25.9 C
Jakarta
Kamis, 22 Oktober, 2020

STASIUN ANTARIKSA CHINA JATUH KE INDONESIA APA YANG AKAN TERJADI ?

duniafintech.com – September 2016 lalu, Badan Antariksa China membuat pengumuman bahwa mereka telah kehilangan kontak dengan Tiangong-1. Tiangong sendiri merupakan prototype stasiun antariksa pertama yang dibuat China untuk laboratorium sekaligus tempat eksperimen di luar angkasa. Tiangong-1 diluncurkan pertama kali pada 29 September 2011.

Fasilitas luar angkasa itu berada di luar kendali selama satu tahun ke belakang. Tiangong-1 terkena terjangan badai matahari dan material-material asing dan diprediksi akan jatuh ke bumi dalam waktu dekat.

Ketidak pastian posisi orbit dan di mana stasiun antariksa itu, sempat tak bisa dijelaskan secara pasti oleh China. Hal ini tentu membuat negara-negara di dunia cemas. Untunglah karena stasiun terus turun semakin rendah di orbitnya, maka semakin mudah untuk memprediksi tanggal kembalinya Tiangong-1 ke bumi.

Baca juga: APLIKASI ANDROID YANG PALING BANYAK DIUNDUH

Pada awal Maret, para ilmuwan sudah mulai bisa menentukan tanggal pastinya yang akhirnya lebih akurat: 31 Maret (bisa lebih atau kurang beberapa hari). Namun masalah baru muncul lagi: sulit memastikan di bumi bagian mana Tiangong-1 akan mendarat.

Stasiun itu mengorbit bumi beberapa kali per hari, yang berarti bahkan beberapa menit sudah cukup untuk membawa stasiun itu ke bagian planet yang sama sekali berbeda. Akibatnya, kita tidak akan tahu di mana stasiun itu akan turun meski beberapa saat sebelum benda itu benar-benar jatuh ke bumi.

Apa yang Akan Terjadi Jika Bagian Stasiun Jatuh di Indonesia?

Untungnya berdasarkan perkiraan, hampir tidak ada kemungkinan bagian potongan dari stasiun ini yang akan mencapai tanah. Sebagian besar bumi terdiri atas lautan dan bisa dipastikan bagian-bagian dari stasiun ini akan hancur di atmosfer, bahkan sebelum sempat sampai ke bumi. Meski ada kemungkinan serpihannya jatuh ke Indonesia, kemungkinan tidak membahayakan.

Baca juga: IKLAN BITCOIN KENAPA DILARANG FACEBOOK, GOOGLE DAN TWITTER?

Namun, jika Tiangong-1 memasuki atmosfer di dekat tempat tinggal Anda, akan ada pemandangan bola api spektakuler yang akan Anda lihat di angkasa. Jika tertarik, tidak ada salahnya mengunjungi pusat-pusat penelitian antariksa di dekat tempat tinggal Anda selama beberapa minggu ke depan untuk menyaksikannya. Karena tidak akan melukai, ini bisa jadi tontonan langka yang menakjubkan untuk Anda dan keluarga.

 

Written by: Dita Safitri

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Parkir Next Normal, DANA dan Parkee Beri Sistem Non-tunai & Nirsentuh

DuniaFintech.com - Penyelenggara sistem pembayaran elektronik, DANA bersama Parkee menggagas sistem parkir yang bersifat seamless tanpa menggunakan kontak fisik serta berbasis transaksi...

Pengertian Wasiat, Hibah dan Hadiah; Pahami Distribusi Kekayaan Anda

DuniaFintech.com - Mendengar kata wasiat, pernahkah terbesit di benak Anda, kemanakah harta Anda akan berpindah saat kematian datang? Lalu apa sebenarnya pengertian...

Firma Pembayaran Jepang JCB dan Mizuho Bank Uji Coba ID Berbasis Blockchain

DuniaFintech.com – Saat ini, institusi keuangan Jepang sedang bergerak cepat dengan mengadopsi teknologi Blockchain untuk merampingkan sistem identitas digital mereka. Bank terbesar ketiga...

Potensi Bisnis E-Commerce Mulai di Bidik Gojek Melalui GoStore

Duniafintech.com - Gojek kian melebarkan sayap bisnisnya dengan merambah potensi bisnis e-commerce. Dikabarkan, Gojek tengah menyiapkan produk baru bernama GoStore. Pengelolaan GoStore...

Ziliqa Meluncurkan Layanan Non-Custodial Staking di Mainnet

DuniaFintech.com - Platform blockchain yang memiliki kinerja dan keamanan tinggi Ziliqa meluncurkan layanan Non-Custodial Staking pada Mainnet. Diaktifkan melalui Zillion, Ziliqa...
LANGUAGE