32.8 C
Jakarta
Selasa, 3 Agustus, 2021

Remitansi Memainkan Peran Besar dalam Ekonomi Indonesia

duniafintech.com – Jika merujuk pada pertanyaan, apakah remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia? Mari kita telaah lebih dalam lagi mengenai remitansi. Pada dasarnya, remitansi sendiri merupakan sumber pendapatan yang penting bagi beberapa negara berkembang, salah satunya dirasakan oleh negara kita tercinta, Indonesia.

Oleh karena itu, pertanyaan tersebut pun terjawab bahwa remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia bahkan berbagai negara. Remitansi mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Remitansi yang dihasilkan para pekerja migran pun mampu menjalankan roda perekonomian.

Terkait pernyataan remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menanggapi bahwa ada enam sektor motor penggerak utama perekonomian. Keenam sektor yang banyak menyerap tenaga kerja itu adalah manufaktur, agribisnis, pariwisata, tenaga kesehatan, ekonomi digital, dan salah satunya adalah pekerja migran.

Baca juga :

Berdasarkan data dari Bank Dunia, total remitansi pekerja migran Indonesia (PMI).  pada 2016 mencapai US$8,9 miliar atau sama dengan Rp118 triliun. Jumlah ini setara dengan 1% dari PDB Indonesia. Lalu seiring dengan membaiknya ekonomi global, pada 2018, nilai remitansi pekerja migran kembali melonjak menjadi US$ 10,97 miliar atau sekitar Rp 153,6 triliun. Nilai ini bahkan jauh lebih besar dari anggaran kesehatan Republik Indonesia yang mencapai Rp 123,1 triliun.

Tidak hanya itu, pernyataan bahwa remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia semakin diperkuat sebagaimana yang diungkapkan Kepala Ekonom Bank Mandiri Andri Asmoro bahwa Neraca Pembayaran Indonesia di tahun ini mengalami surplus lebih ditopang oleh pendapatan sekunder. Keran pendapatan sekunder melalui remitansi serta industri non migas yakni manufaktur harus diperkuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Dilansir dari Laporan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II/2019, pencatatan ini meningkat dari kuartal sebelumnya, maupun pada kuartal II/2018. Faktor utama dari perkembangan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya penerimaan transfer personal dalam bentuk remitansi yang diperoleh pekerja migran Indonesia.

Adapun pekerja migran Indonesia yang berkontribusi besar adalah yang bekerja di luar negeri dan juga melalui transfer lainnya. Penerimaan remitansi dari PMI dan transfer lainnya meningkat sebesar 6,8% (qtq) atau 2,3% (yoy).

– Dinda Luvita –

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Semester I/2021 : BAPPEBTI Blokir 622 Situs Bursa Berjangka Tanpa Izin

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti Kementerian Perdagangan telah memblokir 109 situs web di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK). Situs-situs tersebut tidak berizin...

OJK : Semester I/2021 Sektor Jasa Keuangan Mulai Stabil

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga data semester I 2021 sektor jasa keuangan tetap stabil. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki ekonomi Indonesia. Ini karena...

Apa Itu NFT? Apa Hubungannya NFT dengan Aset Kripto?

NFT saat ini sedang hype atau sedang ramau di dunia kripto dan dunia digital. Apa itu NFT? Mari kita pelajari penjelasannya. Era digitalisasi saat ini...

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp570 Jutaan, Ethereum Juga Bisa Naik

Harga Bitcoin hari ini masih bertahan di Rp570 jutaan. Penurunan harga wajar masih bisa terjadi. Namun, tidak demikian dengan Ethereum. Harga Bitcoin hari ini...

Tanpa Syarat, Indodax Gratskan Biaya Trading dan Withdraw Selamanya

Indodax, startup Bitcoin and crypto exchanges Indonesia terus meningkatkan pelayanan kepada para member dan komunitas aset kripto di Indonesia. Kali ini, Indodax menerapkan gratis...
LANGUAGE