31 C
Jakarta
Kamis, 9 Juli, 2020

Remitansi Memainkan Peran Besar dalam Ekonomi Indonesia

duniafintech.com – Jika merujuk pada pertanyaan, apakah remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia? Mari kita telaah lebih dalam lagi mengenai remitansi. Pada dasarnya, remitansi sendiri merupakan sumber pendapatan yang penting bagi beberapa negara berkembang, salah satunya dirasakan oleh negara kita tercinta, Indonesia.

Oleh karena itu, pertanyaan tersebut pun terjawab bahwa remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia bahkan berbagai negara. Remitansi mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Remitansi yang dihasilkan para pekerja migran pun mampu menjalankan roda perekonomian.

Terkait pernyataan remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menanggapi bahwa ada enam sektor motor penggerak utama perekonomian. Keenam sektor yang banyak menyerap tenaga kerja itu adalah manufaktur, agribisnis, pariwisata, tenaga kesehatan, ekonomi digital, dan salah satunya adalah pekerja migran.

Baca juga :

Berdasarkan data dari Bank Dunia, total remitansi pekerja migran Indonesia (PMI).  pada 2016 mencapai US$8,9 miliar atau sama dengan Rp118 triliun. Jumlah ini setara dengan 1% dari PDB Indonesia. Lalu seiring dengan membaiknya ekonomi global, pada 2018, nilai remitansi pekerja migran kembali melonjak menjadi US$ 10,97 miliar atau sekitar Rp 153,6 triliun. Nilai ini bahkan jauh lebih besar dari anggaran kesehatan Republik Indonesia yang mencapai Rp 123,1 triliun.

Tidak hanya itu, pernyataan bahwa remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia semakin diperkuat sebagaimana yang diungkapkan Kepala Ekonom Bank Mandiri Andri Asmoro bahwa Neraca Pembayaran Indonesia di tahun ini mengalami surplus lebih ditopang oleh pendapatan sekunder. Keran pendapatan sekunder melalui remitansi serta industri non migas yakni manufaktur harus diperkuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Dilansir dari Laporan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II/2019, pencatatan ini meningkat dari kuartal sebelumnya, maupun pada kuartal II/2018. Faktor utama dari perkembangan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya penerimaan transfer personal dalam bentuk remitansi yang diperoleh pekerja migran Indonesia.

Adapun pekerja migran Indonesia yang berkontribusi besar adalah yang bekerja di luar negeri dan juga melalui transfer lainnya. Penerimaan remitansi dari PMI dan transfer lainnya meningkat sebesar 6,8% (qtq) atau 2,3% (yoy).

– Dinda Luvita –

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

PNM Mekaar Berbasis Digital Luncur, Mudahkan Pencairan Pembiayaan Nasabah

DuniaFintech.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM berkolaborasi dengan LinkAja meluncurkan pilot project PNM Mekaar berbasis digital di Pasar Minggu,...

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mencapai Masa Pensiun

DuniaFintech.com - Mencapai masa pensiun kadang terasa melegakan karena mengucapkan selamat tinggal kepada pekerjaan menumpuk, di sisi lain juga menjadi beban bagi...

Layanan TokoCabang di Tokopedia Bantu Pengusaha di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - E-commerce Tokopedia mengungkapkan adanya peningkatan pemanfaatan fitur TokoCabang, sebuah layanan untuk ketersediaan pasokan hingga pemenuhan permintaan selama masa pandemi COVID-19....

Mau Dapat Beasiswa? Kunjungi Beberapa Situs Ini

DuniaFintech.com - Siapa yang tidak mau dapat beasiswa? Rasanya, hampir setiap orang punya impian untuk meneruskan studi ke jenjang lebih tinggi, bukan?...

Pandemi Covid-19 Jadi Ajang Menuju Reformasi Memanfaatkan Teknologi

DuniaFintech.com - Pemerintah memandang masa krisis yang terjadi hingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan reformasi memanfaatkan teknologi. Inilah hikmah...
LANGUAGE