26.1 C
Jakarta
Minggu, 25 Juli, 2021

Selain Tesla, Microstrategy Juga Untung Triliunan Rupiah Setelah Membeli Bitcoin

Duniafintech- Sejumlah perusahaan di Amerika Serikat telah menyatakan membeli Bitcoin untuk dikelola sebagai aset, salah satunya adalah Tesla. Mereka mendapatkan keuntungan yang fantastis atau sekitar triliunan Rupiah setelah membeli Bitcoin.

Selain Tesla Inc, ada Microstretegy Inc yang mendapatkan keuntungan fantastis setelah membeli Bitcoin. Bahkan, keuntungannya, lebih fantastis dari Tesla.

Karena perusahaan ini sudah berinvestasi Bitcoin semenjak tahun 2020. Sedangkan Tesla baru membeli Bitcoin pada awal tahun 2021.

Menurut Oscar Darmawan selaku CEO Indodax mengatakan, dia mengutip CNBC dan media lainnya, Microstrategy Inc sudah memiliki 72.000 BTC atau senilai sekitar Rp57 triliun. Perusahaan tersebut membeli Bitcoin secara bertahap mulai pada Agustus 2020 lalu. Saat itu, pembelian perdana Microstrategy Inc hanya 21.454 BTC.

Baca Juga : Tesla Sudah Untung Triliunan Rupiah Semenjak Beli Bitcoin

“Dari catatan NASDAQ, kira-kira, lonjakan kenaikan saham Microstrategy Inc mencapai 600% dari Agustus 2020- Februari 2021. Artinya, semenjak mereka membeli Bitcoin, valuasi asetnya meningkat drastis. Ini bisa kita lihatdari pergerakan harga sahamnya di NASDAQ,” ungkap Oscar Darmawan.

Awalnya, pada agustus saham Microstrategy di NASDAQ hanya USD141. Per hari ini, Senin (22 Februari 2021), sudah mencapai USD927.

Baca Juga : Kapan Clubhouse Bisa di Android? Berikut Prediksinya

Bahkan, Microstrategy Inc masih ingin menambah Bitcoin. Terakhir, Microstrategy Inc mengumumkan ingin membeli Bitcoin lagi senilai USD600 juta atau sekitar Rp8,4 triliun.

Sementara itu, masih ada perusahaan lainnya yang juga mendapatkan keuntungan fantastis setelah membeli Bitcoin dengan jumlah besar, seiring meningkatnya harga Bitcoin. Mereka adalah Square Inc, Tudor Investment Corp dan lain-lain.

Saat ini, harga Bitcoin sudah mencapai Rp851 juta. Harga ini merupakan harga tertingginya sepanjang sejarah. Bitcoin merupakan aset yang dinilai mampu meningkat fantastis, meski tinggi risiko.

Kenaikan harga Bitcoin dipercaya masih bisa lebih tinggi pada tahun ini. Karena orang-orang memprediksi harga Bitcoin bisa mencapai Rp1 miliar atau bahkan Rp2 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE