31 C
Jakarta
Rabu, 2 Desember, 2020

Studi: Teknologi Cloud Computing Makin Dilirik Kalangan Pebisnis

DuniaFintech.com – Teknologi cloud computing semakin banyak dilirik para eksekutif bisnis di Indonesia. Hal ini merupakan temuan hasil survey IBM Institute for Business Value (IBV) yang menyebut para pebisnis memanfaatkan teknologi hybrid multi-cloud sebagai cara meningkatkan nilai bisnis dan transformasi.

Ada pun survey yang terjadi di Indonesia mencatatkan, divisi teknologi informatika dalam suatu korporasi mengalokasikan pengeluaran sebanyak 16% untuk teknologi cloud computing. Disebutkan juga para responden ingin meningkatkan anggaran untuk jenis hybrid cloud hingga 57% pada 2023.

Sebagian besar anggaran cloud organisasi dialokasikan untuk hybrid cloud platform. Hal ini membuat anggaran untuk public cloud para korporasi harus dikurangi dari 41% menjadi 36% pada 2023.

Tan Wijaya, Presiden Direktur IBM Indonesia mengatakan tren pemanfaatan teknologi cloud computing menjadi tren utama dalam mengembangkan model bisnis baru yang digerakkan secara digital.

“Menariknya, temuan ini menunjukkan hybrid multi-cloud menjadi fundamental dalam pengembangan model operasi organisasi, membantu mereka mengawali langkahnya untuk menjadi perusahaan kognitif (Cognitive Enterprise) di masa depan,”

Baca juga:

Pemanfaatan Teknologi Cloud Computing di Ranah Korporasi

Pada skala global, sebagian besar industri akan mencatat pertumbuhan dalam jumlah cloud yang digunakan, dengan perkiraan jumlah mencapai 11 per organisasi. Ada pun beberapa bidang yang meningkatkan penggunaannya yakni asuransi, telekomunikasi, ritel, perbankan dan produk konsumsi.

Selanjutnya, dalam penelitian tersebut juga dikatakan pendekatan cloud mampu menghasilkan return of investment (ROI). Nilai bisnis yang dihasilkan dari teknologi model operasi full hybrid dan multi-cloud mencapai 2,5 kali lebih besar dibandingkan nilai yang dihasilkan dari pendekatan vendor single platform dan single cloud.

Sebanyak 37% eksekutif Teknologi Informatika di Indonesia mengatakan bahwa mereka mencari cloud management platform untuk meningkatkan visibilitas dan mengelola biaya cloud mereka dibandingkan dengan 66% organisasi secara global yang saat ini sedang mengembangkan advanced cloud.

“Lebih lanjut, hybrid cloud memungkinkan peningkatan kinerja bisnis dengan ROI yang lebih besar. Hal ini terbukti dengan kesuksesan sejumlah bisnis terkemuka dalam meraih keunggulan kompetitif melalui pengelolaan hybrid cloud dan tata kelola platform yang lebih kuat,”

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kenali Untung Rugi Menggunakan Paylater Bagi Para Milenial

Duniafintech.com - Fitur PayLater kian populer dikalangan milenial, sebab fitur pembayaran paylater ini bisa digunakan untuk membayar ‘nanti’ berbagai macam transaksi mulai dari kebutuhan...

Pemerintahan Venezuela Siap Perbanyak Penambangan Cryptocurrency

DuniaFintech.com - Pemerintahan Venezuela dibawah rezim Nicolas Maduro akan menggencarkan penambangan cryptocurrency atau bisa disebut mata uang digital. Hal ini dilakukan agar negara tersebut...

Kasus COVID-19 Melonjak, Harga Emas 1 Desember Terinjak

DuniaFintech.com - Harga emas 1 Desember 2020 di penyelenggara PT Pegadaian kembali melemah setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan data kasus aktif dan angka kesembuhan COVID-19 yang...

Pintek Mendapat Pendanaan dari Finch Capital untuk Tingkatkan Akses Pendidikan

DuniaFintech.com – Pintek mendapat pendanaan dari Finch Capital? Ya! Perusahaan teknologi finansial yang memberikan pembiayaan pendidikan untuk siswa hingga lembaga pendidikan, berhasil mendapatkan...

Bidik Digitalisasi di Sektor Koperasi, LinkAja Gandeng Kospin Jasa

Duniafintech.com - Penyedia layanan uang elektronik LinkAja gandeng kospin jasa (Koperasi Simpan Pinjam JASA) untuk mendorong digitalisasi koperasi. Kerja sama yang dilakukan mencakup integrasi...
LANGUAGE