32.8 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Tak Minat Beli, Google Malah Siapkan Aplikasi Saingan TikTok

DuniaFintech.com – TikTok kini memang tengah populer, tapi keberadaanya terusik di sejumlah negara termasuk India dan Amerika Serikat. Ketika perusahaan teknologi Amerika berlomba-lomba untuk membeli aplikasi berbagi video pendek, Google malah siapkan aplikasi saingan TikTok.

Kabarnya Google meluncurkan aplikasi saingan TikTok bernama Tangi. Serupa dengan TikTok, aplikasi ini juga menyediakan konten video pendek sepanjang 60 detik. Video yang dibagikan berupa video DIY (do-it-yourself/kreasi sendiri) atau video tutorial untuk membuat produk buatan tangan sendiri. Sejauh ini Tangi masih menjadi aplikasi eksperimen Google.

Dilansir dari Tech Crunch, Founder Tangi, Coco Mao mengatakan “kami hanya fokus pada konten DIY dan konten kreativitas. Tujuan dari platform kami adalah membantu orang belajar memasak, membuat sesuatu dengan bantuan video berdurasi 1 menit.”

Aplikasi saingan TikTok ini dibuat oleh Area 120 yaitu inkubator internal Google untuk proyek-proyek percobaan yang diproyeksikan bisa masuk ke dalam layanan Google. Saat ini aplikasi Tangi baru tersedia di App Store iPhone. Sementara untuk pengguna Android dan desktop, bisa mengakses aplikasi ini di situs tangi.co.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Mao menambahkan nama Tangi sendiri diambil dari singkatan ‘Teach ANd GIve’ karena memungkinkan pengguna memposting video DIY berdurasi 60 detik. Ada beberapa kategori yang ditawarkan mulai dari kerajinan, make up, lifestyle, seni, hingga memasak. Selain itu, ada fitur ‘try it’ sehingga pengguna dapat membuat ulang dan berbagi tutorial.

Pada highlight Short Video, konten yang dimunculkan berupa kumpulan video pendek yang dibuat dari aplikasi Trell dan Tangi. Untuk konten Trell, ini adalah link Accelerated Mobile Platform (AMP) Google untuk mengoptimalkan web mobile dengan menambahkan opsi “Click Here” untuk melihat video lainnya. Sementara, konten dari Tangi bukanlah link AMP, tetapi memiliki branding dan UI pemutar yang serupa.

TikTok sendiri saat ini menjadi aplikasi non-game ketiga yang paling banyak diunduh di dunia sepanjang 2019. Menurut hitungan Sensor Tower Analytics, aplikasi ini telah melampaui 1,5 miliar unduhan.  Aplikasi asal China tersebut bahkan berhasil menembus hegemoni Facebook di deretan teratas App Store dan Google Play. TikTok berada di bawah WhatsApp dan Messenger, namun berhasil mengalahkan media sosial Facebook dan Instagram.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Inilah 18 Penyakit yang tidak Ditanggung Asuransi Prudential

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar penyakit yang tidak ditanggung Asuransi Prudential penting untuk diketahui oleh para pemilik polis asuransi ini. Adapun hal penting yang perlu dipertimbangkan...

Cara Top Up OVO lewat OCBC NISP 2022: ATM & Mobile Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat OCBC NISP sejatinya hampir mirip kok dengan cara isi saldo OVO lewat sejumlah bank lainnya. Saat ini,...

Cara Menghubungkan Akulaku ke Bukalapak, Banyak Manfaatnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghubungkan Akulaku ke Bukalapak berikut ini perlu diketahui karena akan memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Nah, sebagai pelanggan Akulaku, barangkali kamu...

Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Hingga Juni 2022, sudah 9,5 juta UMKM masuk ekosistem digital. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan sebanyak 19,5 juta pelaku...

Jangan Salah Kira, Inilah Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin

JAKARTA, duniafintech.com - Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin sangat mencolok. Data dari Coinmarketcap menunjukkan ada sekitar 20 ribu kripto yang tercatat.  Dari sekian banyak kripto di...
LANGUAGE