25.5 C
Jakarta
Senin, 5 Desember, 2022

BITCOIN DIPAKAI BELI VILLA DI BALI

duniafintech.com – Di Indonesia, mata uang digital Bitcoin memang tidak diakui oleh Bank Indonesia. Namun baru-baru ini, seorang penggali Bitcoin dikabarkan telah membeli sebuah vila mewah di Bali, Indonesia.

Diberitakan, The Wall Street Journal pada Rabu (19/3/2014), seorang penambang Bitcoin yang tidak mau disebutkan namanya menghabiskan lebih dari 800 bitcoin untuk membeli vila mewah dua kamar di Bali.

Vila yang berada di Seminyak, pesisir pantai barat Bali tersebut memiliki taman dan kolam renang pribadi. Vila tersebut merupakan satu dari 12 vila yang ditawarkan yang pengerjaannya akan selesai pada bulan Juni mendatang.

Pemilik Bitcoin tersebut melakukan transaksi pada tanggal 19 Februari melalui situs BitPremier, situs yang menyebut dirinya sebagai tempat jual beli barang-barang mewah dengan bitcoin.

Di situs tersebut, penjual dan pembeli selain bisa bertransaksi dengan mata uang biasa, mereka juga bisa bertransaksi menggunakan mata uang digital bitcoin.

Pembeli vila yang kewarganegaraannya disembunyikan itu, menurut Chief Executive BitPremier, Alan Silbert, telah mengadopsi Bitcoin sejak pertama kali mata uang digital itu diperkenalkan.

Menurut Silbert, penjualan vila di Bali tersebut merupakan penjualan dengan nilai transaksi tertinggi berdasar keuntungan yang didapatkan semenjak perusahaan tersebut berdiri pada Mei 2013. Transaksi ini juga merupakan transaksi properti pertama BitPremier dengan mata uang Bitcoin.

Nilai Bitcoin sendiri kini telah melonjak semenjak diperkenalkan, pada Desember tahun lalu sempat mencapai 1.100 dollar AS. Harga 1 bitcoin saat ini sekitar 600 dollar AS menurut CoinDesk BitCoin Index.

Jika pembeli vila tersebut mengeluarkan 800 bitcoin, maka nilainya akan menjadi sekitar 480.000 dollar AS (sekitar Rp 5,5 miliar).

Menurut pialang properti yang menjual vila tersebut, Ronny Tome, transaksi dengan Bitcoin tersebut berjalan lancar. Diceritakan Tome, pembeli vila tersebut pada awalnya mencoba sistem transfer terlebih dahulu dengan mentransfer 1 bitcoin ke dompet digitalnya. Setelah sukses, transaksi pun dilakukan.

“Semua dilakukan hanya dalam hitungan jam, jika melakukannya dengan transfer bank normal, setidaknya akan butuh beberapa hari atau bahkan satu minggu,” ujar Tome.

Tome memuji proses transaksi dengan Bitcoin tersebut sebagai konsep yang menarik dan tidak merepotkan. Para antusias bitcoin pun mengakui bahwa kecepatan transaksi dengan bitcoin merupakan keunggulan dibanding transaksi perbankan tradisional.

Source: Kompas

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Simulasi Saham Online Terbaik, Coba di 7 Platform Ini!

JAKARTA, duniafintech.com – Simulasi saham online tentunya perlu diketahui saat ingin terjun ke dunia penanaman modal lewat instrumen saham. Saham sendiri adalah salah satu pilihan...

Tips Menabung Ibu Rumah Tangga Setiap Hari di Rumah

JAKARTA, duniafintech.com – Tips menabung ibu rumah tangga tentu saja akan sangat penting diketahui oleh para ibu yang ada di Indonesia. Ibu rumah tangga alias...

Portofolio Investasi adalah: Contoh hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Portofolio Investasi sejatinya adalah satu istilah penting yang perlu diketahui dalam dunia penanaman modal. Saat ini, investasi sendiri memang telah menjadi salah...

Istilah Forex yang Penting Diketahui, Simak Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Istilah forex sangat penting diketahui dan dipahami oleh mereka yang terjun dan menekuni instrumen investasi ini. Dalam trading forex, ada banyak istilah...

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...
LANGUAGE