Ekonom sekaligus pendukung emas, Peter Schiff, kembali melontarkan prediksi bearish terhadap Bitcoin. Dalam pernyataan terbarunya, ia memperkirakan harga aset kripto terbesar di dunia itu berpotensi merosot hingga sekitar US$20.000, atau hampir 70% lebih rendah dari level saat ini. Prediksi tersebut kembali memicu perdebatan di kalangan investor dan komunitas kripto.
Peter Schiff Nilai Bitcoin Masih Rentan
Schiff menilai pasar Bitcoin masih dipenuhi optimisme yang berlebihan. Menurutnya, jika harga BTC kehilangan level support penting, tekanan jual dapat meningkat secara signifikan dan memicu penurunan yang lebih dalam.
Ia juga berpendapat bahwa banyak investor jangka panjang (holder) pada akhirnya akan menyerah apabila harga benar-benar mengalami koreksi besar. Dalam pandangannya, kondisi tersebut dapat menciptakan efek domino yang mempercepat penurunan harga Bitcoin.
Kritik terhadap Strategy dan Michael Saylor
Selain mengkritik Bitcoin, Schiff juga menyoroti strategi perusahaan Strategy yang dipimpin Michael Saylor. Ia mempertanyakan keputusan perusahaan yang memilih menghimpun dana melalui penerbitan saham dibandingkan menjual sebagian cadangan Bitcoin yang dimiliki.
Menurut Schiff, langkah tersebut menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam posisi yang sulit. Ia beranggapan penjualan Bitcoin dalam jumlah besar akan memberikan tekanan terhadap harga pasar sehingga Strategy lebih memilih mencari pendanaan dari sumber lain.
Komunitas Bitcoin Tidak Sepakat
Pernyataan Peter Schiff kembali memancing respons dari komunitas Bitcoin. Banyak pelaku industri mengingatkan bahwa Schiff telah menyampaikan prediksi negatif terhadap Bitcoin selama lebih dari satu dekade, namun aset digital tersebut tetap mampu mencetak kenaikan harga yang signifikan dalam jangka panjang.
Sebagian investor bahkan menilai koreksi harga merupakan bagian dari siklus pasar yang normal dan justru menjadi peluang untuk melakukan akumulasi aset.
Bitcoin Tetap Menjadi Perdebatan
Peter Schiff dikenal sebagai salah satu kritikus Bitcoin paling vokal sekaligus pendukung investasi emas. Ia berulang kali menyebut emas sebagai aset lindung nilai yang lebih aman dibandingkan aset kripto.
Di sisi lain, pendukung Bitcoin berpendapat bahwa adopsi institusional yang terus meningkat, pertumbuhan ETF spot Bitcoin, serta pasokan Bitcoin yang terbatas menjadi faktor yang dapat mendukung prospek harga dalam jangka panjang. Perbedaan pandangan inilah yang membuat perdebatan antara kubu emas dan Bitcoin terus berlanjut.
Investor Perlu Tetap Bijak
Prediksi Peter Schiff merupakan salah satu pandangan yang berkembang di pasar dan tidak dapat dipastikan akan terjadi. Pasar aset kripto dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, arus dana institusional, hingga sentimen investor.
Karena itu, investor disarankan tidak hanya mengandalkan satu opini dalam mengambil keputusan investasi. Melakukan riset secara menyeluruh serta menerapkan manajemen risiko tetap menjadi langkah penting sebelum membeli maupun menjual aset kripto.





