26.2 C
Jakarta
Kamis, 25 Juli, 2024

Dongkrak Transaksi, Pemain Dompet Digital Terapkan Strategi Perluas Pangsa Pasar

JAKARTA, duniafintech.com – Untuk mendongkrak transaksi pada tahun 2022 ini, para pemain dompet digital atau e-wallet mulai menerapkan strategi memperluas pangsa pasar.

Seperti diketahui, bisnis e-wallet sendiri semakin naik di tengah pandemi. Namun, peta persaingan pemain dompet digital tanah air juga semakin ketat ketika transaksi digital menjadi pilihan utama masyarakat sekarang ini.

Lantas, siapa saja pemain dompet digital yang menerapkan strategi tersebut?

  1. DANA

Terkait perluasan pangsa pasar itu, dompet digital DANA diketahui kini telah hadir di beberapa e-commerce, misalnya Bukalapak dan Lazada.

Platform terbuka DANA pun memberikan peluang integrasi yang lebih mudah untuk beragam jenis bisnis di berbagai skala. Kabarnya, DANA juga bakal diakuisisi oleh emiten telekomunikasi grup Sinarmas, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). 

Meski begitu, VP of Corporate Communications DANA, Putri Dianita, masih enggan buka suara mengenai rencana kemitraan ini.

“Kami tidak mengomentari rumor yang beredar di pasar,” katanya, seperti dikutip dari Kontan.co.id, Minggu (6/2/2022).

Baca Juga:

Menurut pihak DANA, mereka akan tetap fokus untuk mengembangkan teknologi yang bakal menjembatani masyarakat Indonesia ke arah transformasi keuangan digital yang kian inklusif di tanah air.

Kabarnya, FREN memang telah melakukan kerja sama strategis dengan DANA, yang dengan sistem itu, aplikasi DANA bakal terhubung langsung dengan aplikasi mySF sehingga memudahkan pengguna bertransaksi atau membeli produk Smartfren.

“Ke depan, DANA berkomitmen melakukan sinergi dengan beragam ekosistem dan para pemangku kepentingan,” ujar Putri.

Melalui kolaborasi dan sinergi pelaku industri serta para pemangku kepentingan, sambungnya, masyarakat bakal semakin banyak memperoleh pengalaman bertransaksi digital yang aman dan nyaman.

Hal itu tentu saja positif guna meningkatkan kepercayaan ekosistem terhadap efektivitas teknologi finansial. DANA sendiri memang terus menorehkan pertumbuhan positif sepanjang tahun lalu. Hingga akhir Januari 2022, DANA pun berhasil menjangkau lebih dari 98 juta pengguna, diikuti dengan kenaikan rata-rata jumlah transaksi harian dari 5 juta setiap harinya menjadi 7 juta transaksi.

“Pertumbuhan positif ini ikut mengindikasikan makin melekatnya dompet digital sebagai solusi pemenuhan kebutuhan sehari-hari, gaya hidup, hingga hiburan masyarakat,” paparnya.

  1. OVO

OVO, yang kepemilikan saham mayoritasnya sebanyak 90% dibeli Grab dari Tokopedia dan Lippo Group pada akhir tahun lalu, juga menerapkan strategi dalam merebut pangsa pasar ini. Sejauh ini, OVO memang mengadopsi strategi ekosistem terbuka sehingga membuat perusahaan berkolaborasi dengan lini industri mana pun untuk memperluas penggunanya. 

Oleh sebab itu, kendati OVO saat ini tidak menduduki tempat yang eksklusif di Tokopedia, kolaborasi-kolaborasi lain dari OVO dengan beberapa e-commerce yang selama ini sudah terbangun dianggap masih bisa menumbuhkan transaksinya.

Adapun OVO sendiri merupakan salah satu ekosistem digital terbuka yang besar di tanah air, dengan banyak menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan, termasuk Grab, Blibli, Lazada, Zalora, Tokopedia, serta Bukalapak.

Menurut Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit, dengan mengadopsi prinsip ekosistem terbuka, pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh pihak, menjadikan kolaborasi sebagai kunci untuk tercapainya win-win solution yang menguntungkan masyarakat serta mitra yang digandeng.

“Melalui kolaborasi yang terjalin, OVO pun dapat diterima secara nasional baik untuk transaksi online maupun offline sehingga menjadi solusi yang praktis, mudah, dan nyaman dalam mendukung kegiatan sehari-sehari,” jelasnya.

  1. GoPay

Adapun dompet digital GoPay kini tengah fokus mengembangkan ekosistem barunya, yakni GoTo Financial.

Terlebih lagi, Tokopedia yang sekarang ini sudah mulai fokus terhadap pengembangan GoPay usai melepaskan saham OVO.

“Transaksi ini memberi kesempatan bagi kami untuk fokus memperdalam strategi GoPay dalam memimpin pasar yang akan memperluas dan memperkuat ekosistem GoTo Finansial,” kata Corporate Affairs GoTo, Nila Marita.

 

 

 

Penulis: Kontributor / Boy Riza Utama

Editor: Anju Mahendra

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU