25.8 C
Jakarta
Kamis, 6 Oktober, 2022

Ngeri! Pemegang Saham Wanaartha Life Raup Keuntungan Rp850 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com – Pemegang saham Wanaartha Life diduga meraup keuntungan yang mencapai Rp850 miliar, hasil dari penggelapan premi nasabah. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, Badan Reserse dan Kriminal, menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan data pemegang polis PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life).

Baca juga: Siapa Pemilik Wanaartha Life yang Tengah Viral? Simak ini Ya

Dari tujuh orang tersangka, dua diantaranya merupakan pemilik PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) yaitu Evelina Larasati Fadil dan Manfred Armin Pietruschka sebagai tersangka.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri mengatakan, MA (Manfred Armin Pietruschka) selaku pemegang saham PT Fadent Consolidated Companies (PT FCC) diduga menikmati keuntungan sebesar Rp850 miliar dari kasus ini. Seperti telah diberitakan, PT Fadent Consolidated Companies (PT FCC) merupakan pemegang saham pengendali perusahaan asuransi Wanaartha Life.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah menjelaskan, jumlah keuntungan tersebut masih terus bertambah dengan fakta-fakta yang terus ditelusuri. “Deviden yang diterima oleh PT FCC meningkat secara bertahap mulai dari tahun 2012 seiring dengan bertambahnya pengurangan data polis yang dilakukan oleh MA (Manfred Armin Pietruschka) dan kawan-kawan,” kata dia.

Baca juga: Disorot DPR, Komisioner OJK Diminta Selesaikan Permasalahan Industri Asuransi

Lebih rinci, pada akhir tahun 2019 premi yang seharusnya tertera pada laporan keuangan PT AJAW (Wanaartha Life) adalah sekitar Rp13 triliun dengan jumlah polis sekitar 28.000. Namun demikian, fakta yang tertuang pada laporan keuangan hanya sebesar Rp3 triliun pada tahun 2019 dan Rp7,5 triliun pada tahun 2018. Hal tersebut mengakibatkan deviden yang harus diberikan PT AJAW (Wanaartha Life) kepada PT FCC meningkat secara signifikan mencapai sekitar Rp450 miliar.

Tak hanya itu, MA (Manfred Armin Pietruschka), EL (Evelina Larasati Fadil) dan RF (Rezananta Fadil Pietruschka) ditemukan menggunakan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi seperti untuk entertainment, perjalanan, hotel dan lain-lain mencapai total sekitar Rp200 miliar. Selanjutnya, Nurul bilang, MA (Manfred Armin Pietruschka) menggunakan namanya sendiri dan PT FCC untuk melakukan transaksi saham dengan PT AJAW (Wanaartha Life).

Salah satu saham dari 16 saham yang ditransaksikan tersebut memiliki kode BEKS dengan nilai total transaksi sekitar Rp1,4 triliun. Dalam transaksi saham BEKS yang terjadi antara PT AJAW dengan MA (Manfred Armin Pietruschka) dan PT FCC tersebut mengakibatkan PT AJAW (Wanaartha Life) menderita kerugian senilai Rp196 miliar yang menjadi keuntungan baik MA (Manfred Armin Pietruschka) maupun PT FCC.

Sebagai informasi, Dittipideksus Bareskrim Polri menetapkan tujuh orang yang merupakan pemilik dan petinggi PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan di perusahaan asuransi Wanaartha Life. Wanaartha Life sendiri dinyatakan gagal bayar atau tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada nasabahnya sejak tahun 2020.

Baca juga: Cara Memilih Polis Asuransi yang Tepat, Ikuti Tips ini Ya!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Online Terbaik – Tips Jaga Diri Kala Pancaroba Datang

JAKARTA, duniafintech.com - Asuransi online terbaik menjadi salah satu solusi memproteksi diri kala musim pancaroba datang kerap membawa penyakit. Perubahan cuaca dan suhu udara di...

Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM jadi Fokus Pemerintah

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM, jadi fokus pemerintah untuk memacu peningkatan produktivitasnya. Bank Indonesia menyampaikan dalam acara perhelatan internasional Presidensi G20,...

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA dan BRI, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, Rabu (5/10/2022), menurut kurs yang tersedia, menguat pada level Rp 15.248 di perdagangan pasar spot. Adapun rupiah...

Pertumbuhan Investor Pasar Modal Asal Sumatera Utara Meningkat 30,41 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Pertumbuhan investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai  memiliki potensi. Terbukti, investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara...

Berita Bitcoin Hari Ini: Wuih, Bitcoin Kembali ke US$20.000!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini datang dengan kabar menggembirakan. Pasalnya, Bitcoin kembali menyentuh level US$20.000. Sebagai informasi, harga mayoritas kripto utama kembali pada...
LANGUAGE