26.7 C
Jakarta
Minggu, 4 Desember, 2022

Sinergi BUMN Bidang Perdagangan untuk Pemulihan Ekonomi jadi Fokus Mendag

JAKARTA, duniafintech.comKementerian Perdagangan meminta peran serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mewujudkan sinergi di bidang perdagangan.

Selain sinergi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) sektor perdagangan, investasi dan industri juga perlu diwujudkan. Peran serta BUMN (Badan Usaha Milik Negara) diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pemulihan ekonomi nasional di tengah berbagai krisis.

“Sinergi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dengan sektor perdagangan, investasi dan industri akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perekonomian dunia seperti ancaman krisis pangan dan krisis energi serta inflasi yang dapat berimbas pada resesi ekonomi,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Zulkifli menambahkan untuk itu diperlukan tingkat waspada dan memastikan bahwa sinergi BUMN sektor perdagangan, investasi dan industri dapat berjalan sebagai mesin penggerak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya melihat bahwa forum G20 tetap menjadi sarana terbaik untuk menemukan solusi bersama dalam menjawab tantangan-tantangan global tersebut,” kata Zulkifli.

Baca juga: AFPI Tidak Ragu Menaikan Suku Bunga Pinjaman, Jika BI Naikan Suku Bunga Acuan

sinergi BUMN bidang perdagangan

Sinergi BUMN di Bidang Perdagangan Agenda Prioritas Indonesia

Terkait sinergi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) bidang perdagangan, dia mengungkapkan perhelatan G20 pada tingkat menteri mendukung seluruh agenda prioritas Indonesia dalam mendorong reformasi WTO, memperkuat sistem perdagangan multilateral untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, serta menjamin akses produk kesehatan yang aman dan terjangkau.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Oktober 2022, Aturan Kripto Global Diusulkan untuk Disahkan pada G20

Sejalan sinergi BUMN bidang perdagangan, kemudian para menteri juga sepakat mendorong kerjasama dalam menjaga ketahanan rantai pasok global, meningkatkan kapasitas UMKM, mendorong investasi berkelanjutan serta meningkatkan produktivitas sektor industri.

“Saya harap hasil-hasil diskusi dapat berkontribusi positif untuk meningkatkan peran BUMN sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional,” kata Zulkifli.

Baca jugaBerita Bitcoin Hari Ini: Anggota G20 Komitmen Perkuat Pengawasan Aset Kripto, Pasar Mulai Bergairah

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...

Outstanding Shares, Apa Itu? Ini Pengertian hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Outstanding shares merupakan salah satu istilah dalam dunia investasi saham yang wajib dipahami oleh investor. Pada dasarnya, istilah ini merujuk pada sebuah...

Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kerugian ikut asuransi Prudential dan keuntungannya perlu diketahui oleh nasabah dari perusahaan asuransi ini. Seperti diketahui, salah satu pertimbangan saat akan membeli...

Cara Pindah Faskes BPJS Berikut Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pindah faskes BPJS Kesehatan berikut ini sangat penting diketahui oleh para peserta asuransi satu ini. Cara pindah faskes-nya pun sebetulnya sangat...

Kripto Masuk Pembahasan RUU P2SK, Ini Respon CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR yang...
LANGUAGE