ke bursa crypto untuk diperdagangkan secara publik, sehingga harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran pasar.

  1. Target & Vesting

Beberapa proyek menetapkan skema vesting, yakni jadwal pelepasan token bertahap kepada investor untuk mencegah likuiditas terlalu cepat dan menjaga harga tetap stabil. Di beberapa platform crowdfunding crypto, ada pula mekanisme evaluasi dan milestone yang harus dipenuhi sebelum dana selanjutnya dibayarkan kepada tim pengembang.

Struktur pendanaan ini memberi proyek modal yang diperlukan sekaligus memberi peluang adanya apresiasi harga bagi investor awal jika proyek berjalan sukses. Namun, jika proyek gagal, investor bisa mengalami kerugian bahkan total modal hilang.

Baca juga : 

Kripto Masih Menjadi Investasi Favorit, Total Investor Capai 20,19 Juta Orang

Risiko dan Tantangan yang Perlu Diwaspadai

Funding rate crypto juga membawa beberapa risiko yang perlu diperhatikan, terutama bagi investor atau trader yang tidak melakukan riset matang:

Risiko Kegagalan Proyek dan Penipuan

Karena banyak proyek tidak memiliki regulasi yang jelas, beberapa modus penipuan seperti exit scam atau rug pull pernah terjadi, di mana tim pengembang mengumpulkan dana lalu menghilang tanpa menyelesaikan proyek.

Volatilitas Harga

Token baru sering kali memiliki likuiditas rendah sehingga harga mudah berubah drastis setelah listing, terutama jika minat pasar kecil atau terlalu banyak token dilepas sekaligus.

Belum Ada Regulasi Pasti

Pendanaan crypto, termasuk ICO/IEO, seringkali belum diatur secara ketat oleh otoritas negara tertentu, sehingga perlindungan investor bisa berbeda antara satu yurisdiksi dengan yang lain. Karena itu, riset mendalam terhadap proyek, tim pengembang, whitepaper, serta roadmap pengembangan menjadi tahap yang tidak boleh dilewatkan sebelum ikut serta dalam pendanaan crypto.

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa funding rate crypto adalah mekanisme pendanaan proyek crypto yang memberikan peluang bagi investor untuk mendapatkan token baru pada tahap awal sebelum listing publik. 

Model ini mirip dengan crowdfunding atau ICO, tetapi dilakukan dalam ekosistem blockchain. Meskipun potensi keuntungannya tinggi, risiko yang menyertainya juga besar, meliputi kemungkinan penipuan, kegagalan proyek, hingga volatilitas harga.

Oleh karena itu, setiap trader atau investor perlu melakukan riset mendalam sebelum berpartisipasi, serta memanfaatkan platform yang aman dan lengkap. Aplikasi seperti Pintu, dengan fitur Pintu Pro, Pintu Futures, tokenisasi saham global, dan emas crypto, membantu trader mendapatkan akses analisis lengkap sekaligus mengelola strategi investasi secara efisien.

Dalam dunia crypto yang terus berkembang pada tahun 2026, pemahaman tentang funding rate crypto dan risikonya menjadi keterampilan penting bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi dalam inovasi teknologi aset digital dengan cara yang cerdas dan terukur.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif. 

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU