25 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

5 Cara Mengelola Dana untuk Modal Usaha dari Hasil Pinjaman Online Bunga Rendah

DuniaFintech.com – Pinjaman online bunga rendah selalu mampu menjadi bantuan yang sangat berharga baik dari segi bisnis maupun personal. Namun, mengelola pinjaman modal usaha dengan cara yang tidak benar akan berakibat fatal, karena peminjam akan terlilit hutang. Bahkan tidak jarang ada usaha yang sedang dirintis tidak bisa berkembang dan akhirnya tutup, padahal cicilan pinjamannya belum lunas. Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengelolanya dengan baik.

Hal ini akan berimbas kepada berapa pelaku usaha takut mengajukan pinjaman untuk modal usaha yang dapat meningkatkatkan performa bisnis. Mereka takut jika tidak bisa mengembalikan uang yang dipinjam dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Padahal dengan perencanaan keuangan dan pengelolaan, modal usaha yang dipinjam memiliki banyak manfaat juga. Lantas bagaimana cara mengelola modal usaha hasil pinjaman online bunga rendah? Langsung saja simak penjelasannya.

Matangkan Tujuan Meminjam Dana

Pelaku usaha atau calon pelaku usaha banyak yang gagal mengelola modal usaha hasil pinjaman online bunga rendah karena tidak tahu secara pasti mengenai tujuan meminjam. Belum tahu tujuannya, tetapi sudah berani meminjam modal usaha, bahkan dengan nominal yang sangat besar.

Pertimbangkan dengan matang apakah usaha yang akan dirintis atau yang sedang dijalankan benar-benar membutuhkan pinjaman modal usaha atau tidak. Pertimbangan ini dilakukan untuk meminimalisir beban ketika mengembalikan pinjaman beserta bunganya. Disarankan juga untuk melakukan survei mengenai besarnya cicilan yang harus dibayar dan tenornya.

Baca Juga:

Lakukan Perhitungan Secara Matang

Lakukan perhitungan secara matang, dimana calon peminjam harus merinci pembagian dana dengan jelas. Misalkan berapa dana untuk sewa tempat usaha, dana membeli perlengkapan, dana menggaji karyawan dan sebagainya. Pastikan perhitungan yang dibuat sudah benar-benar sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Rincian tersebut nantinya juga bisa digunakan untuk pengelolaan dana hasil pinjaman supaya benar-benar tepat sasaran.

Matangkan Rencana Usaha

Pastikan sudah merencanakan usaha dengan matang mulai dari peluang usaha, apa yang akan dijual, apa saja bahan yang dibutuhkan, target marketingnya seperti apa hingga tempat usaha. Cara ini harus benar-benar dilakukan karena banyak orang yang gagal saat merintis usaha dikarenakan dari awal modal usaha dari hasil pinjaman tidak tepat sasaran. Kondisi ini disebabkan usaha yang dirintis belum direncanakan secara matang dan setengah-setengah. Pada akhirnya akan membuat pengelolaan dana menjadi tidak fokus.

Bayar Cicilan Tepat Waktu

Salah satu kunci mengelola modal usaha dari hasil pinjaman adalah dengan disiplin dalam membayar cicilan setiap bulannya. Jika diperlukan tidak ada salahnya untuk membayar cicilan sebelum jatuh tempo. Supaya bisa disiplin dalam membayar cicilan sebaiknya mengontrol keuangan. Sekali menunggak, maka peminjam diharuskan untuk membayar tambahan bunga dan denda.

Perhatikan Rasio Keuangan

Pengajuan pinjaman tidak bisa langsung disetujui karena pihak yang memberi pinjaman pasti akan mengecek terlebih dahulu. Misalnya mencari tahu tentang rasio utang terhadap pendapatannya. Idealnya rasio utang yaitu 30 persen dari total pendapatan. Jika rasio utang melebihi batas, tidak direkomendasikan untuk menambah utang meski nominalnya kecil.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

OJK Dorong Pertumbuhan Teknologi Finansial Urun Dana

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran industri teknologi finansial urun dana atau securities crowdfunding (SCF) untuk meningkatkan skala bisnis pelaku UMKM di Indonesia. Pasalnya,...

Regulatory Sandbox: Strategi Jitu Tangkal Kealpaan Regulasi Fintech

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, penggunaan regulatory sandbox atau ruang uji coba terbatas bagi para perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi atau...

Kesenjangan Akses Keuangan antara Kota dan Desa, Ini Kata OJK

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengungkapkan bahwa masih tercipta gap atau kesenjangan yang cukup lebar...

Disinggung OJK, AFPI Putus Keanggotaan Penagih Utang PT ITN

Kantor milik PT Indo Tekno Nusantara (ITN) digerebek kepolisian pada Kamis, (14/10) lalu. ITN merupakan perusahaan penagih utang yang mengoperasikan 13 perusahaan pinjol, di...

Tentang Waktu dan Petunjuk Cara Ikut Lelang Pegadaian

Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara dilelang kepada khalayak masyarakat. Mengingat debitur tidak sanggup melunasi pinjamannya, Pegadaian pun berhak untuk...
LANGUAGE