33 C
Jakarta
Kamis, 21 Oktober, 2021

JPMorgan Prediksi Harga Bitcoin Melampaui $146.000

DuniaFintech.com – Raksasa perbankan yang bergerak di bidang investasi, JPMorgan menyebutkan target jangka panjang mereka terkait Bitcoin. Menurut mereka, prediksi harga Bitcoin bisa terus naik melebihi $146.000 dan nilai ini akan bertahan dalam jangka panjang.

Prediksi ini dibuat berdasarkan asumsi bahwa kripto aset terus meningkat popularitasnya. Aset dari teknologi anyar ini bahkan dianggap sebagai pesaing emas yang sama-sama berfungsi sebagai penahan nilai dari inflasi.

“Posisi emas sebagai mata uang alternatif menyiratkan potensi kenaikan besar untuk Bitcoin dalam jangka panjang,” tulis ahli strategi yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou dalam sebuah catatan pada hari Senin. 

“Nilai apitalisasi pasar Bitcoin saat ini sekitar $ 575 miliar harus naik 4,6 kali lipat ntuk menyamai total investasi sektor swasta dalam emas melalui dana yang diperdagangkan di bursa atau batangan dan koin. Nilai itu diprediksi $146.000,” sambungnya.

Namun, analis berpendapat bahwa volatilitas harga Bitcoin perlu turun agar institusi dapat membuat alokasi besar. Konvergensi volatilitas Bitcoin dan emas adalah proses yang akan memakan waktu tahunan. Namun ini bukan tidak mungkin dijadikan sebagai tujuan harga Bitcoin dalam jangka panjang.

Baca Juga:

Prediksi Harga Bitcoin: Rally Mungkin Tidak Akan Berlanjut dalam Waktu Dekat

Rally Bitcoin pertama yang terjadi pada tahun 2020 adalah sebanyak 300% dengan harga mencapai $29.000. Hanya beberapa hari setelah tahun baru, Bitcoin kembali memecahkan rekornya sendiri dengan harga baru sebesar $34.420, memperbesar keuntungan bagi para investornya.

Kripto aset ciptaan Satoshi Nakamoto ini juga tercatat mengalami kenaikan harga sebanyak 160% hanya dalam 3 bulan terakhir. Salah satu penyebabnya adalah semakin banyak lembaga dan instansi yang menunjukkan ketertarikan kepada Bitcoin.

Meskipun para anggota komunitas kripto berharap rally terus berlanjut, JPMorgan justru melihat tanda semakin banyaknya spekulan yang muncul. Karena itu, kenaikan menuju $50.000-$100.000 mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Namun dalam jangka panjang, tidak ada hal yang mustahil.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Bitcoin Pecah Rekor Sepanjang Masa, Analis Berharap Lewati US$100.000

Reli terbaru Bitcoin ke harga tertinggi sepanjang masa di atas US$66.000 sudah memunculkan gelombang prediksi bullish baru, dengan harga cryptocurrency sudah lebih dari dua...

Komite Senat Australia Buat 12 Rekomendasi untuk Regulasi Crypto

Komite Terpilih Senat Australia sudah menyerahkan laporan terakhirnya tentang tinjauan selama setahun terhadap pendekatan negara ini terhadap peraturan kripto dan blockchain. Seperti dikutip dari...

Bitcoin Lewati Rp932 Juta Setelah Peluncuran ETF di NYSE

Harga Bitcoin (BTC) terus naik. Harga Bitcoin sempat dijual Rp932 juta di marketplace Indodax, Kamis (21 Oktober 2021) dini hari. Hal ini terjadi semenjak...

Keuntungan dan Daftar Produk Asuransi Rawat Inap Terbaik di Indonesia

Produk asuransi kesehatan dengan manfaat asuransi rawat inap sangat berperan untuk membebaskan dari kekhawatiran dan kegelisahan terkait kondisi keuangan yang terganggu akibat tidak adanya...

Kasus Pinjaman Online: Contoh dan Cara Melaporkan

Belakangan ini marak terjadi kasus pinjaman online, mulai dari penipuan yang mengatasnamakan pinjaman online terpercaya, pinjaman online ilegal, kasus pinjaman online tidak dibayar, hingga...
LANGUAGE