31.5 C
Jakarta
Selasa, 28 September, 2021

SEC Larang Coinbase Luncurkan Produk Pinjaman Kripto

Komisi Bursa dan Saham Amerika Serikat (Securities and Exchanges Commission/SEC) melarang bursa aset kripto terbesar di Amerika, Coinbase untuk menjual produk pinjaman coin atau kripto USDC.

Awalnya Coinbase berencana  meluncurkan program “Pinjamkan”. Mereka menawarkan hasil tahunan 4% pada deposito dari stablecoin USD Coin (USDC). Coin tersebut adalah ciptaan Coindesk yang merupakan representasi 1:1 dengan harga dollar.

Chief Legal Officer Coinbase Paul Grewal menulisdi sebuah posting blog bahwa SEC akan melarang hal tersebut. Peringatan itu biasa disebut dengan peringatan Wells.  SEC akan mengancam akan menuntut bursa jika melakukannya.

Sementara regulator menuduh pinjaman crypto adalah keamanan yang tidak diatur, Grewal menulis di posting blog bahwa program Lend bukanlah kontrak atau catatan investasi dan tidak memenuhi syarat sebagai keamanan.

“Pelanggan tidak akan ‘berinvestasi’ dalam program ini melainkan meminjamkan USDC yang mereka pegang di platform Coinbase sehubungan dengan hubungan mereka yang ada,” tulisnya.

Dan meskipun pelanggan Lend akan mendapatkan bunga dari partisipasi mereka dalam program ini, kami memiliki kewajiban untuk membayar bunga ini terlepas dari aktivitas bisnis Coinbase yang lebih luas. Terlebih lagi, prinsipal pelanggan yang berpartisipasi aman dan kami berkewajiban untuk membayar kembali USDC mereka berdasarkan permintaan.”

Baca juga:

4 Tips untuk Memaksimalkan Investasi Aset Kripto dengan Minim Risiko

Aset Kripto Boleh Diperdagangkan Secara Islam, Ini Komentar CEO Indodax

Tidak Berdampak ke Bitcoin dan Altcoin, Saham Coinbase Justru Malah Turun

Hal ini tidak berdampak dengan turunnya harga Bitcoin dan altcoin manapun. Namun, hal ini membuat harga saham Coinbase justru turun dalam dua hari.

Saham Coinbase merosot pada hari Rabu setelah pertukaran cryptocurrency AS terbesar mengungkapkan bahwa regulator sekuritas federal telah mengancam akan menuntut jika bergerak maju dengan produk pinjaman yang direncanakan.

Dari laporan Coindesk, Saham ($COIN) yang listing di bursa Nasdaq turun 4,1% di Nasdaq menjadi $256, setelah jatuh lebih dari 4% pada hari Selasa di tengah kemunduran luas di pasar cryptocurrency.

 

Penulis: Kontributor
Editor: Anju Mahendra

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Kucurkan Kredit Rp2,24 triliun, Modal Rakyat Berhasil Jaga NPL 0,03%

Platform digital berbasis pinjaman, Modal Rakyat, berhasil menjaga tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) di level yang sangat rendah yaitu sebesar 0,03%. CEO...

Trade Expo Indonesia : Mendag Target Transaksi Rp21,4 triliun 

Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 dengan tema ‘Reviving Global Trade'. Pameran ini digelar secara digital dan melibatkan aktor global. Menteri Perdagangan Muhammad...

Daftar Aplikasi Menambang Bitcoin di Android

Bitcoin saat ini semakin dikenal di tanah air. Adapun harganya yang melambung tinggi dengan cepat, diketahui telah menarik perhatian para investor untuk mulai terjun...

OJK dan Industri Jasa Keuangan Dukung Pengembangan UMKM

Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech, yaitu akan meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan...

Modal Rakyat Beri Pinjaman untuk Usaha dengan Bunga Kompetitif

Modal Rakyat merupakan layanan pinjaman uang berbasis digital yang menjadi wadah pertemuan antara peminjam, yaitu usaha kecil dan menengah (UKM) dan pendana, yaitu individu...
LANGUAGE