27.9 C
Jakarta
Rabu, 24 Juli, 2024

Selain OVO, Pengguna Dompet Digital OY! naik Signifikan Selama Pandemi

DuniaFintech.com – Pada waktu lalu, Presiden Direktur OVO mengklaim jumlah penggunanya setara dengan perbankan. Selain itu, selama pandemi ini pengguna dompet digital OY! naik signifikan. Hal ini membuktikan bahwa perkembangan ekonomi digital telah berkembang pesat di Indonesia. Oleh karenanya, pemerintah tinggal memanfaatkan ekosistem digital sebagai upaya dalam mendorong UMKM.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menjelaskan instrumen uang elektronik mengalami pertumbuhan yang signifikan. Ia mencatat, sejak tahun 2017-2019 pertumbuhan di OVO mencapai 600%. Menariknya, instrumen keuangan di ranah fintech lebih mendominasi jika dibandingkan dengan perbankan.

Karena pencapaian tersebut, Karaniya mengucapkan platform digital seperti OVO sepenuhnya dapat mendukung kinerja UMKM. Apalagi, saat ini pihaknya telah mencatat sebanyak 550.000 merchant UMKM telah tergabung ke dalam OVO.

“OVO juga mencatat terjadi pertumbuhan yang signifikan pada pengguna. Saat ini pengguna OVO setara dengan perbankan, bahkan lebih tinggi daripada beberapa bank. Sehingga, pemerintah maupun regulator bisa memanfaatkan industri fintech untuk mendorong UMKM, karena ini merupakan peluang. Sedangkan dari OVO, kami telah melakukan berbagai upaya membantu UMKM, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi,” ujar Karaniya.

Baca Juga:

Disisi lain, pengguna dompet digital OY! naik signifikan di tengah pandemi ini. OY mencatat rata-rata persentase peningkatan bulan per bulan hampir 30% pada semester I 2020. peningkatan itu disebabkan oleh kebiasaan masyarakat yang telah beralih ke ranah digital. Kenaikan secara signifikan terjadi di fitur transfer bank, top up e-money dan e-wallet, pembelian voucher game, hingga donasi.

Head of Marketing OY! Sarah Azzahra Rilyadi mengatakan, “berdasarkan catatan internal pengguna OY! turut mengalami kenaikan. Jumlah pengguna naik 60% jika dibandingkan dengan sebelum adanya pandemi.”

Melihat pertumbuhan tersebut, Sarah meyakini ke depan transaksi non tunai akan tumbuh sejalan dengan tren yang positif. Apalagi, masyarakat telah teredukasi untuk menjadi smart spender khususnya di situasi saat ini yang mengharuskan masyarakat untuk mencari platform bebas biaya dalam melakukan transaksi sehari-hari.

Peran bertumbuhnya pengguna dompet digital OY! naik signifikan ini tak lepas dari para generasi milenial. Oleh sebab itu, OY! menyasar junior dan senior millenial di kota-kota besar yang terbiasa dengan penggunaan smartphone juga mobile banking, namun hendak hidup sebagai smart spender. Sehingga, pengembangan fitur produk dan marketing OY! akan selalu bergerak mengikuti kebutuhan target market.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU