31 C
Jakarta
Senin, 6 Desember, 2021

PwC: Blockchain Bisa Sumbangkan $1,7 Triliun PDB Global pada Tahun 2030

DuniaFintech.com – Perkembangan Blockchain selama beberapa tahun ke belakang memang terbilang masif. Semakin banyaknya perusahaan yang memanfaatkan teknologi ini membuat Blockchain semakin populer. Sebuah studi baru dari PwC bahkan menemukan bahwa teknologi Blockchain bisa sumbangkan PDB Global sebanyak 1,7 triliun dolar dalam 10 tahun ke depan. Jumlah ini setara 1,4% dari PDB Global 2030 mendatang.

Laporan menyatakan bahwa Blockchain bisa sumbangkan PDB Global disebabkan oleh kebutuhan akan sistem yang lebih efisien yang dapat mengintegrasikan kepercayaan dalam proses yang bergantung pada perantara. Dalam survei lain, PwC menemukan bahwa lebih dari 50% CEO percaya kepercayaan yang goyah dalam proses bisnis memengaruhi organisasi mereka.

Menurut PwC, Blockchain akan membantu perusahaan memverifikasi kontrak, dokumen identitas, sertifikat, catatan, dan perjanjian.

Baca Juga:

Potensi Blockchain yang Terus Meningkat

Ekonom PwC menilai potensi Blockchain bisa sumbangkan PDB Global di berbagai industri mulai dari perawatan kesehatan, pemerintah dan layanan publik, manufaktur, keuangan, ritel, dan logistik terus melesat. Mereka berharap mayoritas bisnis di industri ini akan menggunakan teknologi Blockchain dalam satu atau lain bentuk pada tahun 2025.

Mereka menemukan bahwa provenance, pembayaran dan instrumen keuangan, identitas, kontrak dan penyelesaian sengketa dan keterlibatan pelanggan akan menjadi lima kasus penggunaan teratas dari Blockchain dalam 10 tahun ke depan.

Penggunaan Blockchain dalam bentuk mendasar saja diharapkan menambah $ 962 miliar ke PDB global. Pembayaran dan instrumen keuangan berpotensi menambah $ 433 miliar sementara tiga lainnya diharapkan memiliki dampak masing-masing $ 224 miliar, $ 73 miliar dan $ 54 miliar, selama satu dekade.

Pada akhir 2021, Blockchain akan menambah $ 66 miliar nilai ekonomi global. Laporan tersebut memperkirakan bahwa dampak Blockchain akan meningkat 6,5 kali lipat pada tahun 2025, menjadikan nilainya mencapai $ 422 miliar.

Pada tahun 2030, Cina dan Amerika Serikat diharapkan dapat menambahkan $ 440 miliar dan $ 407 miliar ke PDB mereka melalui perluasan penggunaan Blockchain. Sementara Jerman, India, Jepang, dan Inggris akan menjadi pusat inovasi Blockchain teratas lainnya.

(DuniaFintech/DitaSafitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Biaya Asuransi: Pengertian dan Jenis-jenisnya

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya asuransi pada dasarnya terdiri dari berbagai macam. Umumnya, ketika memiliki asuransi, pemegang polis diwajibkan untuk tahu apa saja jenis biaya...

Dukung Produksi Susu Nasional, ADB pesan 19,4 Juta Lembar Saham Cimory

JAKARTA, duniafintech.com - Asian Development Bank (ADB) telah memesan sebanyak 19,4 juta lembar saham sebagai bagian dari rencana penawaran saham perdana (initial public offering/IPO)...

Turun 20% Hal Biasa di Dunia Kripto, Ini Momentum Tepat untuk Membeli

JAKARTA, duniafintech.com - Pasar aset kripto dalam beberapa hari terakhir sedang mengalami penurunan harga lebih dari 20% yang menyebabkan para investor pemula di kripto...

Ini Syarat Pihak Asuransi Mau Tanggung Kerusakan Kendaraan Akibat Bencana Alam

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi mobil bencana alam menjadi hal yang mesti dipersiapkan di tengah ketidakpastian bencana yang terjadi di tanah air. Misalnya saja dari...

Panduan Cara Klaim Asuransi Astra hingga Cara Cek Polis

JAKARTA, duniafintech.com  - Cara klaim asuransi Astra penting diketahui oleh nasabah perusahaan asuransi yang satu ini atau bagi Anda yang berminat untuk menjadi nasabahnya....
LANGUAGE