25.2 C
Jakarta
Jumat, 14 Agustus, 2020

OLX Akuisisi 10% Saham Carousell?

duniafintech.com – Perusahaan jual beli barang dan jasa secara daring, OLX Group baru saja mengumumkan investasi senilai US$ 56 juta (sekitar Rp 784 miliar, asumsi kurs Rp 14.000/US$) ke perusahaan e-commerce Carousell. Atas suntikan modal tersebut, OLX Group resmi memiliki 10% saham Carousell.

Baca juga : Binance Bermitra dengan Perusahaan Blockchain Analytics untuk Meningkatkan AML

Sekilas mengenai OLX, OLX merupakan bagian dari Naspers Group, sebuah perusahaan produk dan teknologi global yang mengoperasikan jaringan platform jual/beli terkemuka, di lebih dari 40 negara. Naspers Group menghadirkan produk dengan fitur yang user-centric seperti Letgo, Avito, dan Dubizzle.

Sebagai situs iklan baris online terbesar di Indonesia, OLX juga menghubungkan kebutuhan pengguna untuk melakukan jual/beli di kategori lain seperti seperti gadget, elektronik, properti, barang rumah tangga, fashion, olahraga & hobi.

Di Indonesia, OLX memiliki slogan “Cara Tepat Jual Cepat”.

Platform yang sebelumnya bernama tokobagus.com dan berniaga.com ini akan melakukan merger dengan bisnis Carousell di Filipina. Kedua perusahaan berharap dengan dilakukannya merger, maka warga Filipina dapat membeli dan menjual secara online dengan lebih mudah dan fleksibel.

Baca juga : Yuk, Mengenal Bitcoin Wallet Bagi Para Trader Pemula

Berdasarkan keterangan resmi dari Co-founder dan CEO Carousell, Quek Siu Rui mengatakan bahwa investasi OLX Group akan memungkinkan Caraousell untuk meningkatkan dominasi Carousell di Asia Tenggara dan meningkatkan langkah inovasi perusahaan tesebut.

Perusahaan tersebut pun dikatakan akan terus memperdalam keahlian kami dalam teknologi dan AI untuk memberikan nilai, kepercayaan, dan kenyamanan yang lebih besar kepada pengguna Carousell.

Dengan adanya kesepakatan di Filipina, menurutnya  akan ada lebih banyak manfaat bagi penjual dan pembeli di pasar yang semarak, dan menciptakan lebih banyak kemungkinan bagi masyarakat.

Carousell merupakan marketplace paling cepat berkembang di Asia dan sudah 13 tahun merambah pasar Filipina.
Merger dan migrasi kedua perusahaan diharapkan selesai sepenuhnya pada paruh kedua tahun 2019.

Baca juga : Fitur Rute Dari Grab, Hadirkan Kemudahan Diperjalanan

Mengutip rilis resminya, General Manager OLX Filipina Raffy Montemayor akan bertanggung jawab dalam mengelola operasi Carousell di pasar. Ia juga akan mengarahkan migrasi pelanggannya ke platform baru.

“Kami menantikan untuk belajar dari mereka dan berbagi pengalaman kami sendiri dalam beroperasi di pasar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi di lima benua. Bersama-sama, kami percaya kami dapat menawarkan pengalaman iklan baris (classified) terbaik ke pasar lokal,” kata Martin Scheepbouwer, CEO OLX Group.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

IBM Rencana Kenalkan Manfaat DeFi Kepada Bank

DuniaFintech.com - Salah satu korporasi teknologi dan piranti lunak terbesar di dunia, International Business Machines (IBM) berencana untuk mengenalkan sistem desentralisasi keuangan,...

Ini Dia Industri yang Berpotensi Tumbuh Lewat Digitalisasi

DuniaFintech.com - Hantaman pandemi COVID-19 membuat setiap pelaku industri harus melakukan perubahan dalam mengelolanya. Terbatasnya aktivitas di masa pandemi, mau tidak mau...

Fintech Ilegal 2020, Berikut Daftar Perusahaannya

DuniaFintech.com - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan kembali fintech ilegal dari segmen peer to peer (P2P) lending sebanyak 105...

Peluang Usaha dengan Bisnis Untung 200 Ribu per Hari, Ini Pilihannya

DuniaFintech.com - bisnis untung 200 ribu per hari kini bisa didapatkan dengan mudah. Kebanyakan orang saat akan memulai bisnis langsung memiliki keinginan...

Aplikasi Pencegah Penyebaran Covid-19 Ini Bantu Tingkatkan Produktivitas Anda Hadapi New Normal

DuniaFintech.com - Setelah beberapa waktu lalu sukses dengan fitur yang membantu perusahaan untuk memonitor karyawannya tetap efektif selama bekerja di rumah...
LANGUAGE