27.2 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Pemerintah Malaysia Tidak Berencana Terbitkan Larangan Jual Beli Bitcoin

duniafintech.com – Pemerintah Indonesia bisa jadi sedang bimbang memutuskan untuk mengeluarkan regulasi terhadap mata uang virtual, namun pemerintah Malaysia tampaknya baru saja mengambil langkah tegas. Melalui wakil menteri keuangan, Malaysia mengklarifikasi bahwa mereka sama sekali tidak melarang penggunaan Bitcoin dan mata uang digital lainnya.

Media lokal melaporkan bahwa Datuk Seri Johari Abdul Ghani selaku wakil menteri keuangan Malaysia mengatakan bahwa negaranya sampai saat ini tidak akan memberi cap ilegal terhadap peredaran cryptocurrency. Saat ini beberapa regulasi terkait penggunaannya sedang dalam tahap diskusi.

Baca juga

Inovasi keuangan tidak hanya akan meningkatkan produktivitas kegiatan ekonomi, tapi juga membuat intermediasi keuangan lebih mulus,” kata Johari kepada The Malaysian Reserve, selanjutnya ia menambahkan, “Ini sangat relevan dengan inovasi terkini seperti Bitcoin.”

Berbeda dengan pendapat beberapa negara yang menentang Bitcoin, komentar Johari ini menunjukkan seberapa besar keberpihakan pemerintah Malaysia terhadap mata uang virtual ini. Ia berharap keberadaan cryptocurrency akan membawa keuntungan ekonomi bagi Malaysia. Ia juga berharap semua orang bisa mengambil manfaat dari teknologi ini sembari meminimalkan risiko yang mungkin timbul terhadap konsumennya.

Baca juga 

Sementara ini Bank Negara Malaysia (BNM) belum memiliki aturan khusus terkait perdagangan kripto. Pihak berwenang sedang mengumpulkan informasi untuk membuat keputusan terbaik untuk melindungi masyarakat dari segala risiko yang mungkin muncul.

Pemerintah menyadari sepenuhnya kebutuhan untuk menyeimbangkan antara kepentingan publik dan integritas sistem keuangan,” Johari melanjutkan, “serupa dengan skema investasi keuangan manapun, ada kebutuhan untuk memiliki peraturan dan pengawasan yang tepat untuk bagaimana mengatasi segala risiko yang ada di dalamnya.

Baca juga

Johari lebih lanjut menyatakan bahwa BNM akan bekerja untuk memastikan bahwa pertukaran mata uang digital akan melaporkan transaksi yang mencurigakan dan mematuhi persyaratan Know-Your-Customer.

Penekanan menyeluruh Johari adalah bahwa semua inovasi FinTech, seperti cryptocurrency dan dompet elektronik, harus disertakan dalam peta perkembangan digitalisasi Malaysia.

picture : pixabay.com

-Dita Safitri-

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE