26.5 C
Jakarta
Kamis, 18 Juli, 2024

Platform Blockchain UEA Hubungkan Industri Pangan ke Petani India

DuniaFintech.com – Petani di India segera memiliki akses untuk industri pangan Uni Emirat Arab (UEA) berkat jaringan blockchain terapan yang ada dalam platform Agriota E-Marketplace. Pelaku industri pangan di UEA akan mendapatkan akses langsung terhadap petani di India.

Kesenjangan yang terjadi antara petani India terhadap industri pangan UEA dapat ditanggulangi oleh Agriota E-Marketplace melalui teknologi blockchain. Agriota dilaporkan memberikan transparansi dengan memverifikasi rantai pasokan makanan dari pertanian India ke perusahaan pengolahan makanan, pedagang, dan grosir di UEA.

Platform ini akan memungkinkan petani India untuk terhubung langsung dengan perusahaan industri makanan di UEA untuk menawarkan sereal, biji-bijian, buah-buahan, sayuran, rempah-rempah, dan bumbu.

Diketahui, menurut data dari Otoritas Pengembangan Ekspor Produk Makanan Olahan dan Pertanian UEA, India mengekspor lebih dari USD 1 miliar produk makanannya pada 2019. Proyek ini disambut positif oleh Pavan Kapoor, Duta Besar India untuk UEA.

“UEA memiliki rencana terperinci untuk memastikan keamanan pangan dan mendukung fasilitasi perdagangan agribisnis. Tujuan akhir dari proyek ini adalah memposisikan India sebagai pusat terkemuka dunia dalam ketahanan pangan berbasis inovasi,”

Baca juga:

Blockchain Buka Akses Petani India untuk Industri Pangan

Didukung oleh Dubai Multi Commodities Center (DMCC) dan dikembangkan dengan perusahaan India CropData Technology, Agriota juga dilaporkan akan menawarkan transaksi yang aman melalui struktur escrow multi lapis. .

DMCC dibentuk pada 2002 oleh pemerintah Dubai untuk menyediakan infrastruktur keuangan dan merangsang minat dalam perdagangan komoditas global.

Sejumlah perusahaan blockchain bekerja sama dengan industri pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan membantu petani memperoleh pendapatan yang lebih baik. Lansiran Cointelegraph menyebutkan pada bulan Juli, bahwa salah satu organisasi produsen pertanian terbesar di India akan mengintegrasikan blockchain untuk membantu petani pedesaan menerima pendapatan yang layak.

Pada bulan Mei, startup berbasis blockchain lainnya menandatangani perjanjian dengan pemerintah India untuk menciptakan pasar peer-to-peer bagi petani dan pembeli.

DuniFintech/Fauzan

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU