JAKARTA, duniafintech.com – Perbedaan futures dan spot dalam trading kripto tentunya penting dipahami oleh para trader dan investor aset kripto secara umum.
Seperti diketahui, trading merupakan salah satu cara untuk meraih keuntungan dalam dunia kripto, dan banyak trader yang berhasil menghasilkan profit melalui kegiatan ini. Namun, sebelum dapat meraih keuntungan, persiapan tertentu perlu dilakukan, salah satunya adalah memahami berbagai jenis trading kripto.
Dalam dunia trading kripto, terdapat beberapa metode yang dapat diterapkan, namun yang paling umum digunakan adalah trading di spot market dan future market. Kedua metode ini memiliki perbedaan signifikan ketika digunakan untuk meraih keuntungan.
Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara keduanya? Mari kita simak penjelasan mendalam berikut ini.
Baca juga: Futures Trading adalah: Pengertian hingga Jenis
Apa yang Dimaksud dengan Spot Market dan Future Market Trading?
Untuk memahami perbedaan keduanya secara mendalam, penting untuk mengetahui konsep spot market trading dan future market trading. Spot market trading merujuk pada jenis perdagangan kripto yang terjadi secara instan dan umumnya dipilih oleh pemula. Strategi yang diterapkan dalam jenis trading ini relatif sederhana, yaitu membeli aset dengan harga rendah untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi.
Keuntungan dalam spot market trading berasal dari selisih harga antara harga beli dan harga jual. Di sisi lain, future market trading memiliki beberapa perbedaan dengan spot market karena melibatkan perdagangan tanpa kepemilikan langsung aset. Dalam future market trading, seorang trader membeli dan menjual kontrak yang merepresentasikan nilai dari suatu aset kripto.
Contoh penerapan future market trading terlihat pada pasar derivatif kripto, di mana seorang trader berspekulasi terhadap pergerakan nilai suatu kripto. Jika mereka memprediksi kenaikan harga, mereka dapat melakukan aksi jual (long), dan sebaliknya, jika harga diperkirakan turun, mereka dapat melakukan aksi beli (short). Terdapat juga istilah margin dan leverage yang digunakan untuk meningkatkan modal dan potensi keuntungan.
Secara sederhana, future market trading melibatkan pembelian dan penjualan kontrak tanpa kepemilikan langsung aset, yang kemudian digunakan untuk meraih keuntungan melalui posisi long atau short.
Perbedaan Futures dan Spot dalam Trading KriptoÂ
Setelah memahami konsep dasar dari kedua jenis metode trading kripto ini, kita dapat lebih mendalam memahami perbedaan antara spot market dan future market. Untuk melengkapi pengetahuan, berikut adalah beberapa tolak ukur yang dapat membantu memahami perbedaan esensial di antara keduanya dalam dunia trading kripto.
1. Perbedaan Futures dan Spot dalam Trading Kripto: Adanya Leverage
- Spot Market Trading: Tidak melibatkan penggunaan leverage; trader hanya dapat memperoleh aset sesuai dengan modal yang diinvestasikan.
- Future Market Trading: Menggunakan istilah margin dan leverage; leverage memungkinkan trader memiliki modal yang lebih sedikit namun dapat ditingkatkan.
2. Perbedaan Futures dan Spot dalam Trading Kripto: Tingkat Fleksibilitas
- Spot Market Trading: Keuntungan berasal dari perbedaan harga beli dan jual, meningkat seiring waktu.
- Future Market Trading: Trader dapat menghasilkan keuntungan dari pergerakan harga naik dan turun melalui kontrak berjangka.
3. Kemampuan Likuiditas
- Spot Market Trading: Likuiditas lebih rendah, sering melibatkan slippage di setiap transaksi.
- Future Market Trading: Memiliki likuiditas lebih tinggi, cocok bagi trader dengan risiko kerugian yang lebih rendah dan peluang keuntungan yang lebih tinggi.
4. Perbedaan Harga
- Spot Market Trading: Harga aset tergantung pada permintaan dan penawaran, absolut dari aset tersebut.
- Future Market Trading: Harga aset ditambahkan biaya sepenuhnya yang terkait saat transaksi ditutup; biaya lebih tinggi dengan peluang keuntungan yang lebih besar.
Baca juga: Duh! ETF Bitcoin Spot Berpotensi Ditolak, Pasar Kripto Ambruk

Mana yang Lebih Menguntungkan?
Pertanyaan krusial yang sering muncul terkait kedua metode trading kripto ini adalah, manakah yang lebih menguntungkan?
Jawabannya sebenarnya tergantung pada preferensi masing-masing trader, termasuk target keuntungan dan toleransi risiko. Spot market trading, melibatkan perdagangan aset nyata bukan kontrak, memberikan rasa keamanan karena keputusan trading lebih langsung mempengaruhi aset riil.
Jika seorang trader tidak terlalu memperhatikan pergerakan aset, kurang familiar dengan analisis teknikal yang mendalam, dan cenderung berinvestasi dalam jangka waktu yang lebih panjang, spot market mungkin menjadi pilihan yang lebih sesuai. Kelebihan spot market terletak pada kesederhanaan cara memulai investasi.
Di sisi lain, future market trading dapat menghasilkan keuntungan besar dalam waktu yang singkat, namun risiko kerugian juga lebih tinggi. Metode ini sering digunakan oleh trader berpengalaman yang dapat mengelola margin dengan baik untuk meraih keuntungan maksimal atau melindungi nilai investasi mereka terhadap pergerakan pasar lain.
Bagi mereka yang ingin melatih mental dan keterampilan trading yang lebih serius, future market bisa menjadi pilihan. Namun, persiapkan strategi yang matang sebelum memulai future market trading, termasuk evaluasi potensi keuntungan dan risiko kerugian.
Dengan pemahaman tentang pengertian dan perbedaan spot market dengan future market dalam trading kripto, seorang trader dapat membuat keputusan yang lebih informasional dan sesuai dengan tujuan investasinya. Selain itu, pemilihan aset kripto yang sesuai, baik dari segi fundamental maupun teknikal, juga penting untuk mendukung aktivitas trading.
Baca juga: Dipicu Kekhawatiran Terkait ETF Bitcoin Spot, Pasar Kripto Turun!
Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com





