26.1 C
Jakarta
Jumat, 10 Juli, 2020

Pemerintah Malaysia Tidak Berencana Terbitkan Larangan Jual Beli Bitcoin

duniafintech.com – Pemerintah Indonesia bisa jadi sedang bimbang memutuskan untuk mengeluarkan regulasi terhadap mata uang virtual, namun pemerintah Malaysia tampaknya baru saja mengambil langkah tegas. Melalui wakil menteri keuangan, Malaysia mengklarifikasi bahwa mereka sama sekali tidak melarang penggunaan Bitcoin dan mata uang digital lainnya.

Media lokal melaporkan bahwa Datuk Seri Johari Abdul Ghani selaku wakil menteri keuangan Malaysia mengatakan bahwa negaranya sampai saat ini tidak akan memberi cap ilegal terhadap peredaran cryptocurrency. Saat ini beberapa regulasi terkait penggunaannya sedang dalam tahap diskusi.

Baca juga

Inovasi keuangan tidak hanya akan meningkatkan produktivitas kegiatan ekonomi, tapi juga membuat intermediasi keuangan lebih mulus,” kata Johari kepada The Malaysian Reserve, selanjutnya ia menambahkan, “Ini sangat relevan dengan inovasi terkini seperti Bitcoin.”

Berbeda dengan pendapat beberapa negara yang menentang Bitcoin, komentar Johari ini menunjukkan seberapa besar keberpihakan pemerintah Malaysia terhadap mata uang virtual ini. Ia berharap keberadaan cryptocurrency akan membawa keuntungan ekonomi bagi Malaysia. Ia juga berharap semua orang bisa mengambil manfaat dari teknologi ini sembari meminimalkan risiko yang mungkin timbul terhadap konsumennya.

Baca juga 

Sementara ini Bank Negara Malaysia (BNM) belum memiliki aturan khusus terkait perdagangan kripto. Pihak berwenang sedang mengumpulkan informasi untuk membuat keputusan terbaik untuk melindungi masyarakat dari segala risiko yang mungkin muncul.

Pemerintah menyadari sepenuhnya kebutuhan untuk menyeimbangkan antara kepentingan publik dan integritas sistem keuangan,” Johari melanjutkan, “serupa dengan skema investasi keuangan manapun, ada kebutuhan untuk memiliki peraturan dan pengawasan yang tepat untuk bagaimana mengatasi segala risiko yang ada di dalamnya.

Baca juga

Johari lebih lanjut menyatakan bahwa BNM akan bekerja untuk memastikan bahwa pertukaran mata uang digital akan melaporkan transaksi yang mencurigakan dan mematuhi persyaratan Know-Your-Customer.

Penekanan menyeluruh Johari adalah bahwa semua inovasi FinTech, seperti cryptocurrency dan dompet elektronik, harus disertakan dalam peta perkembangan digitalisasi Malaysia.

picture : pixabay.com

-Dita Safitri-

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

PNM Mekaar Berbasis Digital Luncur, Mudahkan Pencairan Pembiayaan Nasabah

DuniaFintech.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM berkolaborasi dengan LinkAja meluncurkan pilot project PNM Mekaar berbasis digital di Pasar Minggu,...

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mencapai Masa Pensiun

DuniaFintech.com - Mencapai masa pensiun kadang terasa melegakan karena mengucapkan selamat tinggal kepada pekerjaan menumpuk, di sisi lain juga menjadi beban bagi...

Layanan TokoCabang di Tokopedia Bantu Pengusaha di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - E-commerce Tokopedia mengungkapkan adanya peningkatan pemanfaatan fitur TokoCabang, sebuah layanan untuk ketersediaan pasokan hingga pemenuhan permintaan selama masa pandemi COVID-19....

Mau Dapat Beasiswa? Kunjungi Beberapa Situs Ini

DuniaFintech.com - Siapa yang tidak mau dapat beasiswa? Rasanya, hampir setiap orang punya impian untuk meneruskan studi ke jenjang lebih tinggi, bukan?...

Pandemi Covid-19 Jadi Ajang Menuju Reformasi Memanfaatkan Teknologi

DuniaFintech.com - Pemerintah memandang masa krisis yang terjadi hingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan reformasi memanfaatkan teknologi. Inilah hikmah...
LANGUAGE