25.1 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Potensi Bisnis E-Commerce Mulai di Bidik Gojek Melalui GoStore

Duniafintech.com – Gojek kian melebarkan sayap bisnisnya dengan merambah potensi bisnis e-commerce. Dikabarkan, Gojek tengah menyiapkan produk baru bernama GoStore. Pengelolaan GoStore kemungkinan akan dilakukan bersama startup Moka yang telah diakuisisi Gojek awal 2020 lalu.

Platform GoStore hadir untuk membantu pengguna, dalam hal ini para merchant untuk membuat dan mengelola toko online masing-masing. GoStore bahkan kemungkinan bakal menjadi pelengkap baru di ekosistem solusi merchant Gojek.  Kedua pihak, Moka dan Gojek tampaknya masih enggan untuk membeberkan soal layanan baru ini, namun y informasi mengenai GoStore sudah terpampang di laman Help Center Moka.

Dikutip dari laman website resmi Moka, GoStore merupakan etalase digital yang memungkinkan pedagang membuat toko online sendiri. Platform ini akan terhubung dengan media sosial untuk menjangkau lebih banyak pengguna.

Pengguna hanya perlu mengatur katalog melalui Moka Bakcoffice dan menyelaraskannya di situs website sendiri atau akun media sosial. GoStore juga dilengkapi dengan ringkasan penjualan harian dan laporan stok barang.

Baca Juga:

Sistem pembayaran GoStore sendiri rencananya juga akan terintegrasi dengan GoPay dan kartu kredit atau debit. Pun begitu dengan urusan logistik, GoStore akan terintegrasi dengan layanan GoSend dari Gojek. Mereka juga memberikan detail tentang kelebihan dari penggunaan GoStore, seperti kemudahan membuat toko online sendiri, menjual produk di manapun, dan meningkatkan penjualan.

Gojek belum memberikan komentar mengenai benar tidaknya akan membuat GoStore. Namun VP Corporate Communication Gojek Audrey Petriny menyampaikan bahwa perusahaan akan terus berinovasi menghadirkan layanan terbaru termasuk merambah potensi bisnis e-commerce untuk mendukung UMKM.

Jika Gojek benar meluncurkan GoStore, maka layanannya yang berfokus mendukung UMKM semakin lengkap. Selain itu, Gojek juga semakin memperluas akses bagi UMKM untuk mendigitalisasikan bisnisnya. Di satu sisi, potensi bisnis e-commerce memang semakin diminati selama pandemi Covid-19.

Decacorn ini memiliki GoBiz, aplikasi untuk mengelola bisnis. GoBiz menyediakan fitur sistem kasir atau POS, promosi, monitor penjualan melalui dasbor digital, pengiriman makanan via GoFood, dan pembayaran dari GoPay. Platform ini digunakan oleh 600 ribu lebih mitra penjual (merchant).

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

5 Fungsi Manajemen Keuangan dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Salah satu fungsi manajemen keuangan adalah bagaimana mengelola keuangan dari satu perusahaan dengan baik dan benar tentunya. Dari fungsi tersebut, usaha yang sedang dijalankan...

Gandeng Fintech Batumbu, CIMB Niaga Salurkan Rp50 Miliar Bagi UMKM

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berkolaborasi dengan perusahaan financial technology (fintech) pembiayaan berbasis aplikasi atau fintech lending PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu). Head...

Ini Alasan Maudy Ayunda Jadi Salah Satu Investor Startup Segari

Satu tahun beroperasi di Indonesia, Segari, startup grocery commerce terus catat pertumbuhan bisnis yang signifikan. Segari baru saja menyelesaikan pendanaan Seri A dari para...

Anuitas: Pengertian, Jenis, Contoh dan Cara Kerja

Anuitas adalah metode penghitungan bunga pinjaman dalam rangka memudahkan nasabah membayar angsuran setiap periodenya. Biasanya, sistem yang diterapkan adalah bunga mengambang atau efektif (floating...

Belum Punya Asuransi Kartu Kredit? Simak Pertimbangannya di Sini

Asuransi kartu kredit adalah produk perlindungan finansial yang diberikan oleh penerbit kartu kredit (CC atau credit card) kepada nasabah mereka. Proteksinya meliputi pembebasan tagihan...
LANGUAGE