25.8 C
Jakarta
Kamis, 11 Agustus, 2022

Banyak yang Belum Tahu, Ini Metaverse yang Berkembang Pesat

JAKARTA, duniafintech.com – Metaverse yang berkembang pesat saat ini ada beragam. Teknologi yang memfasilitasi dunia virtual tersebut makin banyak digandrungi masyarakat dunia. 

Perusahaan teknologi di tanah air juga mulai banyak yang melirik potensi metaverse tersebut. Diyakini, proyek alam semesta virtual tersebut akan menjadi babak baru kemajuan teknologi di dunia dan dalam negeri. 

Sebab, banyak yang dapat dilakukan di dunia virtual metaverse yang hampir mirip dengan dunia nyata. Perkembangan metaverse mulai berkembang pesat sejak 2021 lalu. 

Pemerintah Indonesia juga melirik potensi ini, salah satu lembaga negara, Kemendagri juga akan menerapkan teknologi berbasis blockchain tersebut, yang tujuannya tentu untuk melayani masyarakat. 

Di samping itu, entitas Metaverse sebagai dunia baru akan memungkinkan penggunanya untuk bekerja, bertemu, bersosialisasi hingga bermain games secara online di dunia tiga dimensi tersebut. 

Baca juga: Prospek Metaverse Cerah, Inilah Tips Memilikinya

Aset kripto bahkan kini sudah menjadi bagian sangat penting di Metaverse. Sebabnya, mata uang kripto menjadi token utilitas di dunia baru tersebut. Sementara token NET menjadi token yang diperuntukkan khusus barang koleksi virtual.

Apa Itu Metaverse

Pada ulasan sebelumnya, Metaverse adalah dunia komunitas virtual yang dibangun untuk saling terhubung antara satu dengan lain. Dalam komunitas virtual ini, orang dapat bertemu, bermain, bekerja bahkan bertransaksi jual beli seperti pada dunia nyata dengan bantuan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR). 

Transaksi dalam komunitas virtual ini biasanya menggunakan mata uang kripto sehingga banyak diartikan sebagai pengertian metaverse kripto.

Secara bahasa metaverse berasal dari kata ‘meta’ dan ‘verse’. Meta berarti ‘melampaui’ dan verse yang bermakna ‘alam semesta’. Secara bahasa ini, metaverse juga bisa diartikan sebagai ruang yang berisi materi yang melampaui semua hal yang terlihat pada dunia nyata. 

Baca jugaInvestasi Aset Masa Depan, 5 Koin Metaverse Indodax Ini Cocok Dipilih

Sebenarnya, konsep itu sendiri pertama kali dikenalkan pada novel Snow Crash tahun 1992 yang merupakan karya Neal Stephenson. 

Sementara itu pengertian Metaverse menurut para ahli, seperti dari penulis esai Matthew Ball memprediksi bahwa Metaverse merupakan gerbang yang membawa manusia untuk bisa merasakan berbagai pengalaman digital dan bahkan akan menjadi platform yang bisa menyerap tenaga kerja baru.

Metaverse yang Berkembang Pesat

Metaverse yang Berkembang Pesat di Dunia

Di masa yang akan depan, perkembangan metaverse akan semakin pesat dan masif. Hal tersebut dikarenakan teknologi akan semakin canggih. Dalam USA Today, ada beberapa teknologi yang dikatakan sebagai contoh dari metaverse. Berikut ini penjelasannya! 

1. Metaverse yang berkembang pesat: Meta

Meta merupakan reinkarnasi dari nama Facebook. Perusahaan ini secara gamblang ingin mengembangkan teknologi metaverse. Salah satu aplikasi metaverse yang akan hendak dikembangkan oleh perusahaan ini yaitu konsel tiga dimensi.

CEO Meta Mark Zuckerberg bahkan menyebut bahwa pengguna bisa merasakan kehadiran orang lain, berada di tempat lain, dan memiliki pengalaman berbeda yang tidak dapat dilakukan di aplikasi atau halaman web 2 dimensi. 

Meta juga sedang membuat platform ‘kantor tanpa batas’ lewat VR. Pengguna teknologi ini diketahui dapat merasakan duduk sebagai hologram di sofa, sehingga akan terasa seperti pergi ke kantor sungguhan. 

2. Microsoft

Contoh teknologi metaverse lainnya yaitu microsoft. Perusahaan teknologi software ini juga telah menggunakan hologram dan sedang terus mengembangkan aplikasi berupa mixed and extended reality (XR) dengan menggunakan Microsoft Mesh.

Perusahaan Microsoft menggabungkan dunia nyata menggunakan augmented reality dan virtual reality. Perusahaan besar ini juga sudah berencana menghadirkan realitas campuran termasuk hologram dan avatar virtual ke Microsoft Teams pada tahun ini.

3. Game Epic

Game Epic ini diketahui akan mengembangkan manusia digital fotorealistik dengan MetaHuman Creator. Teknologi tersebut dapat menjadi bagian dari cara pengguna menyesuaikan doppelganger digital di game dunia terbuka di masa akan datang.

4. Roblox

Contoh teknologi metaverse lainnya yaitu Roblox. Platform ini dibentuk pada tahun 2004 lalu dan telah menampung banyak game buatan pengguna, termasuk penawaran permainan perang seperti Bloxburg dan Brookhaven. Permainan tersebut membuat pengguna bisa membangun rumah, bekerja, dan bermain cerita tertentu.

Itulah metaverse yang berkembang saat ini. Teknologi dunia virtual tersebut saat ini menjadi primadona di dunia.

Baca juga: Memudahkan Manusia, Ini Dampak Metaverse Dalam Dunia Kerja

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Kripto Hari Ini: Aturan Baru Perdagangan Kripto, Simak! 

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Kripto hari ini mengulas seputar peraturan baru yang mengatur soal perdagangan aset kripto di Indonesia. Kementerian Perdagangan atau Kemendag melalui Badan...

Pinjol Sekarang Butuh Tanda Tangan Elektronik dan E-Materai

JAKARTA, duniafintech.com - Pinjol butuh tanda tangan elektronik dan e-materai? Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menandatangani perjanjian kerja sama dengan TékenAja! dalam penyediaan...

OJK Himbau Penggunaan Pinjol Sesuai Kebutuhan

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghimbau kepada konsumen untuk bersikap bijak dalam mengambil pinjaman melalui aplikasi digital (pinjol). Tindakan bijak tersebut dengan...

Kolaborasi Reza Arap dengan Bintang Crystal Hasilkan 33 NFT

JAKARTA, duniafintech.com - Bintang Crystal berkolaborasi dengan komunitas Non Fungible Token (NFT) lokal yang didirikan oleh musisi dan kreator konten Reza Arap, Irukandji. Memasuki...

Yakin Utang Indonesia Terkecil Dengan Negara Lain? ini Jawabannya

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhur Binsar Pandjaitan baru-baru ini mengeluarkan pernyataan bahwa jumlah utang pemerintah Indonesia terkecil jika dibandingkan...
LANGUAGE