29.5 C
Jakarta
Jumat, 21 Juni, 2024

Dampak Era Digital Terhadap Pilkada

duniafintech.com – Rabu, 27 Juni merupakan hari penting di Indonesia. Pasalnya ada 171 daerah yang akan berpartisipasi dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah alias Pilkada. Terdapat  17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan ikut serta. Tahapan Pilkada serentak ini dimulai Agustus lalu sebelum hari pencoblosan.

Dampak Era Digital Terhadap Pilkada

Era digital yang semakin maju dan berkembang, mau tak mau juga membawa dampak yang sangat besar dalam sistem demokrasi di Indonesia. Sebut saja dengan cara kampanye yang semakin beragam. Jika dulu para calon hanya bisa mempromosikan diri melalui selebaran, spanduk dan acara-acara di depan umum, kini ada metode lain yang dianggap lebih menguntungkan dan efisien alias melalui media televisi dan internet.

Baca juga: APPLE AIRPODS ANTI-AIR RILIS DI 2019?

Di luar negeri sendiri, kampanye digital sudah berhasil dibuktikan oleh Barrack Obama dalam pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2008 lalu. Obama secara khusus memanfaatkan kekuatan digital, baik melalui internet maupun alat elektronik lainnya sebagai media promosi kampanye politiknya. Cara ini berhasil dengan sukses mengantarkan Obama pada kemenangan hingga akhirnya dapat memimpin negara adidaya tersebut selama dua periode. JFK sendiri pernah mengalami kesuksesan besar dalam kampanyenya saat waktu itu televisi sedang berkembang.

Di Indonesia sendiri, era digital ini sudah membawa banyak kemudahan termasuk dalam penghitungan suara yang jauh lebih mudah dan cepat dibanding sebelumnya. Cara yang tak kalah canggihnya juga dilakukan oleh ITB dalam Pilkada Jabar tahun lalu. Jabar menggunakan sistem Aplikasi, Pembangunan dan Pelatihan Sistem Informasi Geografis Berbasis Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam menunjang penyelenggaraan Pemilihan di Jabar.

Baca juga: EOS DI SLOT TERATAS PERINGKAT INDEKS CRYPTO CHINA

Kerjasama ini dilakukan dalam rangka memajukan sistem pemilu yang sebelumnya, yang mana sekarang untuk mengecek daftar pemilih dan TPS, dapat dilakukan dengan mendownload Aplikasi yang ada di smartphone yang pertama dilakukan di Indonesia, dan KPU Jabar adalah yang pertama sekali menginisiasi inovasi semacam ini.

Selain dampak positif, dampak negatif dari era digital juga tidak lantas bisa kita abaikan. Hal ini pernah diungkapkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum Partai Demokrat pada awal tahun lalu.

Era media digital yang begitu maju membuat SBY  mengingatkan kepada KPU agar terus mengantisipasi segala bentuk kecurangan seperti pembobolan dan pengerusakan terhadap sistem informasi terhadap data di KPU.

SBY melanjutkan bahwa puncaknya bisa berdampak pada hasil pemilu yang bisa dicurangi dan dimanipulsi saat proses penghitungan suara. “KPU harus senantiasa transparan dan akuntabel dalam kegiatannya setiap langkahnya dan juga harus bisa diikuti oleh masyarakat luas,” harap SBY.

Dengan berlangsungnya Pilkada hari ini, mari kita wujudkan masa depan daerah yang lebih baik. Jadi, kalau bisa memilih, buat apa harus golput? Ayo memilih dengan cara yang bijak dan jujur!

Written by: Dita Safitri

Iklan

ARTIKEL TERBARU