34.5 C
Jakarta
Sabtu, 1 Oktober, 2022

Janji OJK Selesaikan Kasus Asurasi Wanaartha dan Jiwasraya

JAKARTA, duniafintech.comOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan penguatan dan penyelesaian perusahaan bermasalah merupakan salah satu fokus utama di bidang Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Baca juga: Pinjol Bunga Rendah Terbaik 2022 OJK, Ini 10 Pilihannya

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono menjelaskan penguatan dan penyelesaian perusahaan bermasalah di IKNB diharapkan dapat meningkatkan perlindungan konsumen dan semakin memperkuat IKNB yang lebih sehat.

Dia menambahkan pihaknya mendorong pengurus dan pemegang saham Lembaga Jasa Keuangan Non Bank (LJKNB) bermasalah untuk mempercepat penyelesaian. Dia mencontohkan permasalahan perusahaan seperti Asuransi Jiwa Bersama, Wanaartha Life, Kresna Life dan Jiwasraya.

“Terhadap perusahaan yang tidak dapat mengatasi permasalahannya akan dilakukan tindakan pengawasan secara tegas sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” kata Ogi.

Baca juga: Inilah Daftar Pinjol Resmi OJK Terbaru per Agustus 2022

Selain itu, dia mengatakan dalam jangka pendek OJK akan melakukan penguatan pengawasan dengan menindaklanjtui pengaduan nasabah produk asuransi serta mendorong perbaikan dalam hal pemasaran dan pengelolaan Produk Asuran Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) oleh perusahaan asuransi sehingga sejalan dengan SEOJK PAYDI (SEOJK 5/2022).

“OJK menyempurnakan pengaturan terkait Layanan Pendanaan Bersama Teknologi Informasi (LPBBTI) melalui POJK LPBBTI (POJK 10/2022)” kata Ogi.

Untuk jangka menengah dan panjang, Ogi menjelaskan pihaknya fokus pada penyusunan roadmap sektor asuransi pembiayaan dan Lembaga Keuangan Mikro serta penguatan tata kelola IKNB dan optimalisasi peran organisasi profesi penunjang dan asosiasi industri dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku industri.

Dia mengungkapkan OJK juga mendorong kesiapan pelaku industri asuransi untuk menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan international standard and best practices antara lain penerapan PSAK74 tentang Kontak Asuransi. Dia memastikan pihaknya akan menuntaskan proses reformasi sektor IKNB yang bertujuan agar IKNB dapat tumbuh berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

“Dengan dukungan permodalan yang memadai, sumber daya manusia yang qualified dengan penerapan tata kelola yang baik dan manajemen resiko yang efektif,” kata Ogi.

Baca jugaBerita Fintech Indonesia: OJK Panen Laporan Perilaku Kasar Debt Collector

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Bayar Akulaku via Mandiri Online serta Persyaratannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Akulaku via Mandiri Online berikut persyaratannya perlu diketahui oleh para pengguna layanan ini. Seperti diketahui pula, hadirnya aplikasi kredit online...

Asuransi Kecelakaan Kerja: Manfaat hingga Rekomendasi Produk

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kecelakaan kerja adalah bentuk proteksi yang sangat diperlukan oleh seorang pekerja atau karyawan. Asuransi sendiri adalah bentuk perlindungan yang penting bagi...

AIA Call Center, Email, hingga Alamat Kantornya

JAKARTA, duniafintech.com – AIA Call Center adalah salah satu cara termudah untuk bisa menghubungi atau mencari tahu soal beragam layanan AIA. Adapun layanan yang dimaksud...

Menteri Erick Dorong Perempuan dan Generasi Muda Duduki Jabatan Direksi BUMN

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong transformasi perusahaan BUMN dengan mendukung keterwakilan perempuan di jajaran direksi dan pemimpin dari generasi...

Kinerja Positif Kementerian BUMN Tercapai di Tahun 2021

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan pencapaian kinerja berada dalam posisi positif ditengah situasi pandemi global di tahun 2021. Hal...
LANGUAGE