31.5 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Tekan Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Kendaraan Listrik

Grab bekerja sama dengan produsen kendaraan listrik lokal VIAR, untuk melakukan pemesanan lebih dari 6.000 sepeda motor listrik.

Hal ini merupakan bagian dari inisiatif pelestarian lingkungan hidup dari Grab Indonesia yang bertujuan diantaranya untuk mengurangi emisi karbon, sejalan dengan target pemerintah untuk menghadirkan 2 juta unit electric vehicle pada 2025.

Seluruh kendaraan listrik nantinya akan digunakan oleh mitra pengemudi GrabBike dan mitra pengantaran Grab di seluruh Indonesia.

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan, pihaknya sangat bangga dapat memperluas inisiatif “Langkah Hijau” serta turut membantu pemerintah untuk menggalakkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dengan berkolaborasi bersama VIAR.

“Sejalan dengan pengembangan ekosistem kendaraan listrik, kami percaya akan mengurangi jejak karbon yang bisa berdampak luas bagi lingkungan serta dapat menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal,” katanya dalam keterangannya, Jumat (22/10).

Bahkan, sambungnya, semangat kolaborasi ini dilanjutkan dengan menyiapkan 6.020 kendaraan listrik yang akan siap didistribusikan hingga akhir tahun 2021 ke seluruh Indonesia.

“Total armada kami akan menjadi lebih dari 12.000 akhir tahun ini dan terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Membantu Pemerintah Capai Target 13 Juta KBLBB di 2030

Grab memperluas kerja sama dengan VIAR untuk meluncurkan motor listrik bagi mitra pengemudi GrabBike dan mitra pengantaran Grab di Indonesia. Hal ini juga turut mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat maupun daerah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Arifin Tasrif mengungkapkan, pemerintah memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Grab dan VIAR yang turut membangun ekosistem terintegrasi.

Sehingga dapat membantu meningkatkan minat masyarakat Indonesia akan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Dia melanjutkan, kolaborasi ini dapat membantu pemerintah dalam mencapai target jumlah KBLBB roda dua sebanyak 13 juta unit pada tahun 2030.

“Sesuai dengan Grand Strategi Energi Nasional dalam upaya pengurangan konsumsi BBM sebesar 6 juta kilo liter (KL) per tahun serta menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 7,23 juta ton CO2e,” ucap Arifin.

Dukung Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Sejalan dengan misi GrabForGood, kampanye “Langkah Hijau Grab” mendukung pelestarian lingkungan hidup di antaranya melalui program inisiatif tambahan Carbon Offsetting with Grab (langkah menanam pohon), Electric Vehicle Provided by Grab (langkah kurangi emisi), dan Recycle with GrabExpress Recycle (langkah daur ulang).

Untuk langkah kurangi emisi, antara Januari 2020 hingga April 2021, sebanyak lebih 8.500 armada kendaraan listrik Grab telah membantu mengurangi emisi CO2 yang diperkirakan hingga 7.500 ton.

“Angka tersebut setara dengan jumlah penyerapan CO2 oleh lebih dari 350.000 pohon dalam setahun,” kata Neneng.

Khusus di Jawa Tengah, pada April lalu, Grab memperkuat dukungan untuk ekosistem kendaraan listrik nasional dengan meluncurkan skuter listrik yang dapat digunakan oleh masyarakat.

Selain itu Grab juga meluncurkan sepeda listrik yang digunakan oleh mitra pengantaran GrabFood, serta motor listrik yang digunakan oleh mitra pengemudi GrabBike di Surakarta.

Tak hanya itu, Grab juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Surakarta dalam pemanfaatan jalur City Walk untuk lajur alat mobilitas pribadi skuter listrik GrabWheels dan membangun Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) bersama dengan PT PLN Persero Surakarta.

Investasi VIAR Pada Unit Bisnis GrabWheels

Untuk mendukung komitmen menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan tersebut, VIAR juga telah melakukan investasi kepada unit bisnis GrabWheels sebagai bagian dari dukungan terhadap ekosistem kendaraan berbasis listrik di Indonesia.

Direktur Viar Motor Indonesia, Yucuanto Susetyo menjelaskan bahwa VIAR selaku industri otomotif dalam negeri yang telah berkiprah selama 21 tahun turut serta membantu pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.

“Kami telah berkomitmen untuk mendukung program pemerintah tersebut dengan melakukan research dan development di Indonesia menghasilkan produk-produk kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dalam negeri,” ujarnya.

Saat ini VIAR telah memproduksi beragam tipe kendaraan konvensional maupun kendaraan listrik yang telah memenuhi persyaratan dan ketentuan legal. Untuk produk kendaraan listrik, mulai dari sepeda hingga motor listrik, dan akan terus merambah ke produk kendaraan listrik dengan manfaat dan kegunaan yang lebih beragam.

“Semoga dengan adanya kolaborasi kami dengan Grab seperti ini, dapat mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik tersebar di seluruh wilayah Indonesia sehingga emisi karbon akan berkurang signifikan, dan langit Indonesia akan kembali cerah,” katanya.

 

Penulis: Nanda Aria

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...

Pajak Fintech Berikan Kontribusi Rp83,15 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan mencatat sektor keuangan digital atau financial technology (fintech) memberikan kontribusi (pajak) sebesar Rp83,15 miliar dari capaian bulan Juni 2022...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...

Menkeu Pusing Kuota Anggaran BBM Subsidi Makin Bengkak

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) mengkhawatirkan anggaran untuk subsidi energi akan membengkak lantaran harga BBM dan volume penggunaan BBM subsidi merangkak naik. Jika mengacu...
LANGUAGE