24.7 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021

Studi: 70% Lansia Amerika Serikat ‘Ramah’ Teknologi

DuniaFintech.com – Kemajuan teknologi menghadirkan disrupsi ke seluruh sisi kehidupan, mulai dari industri, profesi hingga individu. Namun, pesatnya kemajuan teknologi terkadang meninggalkan masalah untuk kalangan berusia lanjut atau lansia.

Tak sedikit lansia yang merasa kesulitan saat mengoperasikan teknologi (gaptek) yang diaplikasikan dalam berbagai bentuk perangkat, seperti ponsel pintar, tablet dan komputer. Meski demikian, Forum Ekonomi Dunia (WEF) menyatakan temuannya soal penggunaan teknologi oleh lansia, yang dinilai cukup kontras.

Diketahui bahwa sekitar 70% lansia di Amerika Serikat hidup ‘berdampingan’ dengan teknologi. Selain itu, mereka juga memahami internet sebagai alat yang membantu mereka dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Penggunaan gadget justru kerap membantu para senior dalam beberapa hal, seperti mencari lahan parkir, merencanakan perjalanan hingga tetap terhubung dengan kolega atau rekan.

Baca juga:

Lansia Amerika Serikat Menyukai Teknologi

Temuan Pew Research juga menyebut sebanyak 58% lansia berusia 65 tahun ke atas sangat menikmati sisi positif dari teknologi. Mereka mengklaim internet memberikan dampak positif kepada masyarakat. Selain itu, disebutkan juga tiga per empat kaum usia lanjut melakukan aktivitas hariannya di internet. Bahkan, 1 dari 10 diantara lansia terus menerus mengakses internet dalam sehari.

Meski digandrungi, internet dan teknologi masih meninggalkan beberapa masalah ke kelompok usia lanjut. Masalah ukuran huruf dalam tampilan layar ponsel pintar atau warna sebagai pembantu utama tatap muka pengguna masih menjadi tantangan untuk lansia.

Menurunnya performa fisik juga menjadi tantangan kelompok usia lanjut dalam menggunakan teknologi. Usia 65 tahun ke atas cenderung mengalami penurunan pendengaran, yang membuat mereka melewatkan notifikasi atau getaran dari peringatan hari besar di ponsel mereka.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp550 Jutaan, Uruguay Susun RUU Bitcoin

Harga Bitcoin hari ini masih menyentuh Rp550 juta. Ini adalah masa sideways dimana Bitcoin sempat rally selama lebih dari satu pekan di akhir Juli...

Like It, Dorong Literasi Keuangan Perkuat Ekonomi Nasional

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar...

Sebanyak 66% Konsumen di Asia Tenggara Tertarik dengan Bank Digital

Survey Visa menungkapkan bahwa 66% konsumen di Asia Tenggara tertarik pada bank digital. Dua negara tertinggi adalah Thailand 83% dan Filipina 81%. Laporan dari...

Survey Visa : 85% Konsumen di Asia Tenggara Cashless, Indonesia Bagaimana?

Survey Visa mengungkapkan bahwa sebanyak 85% konsumen di Asia Tenggara mengadopsi pembayaran tanpa uang tunai atau cashless. Dari hasil survey Singapura (98%), Malaysia (96%)...

FinAccel, Perusahaan Induk Kredivo Siap Melantai di Bursa Nasdaq

FinAccel, perusahaan induk dari platform fintect P2P Lending Kredivo, berencana untuk go public di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat. FinAccel akan akuisisi dengan...
LANGUAGE