26.2 C
Jakarta
Minggu, 4 Desember, 2022

Realisasi Investasi Asing Capai Rp892,4 Triliun, Pecah Rekor!

JAKARTA, duniafintech.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim realisasi investasi asing secara akumulasi sepanjang Januari hingga September 2022 mencapai Rp892,4 triliun.

Pencapaian realisasi investasi tersebut, dirinya mengaku dapat mencapai target investasi hingga akhir tahun yaitu sebesar Rp1.200 triliun. Dia mengaku optimis angka tersebut dapat tercapai lantaran pemerintah memiliki kebijakan untuk mempermudah dalam realisasi investasi asing yang masuk.

“Fokus pemerintah dalam konsisten untuk membangun arah kebijakan investasi,” kata Bahlil.

Baca juga: Petuah Lo Kheng Hong Agar Cuan Investasi Saham, Dengerin! 

Dia mencatat jika mengacu terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) pada kuartal III tahun 2022, realisasi investasi mencapai Rp168,9 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 3,5 persen jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya dengan tumbuh 63,6 persen dibanding dengan periode yang sama di tahun lalu.

Baca juga: Tips Investasi Modal Kecil untuk Pemula, Perhatikan Hal Penting Ini

realisasi investasi asing

Realisasi Investasi Asing Raih Rekor Baru Sejak 20 Tahun

Menurutnya pencapaian realisasi investasi tersebut merupakan catatan terbesar sepanjang sejarah BKPM berdiri di Indonesia, yaitu sejak 20 tahun lalu. Bahkan dirinya mengaku meminta jajarannya untuk memeriksa pencapaian BKPM dari periode sebelumnya.

“Saya minta untuk mengecek pernah tidak tumbuh sebesar ini, rasanya data ini belum kita temukan kalau melebihi. Kita lagi cari mungkin di jamam 20 tahun lalu,” kata Bahlil.

Menurutnya dengan pencapaian realisasi investasi tersebut, Indonesia masih dipandang menarik oleh para investor asing. Hal itu dilihan dari pertumbuhan PMA yang lebih tinggi dari Penanaman Modal Dalam Negeri yang tercatat sebesar Rp138,9 triliun atau hanya 22,5 persen (YoY0, artinya turun tipis 0,05 persen.

“Memang PMAnya lagi cinta dengan NKRI. Republik ini seperti cewe cantik yang lagi disukai sama investor asing untuk membangun investasi di Indonesia dan ini terjadi karena memang ada stabilitas politik,” kata Bahlil.

Baca jugaBerita Kripto Hari Ini: Guru SD di Jogja Terlibat Penipuan Investasi Kripto, Begini Kronologinya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...

Outstanding Shares, Apa Itu? Ini Pengertian hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Outstanding shares merupakan salah satu istilah dalam dunia investasi saham yang wajib dipahami oleh investor. Pada dasarnya, istilah ini merujuk pada sebuah...

Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kerugian ikut asuransi Prudential dan keuntungannya perlu diketahui oleh nasabah dari perusahaan asuransi ini. Seperti diketahui, salah satu pertimbangan saat akan membeli...

Cara Pindah Faskes BPJS Berikut Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pindah faskes BPJS Kesehatan berikut ini sangat penting diketahui oleh para peserta asuransi satu ini. Cara pindah faskes-nya pun sebetulnya sangat...

Kripto Masuk Pembahasan RUU P2SK, Ini Respon CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR yang...
LANGUAGE