27 C
Jakarta
Rabu, 18 Mei, 2022

Pengungkapan Harta Tax Amnesty Jilid II sudah Mencapai Rp2 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com – Pengungkapan harta pada Tax Amnesty Jilid II atau Program Pengungkapan Sukarela (PPS) oleh para wajib pajak (WP) sudah mencapai Rp2 triliun dalam dua pekan pelaksanaannya.

Kini, pengungkapan harta di PPS itu telah menembus angka Rp2,33 triliun. Adapun jumlahnya kini bertambah dari Rp778,13 miliar pada pekan lalu. Menurut data per 13 Januari 2022 kemarin, harta itu diungkap oleh sebanyak 3.737 WP dengan 4.015 surat keterangan. 

Dilangsir dari Kompas.com, Jumat (14/1/2022), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan bahwa pemerintah telah memperoleh tambahan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp272,14 miliar. 

“Pelaporan PPS dilakukan secara online melalui akun wajib pajak di situs https://djponline.pajak.go.id/account/login dalam jangka waktu 24 jam sehari dan 7 hari seminggu dengan standar WIB,” tulis DJP pada laman resmi pajak.go.id/pps.

Jika dirinci, deklarasi harta dalam negeri dan repatriasi oleh wajib pajak sudah mencapai angka Rp1,76 triliun atau bertambah dari nilai Rp665,87 miliar pada pekan lalu. Di sisi lain, deklarasi harta luar negeri menembus Rp431,82 miliar.

Sementara itu, harta yang diinvestasikan ke dalam Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp141 miliar atau bertambah dari Rp43,52 miliar dalam sepekan terakhir.

Dua kebijakan dalam PPS

Mengacu pada dua kebijakan dalam PPS, diketahui bahwa harta yang diinvestasi dalam SBN atau hilirisasi SDA/energi terbarukan memperoleh tarif terendah. Terdapat ketentuan yang diatur, yaitu investasi SBN dilakukan di pasar perdana dengan mekanisme private placement lewat Dealer Utama dengan menunjukkan Surat Keterangan.

Kemudian, investasi dilakukan paling lambat tanggal 30 September 2023, paling singkat (holding period) 5 tahun sejak diinvestasikan. Investasi dapat dipindahkan ke bentuk lain setelah minimal 2 tahun.

Lalu, perpindahan antarinvestasi maksimal 2 kali dengan maksimal 1 kali perpindahan dalam 1 tahun kalender. Selanjutnya, perpindahan investasi diberikan maksimal jeda 2 tahun. Jeda waktu perpindahan antarinvestasi menangguhkan holding period 5 tahun.

Sebagaimana diketahui, program PPS ini akan berlangsung selama 6 bulan, yaitu dari 1 Januari 2022 sampai dengan 30 Juni 2022. Inilah kebijakan-kebijakan dalam PPS tahun 2022.

Kebijakan I

Peserta program pengampunan pajak tahun 2016 untuk orang pribadi dan badan dapat mengungkapkan harta bersih yang belum dilaporkan pada saat program pengampunan pajak, dengan membayar PPh Final sebesar:

  1. 11 persen untuk harta di luar negeri yang tidak direpatriasi ke dalam negeri.
  2. 8 persen untuk harta di luar negeri yang direpatriasi dan harta di dalam negeri.
  3. 6 persen untuk harta di luar negeri yang direpatriasi dan harta di dalam negeri, yang diinvestasikan dalam Surat Berharga Negara (SBN) dan hilirisasi SDA dan energi terbarukan.

Kebijakan II

Wajib pajak orang pribadi peserta program pengampunan pajak maupun non peserta dapat mengungkapkan harta bersih yang berasal dari penghasilan tahun 2016 sampai tahun 2020, namun belum dilaporkan pada SPT tahun 2020, membayar PPh final sebagai berikut.

  1. 18 persen untuk harta di luar negeri yang tidak direpatriasi ke dalam negeri.
  2. 14 persen untuk harta di luar negeri yang direpatriasi dan harta di dalam negeri.
  3. 12 persen untuk harta di luar negeri yang direpatriasi dan harta di dalam negeri, yang diinvestasikan dalam Surat Berharga Negara (SBN) dan hilirisasi SDA dan energi terbarukan.

 

Penulis: Kontributor / Boy Riza Utama

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Lagi Cari Cara Investasi Emas dengan Mudah? Simak Ulasannya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas dengan mudah, apakah ada? Tentu saja. Ada banyak cara berinvestasi emas yang tersedia saat ini dan Anda bisa...

Ekuitas Pemegang Saham: Klasifikasi hingga Komponennya

JAKARTA, duniafintech.com – Secara umum, pengertian ekuitas pemegang saham adalah nilai aset atau sejumlah uang yang akan diberikan oleh perusahaan kepada pemilik saham ketika...

Mudah! Begini Cara Blokir ATM BCA yang Hilang atau Tertelan

JAKARTA, duniafintech.com – Cara blokir ATM BCA berikut ini penting diketahui oleh Anda yang kebetulan kartu ATM-nya hilang atau tertelan ketika melakukan transaksi. Adapun...

Pasti Laris Manis! Yuk Ikuti Cara Posting Jualan di Facebook Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Cara posting jualan di Facebook memang banyak dicari oleh para penjual di lapak-lapak online yang tersedia di salah satu platform media...

Tanpa Ngutang, Begini Cara Beli Mobil Cash dengan Mudah

JAKARTA, duniafintech.com – Cara beli mobil cash atau kredit sangat penting untuk diketahui. Pasalnya, memiliki kendaraan sendiri memang menjadi impian banyak orang.  Sejatinya, impian itu...
LANGUAGE