31.5 C
Jakarta
Selasa, 28 September, 2021

Sentimen Bullish Bitcoin Memudar saat Penjualan Mereda

Analis memperkirakan sentimen menjadi lebih normal untuk September. Ini terjadi karena harga bitcoin berkonsolidasi.

Bitcoin melayang lebih rendah pada hari Rabu (8/9/2021), karena para pedagang berurusan dengan kembalinya volatilitas. September biasanya merupakan bulan yang lemah untuk Bitcoin.

Ini terjadi dengan kenaikan yang lebih kuat diharapkan pada bulan November. Volatilitas saat ini membuat beberapa analis mengharapkan konsolidasi lebih lanjut dan kenaikan terbatas dalam waktu dekat.

Pekan lalu, indeks ketakutan dan keserakahan crypto memasuki wilayah “ketamakan ekstrem”, terutama karena periode volatilitas rendah yang diperpanjang, menurut Arcane Research. Saat ini, ukuran sentimen kripto lainnya tampaknya berada di wilayah netral.

Sentimen Negatif Karena Regulator Amerika?

Dari laporan coindesk, sentimen negatif ini terjadi karena sentimen negatif dari Amerika Serikat. Pekan lalu, Komisi Sekuritas dan Pertukaran AS (SEC) mengumumkan penyelidikan terhadap Uniswap Labs, protokol perdagangan kripto terdesentralisasi.

Kemudian, pada hari Rabu, CEO Coinbase Brian Armstrong menyatakan SEC mengeluarkan peringatan tentang niatnya pertukaran crypto AS jika meluncurkan produk Lend-nya.

“Langkah yang terlalu besar tampaknya telah dipicu oleh ketakutan peraturan, mengeluarkan tenaga dari reli yang hiruk pikuk,” tulis perusahaan perdagangan crypto QCP Capital dalam obrolan Telegram, merujuk pada kenaikan kuat dalam cryptocurrency alternatif selama sebulan terakhir.

“Kami mengharapkan beberapa konsolidasi di pasar setelah menghapus euforia ritel yang memanfaatkan long dari dua minggu terakhir,” tulis QCP Capital.

Baca juga:

Auto Cuan! Cara Membaca Bullish dan Bearish Market di Trading Aset Kripto

Bitcoin akan Bullish Tahun Ini! Sentuh Harga Tertinggi Hingga Rp150 juta

Ethereum (ETH) memegang dukungan relatif terhadap bitcoin

Ether (ETH) cryptocurrency terbesar kedua di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, turun sekitar 9% selama seminggu terakhir, dibandingkan dengan penurunan 5% dalam bitcoin selama periode yang sama. Performa buruk ETH baru-baru ini versus BTC stabil setelah aksi jual crypto hari Selasa.

Rasio ETH/BTC memegang support jangka pendek di sekitar 0,06 setelah turun dari level resistance 0,08. Pembeli kemungkinan akan tetap aktif di ETH, terutama jika cryptocurrency memegang dukungan di atas $3.000 minggu ini.

 

Penulis: Kontributor
Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Kucurkan Kredit Rp2,24 triliun, Modal Rakyat Berhasil Jaga NPL 0,03%

Platform digital berbasis pinjaman, Modal Rakyat, berhasil menjaga tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) di level yang sangat rendah yaitu sebesar 0,03%. CEO...

Trade Expo Indonesia : Mendag Target Transaksi Rp21,4 triliun 

Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 dengan tema ‘Reviving Global Trade'. Pameran ini digelar secara digital dan melibatkan aktor global. Menteri Perdagangan Muhammad...

Daftar Aplikasi Menambang Bitcoin di Android

Bitcoin saat ini semakin dikenal di tanah air. Adapun harganya yang melambung tinggi dengan cepat, diketahui telah menarik perhatian para investor untuk mulai terjun...

OJK dan Industri Jasa Keuangan Dukung Pengembangan UMKM

Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech, yaitu akan meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan...

Modal Rakyat Beri Pinjaman untuk Usaha dengan Bunga Kompetitif

Modal Rakyat merupakan layanan pinjaman uang berbasis digital yang menjadi wadah pertemuan antara peminjam, yaitu usaha kecil dan menengah (UKM) dan pendana, yaitu individu...
LANGUAGE