27.2 C
Jakarta
Kamis, 26 Mei, 2022

OK Bank dan Indodana Jalin Kolaborasi Lewat Paylater

JAKARTA, duniafintech.com – Fintech pendanaan bersama PT Artha Dana Teknologi atau Indodana dan PT Bank Oke Indonesia Tbk (OK Bank) resmi berkolaborasi dalam skema channeling untuk pengembangan bisnis Indodana paylater di Indonesia. 

Direktur Indodana Jerry Anson mengatakan, kolaborasi baik yang terjalin antara fintech Indodana dengan perbankan ini memperkuat misi dan komitmen perusahaan dalam upaya mempercepat tercapainya inklusi keuangan ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Kami akan menggunakan fasilitas pendanaan ini untuk memperkuat dan memperluas akses penyaluran layanan Indodana paylater untuk semakin meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” katanya dalam keterangan pers, Senin (17/1).

Jerry pun mengungkapkan bahwa pihaknya merasa senang mendapat kepercayaan dan dukungan dari OK Bank untuk mengembangkan produk paylater mereka di Indonesia.

Dia bilang, Indodana berkomitmen untuk terus berinovasi dalam membangun solusi pembayaran digital yang memudahkan masyarakat untuk mengakses pinjaman dengan cepat, aman dan nyaman melalui pemanfaatan teknologi dan big data.

Sementara itu, CEO OK Bank Park Young Man juga mengatakan bahwa kerjasama yang terjalin antara Indodana dan OK Bank ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Indonesia, utamanya usai terdampak pandemi Covid-19.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas penyaluran fasilitas pendanaan bagi masyarakat Indonesia, sekaligus juga dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Adapun, OK Bank merupakan hasil merger antara Bank Oke Indonesia dan Bank Dinar pada tahun 2019 dan merupakan Bank Korea yang berfokus pada sektor ritel dan channeling di Indonesia

Sedangkan, Indodana PayLater adalah solusi pembayaran digital buy now pay later (BNPL) yang telah terdaftar dan memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Melalui aplikasi Indodana, pengguna dapat memperoleh limit Paylater hingga 25 juta rupiah yang dapat digunakan untuk belanja secara online dan offline di lebih dari 62 kota dan 35 provinsi di Indonesia.

Indodana PayLater kini dapat digunakan untuk bertransaksi secara online dan offline. Untuk belanja online, mitra Indodana termasuk e-commerce terkemuka di Indonesia seperti Tokopedia, Blibli, Tiket.com, Mitra Bukalapak, Elevenia, dan iStyle. 

Untuk offline, tercatat sudah ada lebih dari 1.000 merchants dan gerai yang telah menjadi mitra Indodana seperti Hypermart, Courts, Erafone, Hush Puppies, Puma, Polytron, Kalbe, Atria, dan Hartono Elektronik.

Menurut Jerry sepanjang 2021, pihaknya telah membantu masyarakat Indonesia untuk mendapatkan kemudahan akses pembiayaan digital yang cepat dan aman. Indodana telah memproses transaksi lebih dari Rp 2 triliun dan aplikasi Indodana telah di download lebih dari 6 juta kali. 

“Kami harap tahun ini semakin banyak masyarakat bisa menikmati kemudahan bertransaksi menggunakan Indodana PayLater sebagai opsi pembayaran yang memberikan kemudahan dan kepuasan saat belanja online maupun offline,” tuturnya.

Penulis: Nanda Aria

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Jadi UMKM Binaan Pertamina, Berpeluang Dapat Pinjaman hingga Rp 250 Juta

JAKARTA, duniafintech.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmen mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM.  Pelaku usaha kecil yang masih kebingungan mendapatkan modal...

Bujuk Elon Musk, Luhut Sodorkan Kawasan Industri Hijau Kaltara Buat Investasi Tesla

JAKARTA, duniafintech.com - Tesla bakal segera masuk ke ekosistem kendaraan dan baterai listrik Indonesia. Negosiasi investasi dari perusahaan milik miliarder Elon Musk itu dipimpin...

Waspada! Perusahaan Jual Beli Kripto Ini Ilegal, Binance Juga Tak Berizin 

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat mesti waspada, terbaru, ada perusahaan jual beli Kripto di Indonesia yang ilegal alias tak berizin.  Investasi uang kripto saat ini menjadi...

Kasusnya Diusut, Polisi Sebut Ada Karyawan Terraform yang Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

JAKARTA, duniafintech.com - Unit Investigasi Kejahatan Dunia Maya Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengumumkan pada Senin, bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan penggelapan oleh...

Nilai Kripto Sedang Lesu, Ukraina Putar Otak Cari Dana Perang

JAKARTA, duniafintech.com - Ukraina berencana terus memanfaatkan investor kripto untuk membantu mengumpulkan dana. Meskipun kondisi anjloknya mata uang virtual ini sempat mengganggu upaya penggalangan...
LANGUAGE