26.6 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Remitansi Memainkan Peran Besar dalam Ekonomi Indonesia

duniafintech.com – Jika merujuk pada pertanyaan, apakah remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia? Mari kita telaah lebih dalam lagi mengenai remitansi. Pada dasarnya, remitansi sendiri merupakan sumber pendapatan yang penting bagi beberapa negara berkembang, salah satunya dirasakan oleh negara kita tercinta, Indonesia.

Oleh karena itu, pertanyaan tersebut pun terjawab bahwa remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia bahkan berbagai negara. Remitansi mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Remitansi yang dihasilkan para pekerja migran pun mampu menjalankan roda perekonomian.

Terkait pernyataan remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menanggapi bahwa ada enam sektor motor penggerak utama perekonomian. Keenam sektor yang banyak menyerap tenaga kerja itu adalah manufaktur, agribisnis, pariwisata, tenaga kesehatan, ekonomi digital, dan salah satunya adalah pekerja migran.

Baca juga :

Berdasarkan data dari Bank Dunia, total remitansi pekerja migran Indonesia (PMI).  pada 2016 mencapai US$8,9 miliar atau sama dengan Rp118 triliun. Jumlah ini setara dengan 1% dari PDB Indonesia. Lalu seiring dengan membaiknya ekonomi global, pada 2018, nilai remitansi pekerja migran kembali melonjak menjadi US$ 10,97 miliar atau sekitar Rp 153,6 triliun. Nilai ini bahkan jauh lebih besar dari anggaran kesehatan Republik Indonesia yang mencapai Rp 123,1 triliun.

Tidak hanya itu, pernyataan bahwa remitansi memainkan peran besar dalam ekonomi Indonesia semakin diperkuat sebagaimana yang diungkapkan Kepala Ekonom Bank Mandiri Andri Asmoro bahwa Neraca Pembayaran Indonesia di tahun ini mengalami surplus lebih ditopang oleh pendapatan sekunder. Keran pendapatan sekunder melalui remitansi serta industri non migas yakni manufaktur harus diperkuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Dilansir dari Laporan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II/2019, pencatatan ini meningkat dari kuartal sebelumnya, maupun pada kuartal II/2018. Faktor utama dari perkembangan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya penerimaan transfer personal dalam bentuk remitansi yang diperoleh pekerja migran Indonesia.

Adapun pekerja migran Indonesia yang berkontribusi besar adalah yang bekerja di luar negeri dan juga melalui transfer lainnya. Penerimaan remitansi dari PMI dan transfer lainnya meningkat sebesar 6,8% (qtq) atau 2,3% (yoy).

– Dinda Luvita –

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Profil Asuransi Mobil BESS hingga Daftar Bengkel Rekanannya

JAKARTA, duniafitech.com – Asuransi Mobil BESS atau BESS Car Insurance merupakan salah satu perusahaan asuransi kendaraan terbaik dan populer di Indonesia. Sebagai informasi, perusahaan ini...

Harus Cepat Dihindari, Inilah Bahaya FOMO Bagi Trader Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Bahaya FOMO bagi trader kripto merupakan istilah rasa ketakutan yang berlebihan akan suatu hal.  FOMO atau Fear Of Missing Out adalah rasa...

Mudah! Begini Cara Top Up OVO lewat Bank Bukopin via Wokee

JAKARTA, duniafintech.com – Mau tahu cara top up OVO lewat Bank Bukopin? Pada dasarnya, caranya  sebenarnya sangat gampang kok untuk kamu lakukan. Seperti diketahui, belakangan...

Luhut: Kita Salah Satu Negara yang Punya Utang Terkecil di Dunia

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Letnan Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan soal utang pemerintah Indonesia yang sudah menembus...

Tol Serang-Panimbang Pakai Utang China, Luhut: Jangan Mubazir!

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan...
LANGUAGE