25 C
Jakarta
Sabtu, 21 Mei, 2022

Rekomendasi Tempat Investasi Reksadana Online, Modal Kecil dari Rp10 Ribu Saja

Duniafintech.com – Reksadana merupakan wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat (investor) dan akan diinvestasikan dalam bentuk portofolio efek oleh manajer investasi. Reksadana didesain untuk memudahkan para investor lokal melakukan investasi dengan modal terbatas. Terdapat beragam tempat investasi reksadana online terbaik yang tersedia untuk Anda investasi tanpa perlu ke luar rumah ataupun ke luar kantor.

Sebelum mengetahui lebih lanjut, Anda harus ketahui ada lima jenis reksadana dengan keunggulan masing-masing dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Yaitu, reksadana saham, pasar uang, campuran, pendapatan tetap dan indeks.

Di masa serba-online seperti saat ini, mengurus reksadana bisa dilakukan dengan cara digital. Tanpa perlu antre di bank, beli reksadana online bisa dilakukan lewat ponsel. Untuk verifikasi, Anda hanya perlu menyiapkan data berupa nomor KTP, nama, dan nomor rekening. Untuk lebih lanjut, inilah rekomendasi investasi reksadana online.

Invisee

Perusahaan ini merupakan platform yang diciptakan oleh PT Nusantara Sejahtera Investama. Invisee mengantongi izin APERD dari OJK sejak 25 November 2016. Goal Planner merupakan salah satu fitur unggulan dari platform ini. Goal Planner secara otomatis akan menggolongkan karakteristik investor sesuai targetnya. Pembelian reksa dana di platform ini dimulai dengan modal Rp10.000 dan waktu proses hanya berkisar 2-7 hari.

Baca Juga:

Bareksa

Bareksa adalah marketplace produk investasi secara online dari berbagai manajer investasi. Untuk mulai membeli reksadana di Bareksa, Anda bisa langsung download dan install aplikasi Bareksa yang bisa ditemukan di Google Play maupun App Store.

Selain tempat investasi reksadana online, Bareksa juga menyediakan data market yang komprehensif, berita dan analisis mendalam, serta alat investasi, seperti Simulator Bareksa dan Kalkulator Investasi.

Keunggulan lainnya, sebagian besar produk reksadana yang dijual di Bareksa bebas biaya transaksi. Anda juga dapat membeli produk reksadana dari beberapa manajer investasi yang berbeda dalam satu akun. Modal investasi di Bareksa juga cukup murah, bahkan bisa dimulai dari Rp 10 ribu saja.

Bibit

Bibit merupakan aplikasi investasi reksadana online yang belakangan cukup populer. Tampilan antarmuka yang minimalis dengan fitur yang lumayan lengkap membuat banyak milenial terpikat. Yang cukup menarik, Bibit dilengkapi dengan Robo Advisor, yaitu fitur yang memberikan rekomendasi investasi berdasarkan profil risiko investor. Seperti yang Anda tahu, beda profil risiko, beda juga instrumen investasi yang cocok. 

Selain mendapatkan rekomendasi produk, keunggulan Bibit yang tak kalah penting adalah gratis biaya komisi. Investasi juga bisa dilakukan oleh berbagai kalangan karena modalnya sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp 10 ribu. Sayangnya, apabila dibandingkan dengan platform lain, seperti Bareksa, jumlah produk reksadana yang dijual di Bibit terhitung sedikit. Dengan pilihan produk yang tak banyak, fitur Robo Advisor pun jadi kurang terasa optimal manfaatnya.

Itulah tempat investasi reksadana online yang bisa Anda pilih dan dapat disesuaikan dengan isi kantong Anda. Lalu, sudah siapkah untuk berinvestasi?

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Sri Mulyani Untuk Pengusaha Supaya Ekspor Dijamin Makin Lancar

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan para pelaku ekspor atau eksportir di Tanah Air, Indonesia, harus bisa mengembangkan produk sesuai dengan...

Negara Paling Bangkrut di Dunia, Indonesia Termasuk? Cek ini Faktanya..

JAKARTA, duniafintech.com - Ini dia negara paling bangkrut di dunia. Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang dan mengalami krisis ekonomi yang menyengsarakan. Saat Indonesia...

Aturan Terbaru Mendag Lutfi Setelah Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mencabut larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, dan selanjutnya untuk menindaklanjuti hal ini,...

Miskin Sawah Ekspor Beras 19 Ton Arab Saudi, Anies: Ini Bersejarah

JAKARTA, duniafintech.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin pelepasan ekspor 1 kontainer produk beras FS Yasamin ke Riyadh, Arab Saudi. Ekspor 19 ton...

Viral Penolakan UAS, Ternyata Singapura Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Hubungan baik Indonesia dengan Singapura nampaknya perlu dijaga. Bukan sekadar kerukunan bertetangga namun juga ketergantungan finansial Indonesia yang cukup besar terhadap...
LANGUAGE