25.5 C
Jakarta
Jumat, 4 Desember, 2020

Potensi Bisnis E-Commerce Mulai di Bidik Gojek Melalui GoStore

Duniafintech.com – Gojek kian melebarkan sayap bisnisnya dengan merambah potensi bisnis e-commerce. Dikabarkan, Gojek tengah menyiapkan produk baru bernama GoStore. Pengelolaan GoStore kemungkinan akan dilakukan bersama startup Moka yang telah diakuisisi Gojek awal 2020 lalu.

Platform GoStore hadir untuk membantu pengguna, dalam hal ini para merchant untuk membuat dan mengelola toko online masing-masing. GoStore bahkan kemungkinan bakal menjadi pelengkap baru di ekosistem solusi merchant Gojek.  Kedua pihak, Moka dan Gojek tampaknya masih enggan untuk membeberkan soal layanan baru ini, namun y informasi mengenai GoStore sudah terpampang di laman Help Center Moka.

Dikutip dari laman website resmi Moka, GoStore merupakan etalase digital yang memungkinkan pedagang membuat toko online sendiri. Platform ini akan terhubung dengan media sosial untuk menjangkau lebih banyak pengguna.

Pengguna hanya perlu mengatur katalog melalui Moka Bakcoffice dan menyelaraskannya di situs website sendiri atau akun media sosial. GoStore juga dilengkapi dengan ringkasan penjualan harian dan laporan stok barang.

Baca Juga:

Sistem pembayaran GoStore sendiri rencananya juga akan terintegrasi dengan GoPay dan kartu kredit atau debit. Pun begitu dengan urusan logistik, GoStore akan terintegrasi dengan layanan GoSend dari Gojek. Mereka juga memberikan detail tentang kelebihan dari penggunaan GoStore, seperti kemudahan membuat toko online sendiri, menjual produk di manapun, dan meningkatkan penjualan.

Gojek belum memberikan komentar mengenai benar tidaknya akan membuat GoStore. Namun VP Corporate Communication Gojek Audrey Petriny menyampaikan bahwa perusahaan akan terus berinovasi menghadirkan layanan terbaru termasuk merambah potensi bisnis e-commerce untuk mendukung UMKM.

Jika Gojek benar meluncurkan GoStore, maka layanannya yang berfokus mendukung UMKM semakin lengkap. Selain itu, Gojek juga semakin memperluas akses bagi UMKM untuk mendigitalisasikan bisnisnya. Di satu sisi, potensi bisnis e-commerce memang semakin diminati selama pandemi Covid-19.

Decacorn ini memiliki GoBiz, aplikasi untuk mengelola bisnis. GoBiz menyediakan fitur sistem kasir atau POS, promosi, monitor penjualan melalui dasbor digital, pengiriman makanan via GoFood, dan pembayaran dari GoPay. Platform ini digunakan oleh 600 ribu lebih mitra penjual (merchant).

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

KoinWorks Siap Dukung Ekonomi Digital untuk UMKM di 2021

DuniaFintech.com - Penyelenggara layanan keuangan digital, KoinWorks ​menyatakan akan mendukung pemanfaatan ekonomi digital pada industri UMKM Indonesia. Dalam Webinar bertajuk '#BangunResolusi Talks: Digitalisasi Keuangan...

Persiapkan Digital Hub untuk Indonesia, Telkomsigma Rilis Flou Cloud

Duniafintech.com - Perusahaan information communication & technology (ICT) solutions, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya Telkomsigma rilis Flou Cloud untuk mendukung pemerintah...

Facebook Membeli Startup Kustomer? Ternyata Ini Alasannya

DuniaFintech.com - Facebook membeli startup Kustomer? Kira-kira untuk apa ya? Startup Kustomer sendiri merupakan customer service startup. Startup ini mengintegrasikan layanan pelanggan online di...

Perusahaan Fintech STACS dan Bursa Malaysia Manfaatkan Blockchain untuk Pasar Obligasi

DuniaFintech.com - Perusahaan fintech STACS mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan ikatan blockchain proof-of-concept ("POC") dengan Bursa Efek Nasional Malaysia, Bursa Malaysia. Kerja sama ini dilakukan...

Pinjam Duit Cepat Hingga 100 Juta Tanpa Jaminan Kini Bisa Lewat Fintech

Duniafintech.com - Kini layanan keuangan berbasis online bernama financial technology (fintech), sudah mulai banyak bermunculan. Hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang membutuhkan layanan finansial...
LANGUAGE