25.6 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Peluncuran Solubis: Platform Konsultasi dan Marketplace Bahan Baku Pertama di Indonesia, Optimis Membantu Percepatan Pemerataan Ekonomi

JAKARTA, duniafintech.com – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga manufaktur berskala nasional kini semakin dimudahkan dengan hadirnya Solubis. Platform B2B inklusif pertama di Indonesia ini, sudah resmi diluncurkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Siu Min, CEO PT Solubis Sukses Gemilang (Solubis) pada acara Grand Launching pada Senin (4 April 2022) yang dihadiri seluruh stakeholder, wakil dari pemerintah dan beragam pelaku bisnis.

“Kami melihat banyaknya masalah yang dimiliki oleh UMKM di Indonesia, seperti: minimnya modal, kurangnya pengetahuan tentang cara mengembangkan usaha, kurang ada inovasi produk, kurang memahami pemasaran digital, akses yang cukup sulit terhadap bahan baku yang berkualitas, mahalnya harga bahan baku saat sampai ke tangan pelaku UMKM,” ungkap Siu Min.

“Semua problem UMKM ini dapat diatasi dengan satu platform Solubis,” lanjutnya.

Solusi yang ditawarkan antara lain tempo pembayaran yang panjang, para ahli yang siap mengedukasi masyarakat dalam memahami bahan baku, inovasi dan pengembangan bisnis sehingga dapat menghasilkan produk yang bernilai lebih.

Para pelaku UMKM juga akan mendapatkan harga bahan baku yang kompetitif, karena diberikan akses secara transparan melalui fitur chat langsung dengan para supplier bahan baku yang berkualitas, dan bukan mendapatkan bahan baku dari tangan kesekian, yang mungkin saja harganya sudah di mark up.

Saat ini Solubis sudah bekerjasama dengan tenaga ahli dari berbagai bidang, yang akan memberikan konsultasi pada pelaku usaha. Disamping itu, tidak hanya orang dengan latar belakang di bidang penjualan, siapapun bisa bergabung sebagai Mitra Penjualan dan mendapat income tak terbatas.

Solubis meluncurkan platform e-consulting dan marketplace pertama di Indonesia yang membidangi bahan baku industri. Launching ini digelar pada hari Senin, 4 April 2022.

“Solubis sudah satu tahun berjalan dan sudah menggandeng banyak mitra. Solubis merencanakan, mengembangkan, dan mengeksekusi bersama ide yang dapat membantu para pelaku usaha untuk memulai ataupun mengembangkan bisnisnya” jelas Siu Min.

Dia mengatakan, acara tersebut bukan hanya sebagai seremonial biasa yang memperingati peluncuran pertama aplikasi Solubis.

Tapi juga sebagai tanda lahirnya revolusi dalam industri bahan baku dan dimulainya kesetaraan akses dalam berbisnis yang terbuka lebar bagi seluruh pelaku bisnis maupun masyarakat yang ingin memulai dan mengembangkan bisnis.

“Karena Solubis percaya, Everyone can be an entrepreneur,” sambungnya.

Melalui ekosistem bisnis yang sudah dikembangkan Platform B2B inklusif itu selama ini, diharapkan mampu menjangkau seluruh industri dan/atau usaha mikro, kecil, dan menengah, (IMKM/UMKM) di Indonesia.

“Harapannya, melalui Solubis, semakin banyak masyarakat dimanapun mereka berada yang tertarik untuk menjadi pengusaha dan berbisnis dengan mudah, sehingga dapat bersama mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia menuju kesejahteraan nasional,” tutup Siu Min.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE