27.9 C
Jakarta
Jumat, 30 Januari, 2026

Penyebab Saham dan Kripto Turun Bersamaan dan Dampaknya ke Investor

Saham dan kripto turun secara bersamaan sering membuat investor bingung dan khawatir. Dua instrumen yang dulu dianggap berbeda kini justru kerap bergerak searah, terutama saat pasar global dilanda tekanan. Fenomena saham dan kripto turun bukan tanpa alasan dan bisa dijelaskan melalui berbagai faktor ekonomi dan sentimen pasar.

Artikel ini membahas penyebab utama, dampaknya, serta cara menyikapi kondisi tersebut dengan lebih rasional.

harga bitcoin zone extreme fear

1. Tekanan Ekonomi Global

Salah satu penyebab utama saham dan kripto turun adalah tekanan ekonomi global. Ketika inflasi tinggi, pertumbuhan melambat, atau risiko resesi meningkat, investor cenderung menghindari aset berisiko.

Baik saham maupun kripto sama-sama terdampak oleh perubahan sentimen ini.

2. Kebijakan Suku Bunga Bank Sentral

Kenaikan suku bunga menjadi faktor besar mengapa saham dan kripto turun secara bersamaan. Suku bunga tinggi membuat investor beralih ke instrumen yang lebih aman seperti obligasi atau deposito.

Likuiditas di pasar aset berisiko pun menyusut.

3. Korelasi yang Semakin Kuat

Dalam beberapa tahun terakhir, korelasi antara saham teknologi dan kripto semakin tinggi. Hal ini menjelaskan mengapa saham dan kripto turun sering terjadi pada waktu yang sama, terutama saat indeks saham utama melemah.

Kripto tidak lagi sepenuhnya bergerak independen.

4. Aksi Jual Investor Institusi

Investor institusi kini aktif di saham dan kripto. Saat mereka melakukan rebalancing portofolio, aksi jual bisa terjadi di kedua pasar. Inilah salah satu pemicu saham dan kripto turun secara simultan.

Keputusan institusi sering berdampak besar pada pasar.

5. Ketidakpastian Geopolitik

Konflik geopolitik, perang dagang, atau ketegangan antarnegara juga membuat saham dan kripto turun. Ketidakpastian global mendorong investor mencari aset aman dan mengurangi eksposur risiko.

Emas dan mata uang kuat biasanya diuntungkan dalam situasi ini.

Baca juga :

Tips Investasi : Ini Cara Investasi Saham Saat Harga Turun 

6. Likuidasi di Pasar Derivatif

Di pasar kripto, likuidasi leverage mempercepat penurunan harga. Ketika saham dan kripto turun, tekanan di pasar derivatif bisa memperparah koreksi kripto dalam waktu singkat.

Efek domino ini sering terjadi saat volatilitas meningkat.

7. Dampaknya bagi Investor Ritel

Kondisi saham dan kripto turun dapat memicu kepanikan investor ritel. Banyak yang menjual aset di harga rendah karena takut kerugian membesar.

Tanpa strategi yang jelas, kerugian bisa menjadi permanen.

8. Strategi Menghadapi Pasar Turun

Menghadapi saham dan kripto turun, investor disarankan:

  • Tetap tenang dan evaluasi portofolio
  • Fokus pada aset berfundamental kuat
  • Gunakan strategi bertahap (DCA)
  • Hindari over leverage

Pendekatan disiplin lebih penting daripada reaksi cepat.

cara investasi saham saat harga turun

Kesimpulan

Secara keseluruhan, ini dipengaruhi oleh tekanan ekonomi global, kebijakan moneter, dan perubahan sentimen risiko investor. Kondisi ini bukan hal yang luar biasa dalam siklus pasar. Dengan pemahaman yang tepat dan strategi yang matang, investor dapat menghadapi fase ini tanpa terjebak kepanikan dan justru mempersiapkan peluang jangka panjang.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU